Penerang Pembaca

Arsip 2015

Pakar Geopolitik Ungkap Ibu Kota Baru Untungkan 2 Negara ini

Bagikan :

LENTERA NEWS — Pakar geopolitik Hendrajit mengatakan pemerintah harus jeli melihat keamanan ibu kota negara yang baru, khususnya Pulau Kalimantan. Ini karena lokasinya terkepung di antara armada maritim Amerika Serikat (AS) dan China.

“Kalau ibu kota di Kalimantan, kita bisa menjadi bumper dari pertarungan global antara Amerika dan China di Asia Pasifik,” ujar Hendrajit di Jakarta, Selasa, 3 September 2019.

Menurut dia, Inggris terutama Amerika Serikat (AS) lebih dahulu menguasai wilayah itu sebagai salah satu sphere of influence (wilayah pengaruh) sejak mereka menjajah negara-negara, seperti Malaysia, Brunei Darussalam (Inggris), dan Filipina (AS).

“China menyadari wilayah Asia Tenggara ini sebagai sphere of influence-nya wilayah Barat,” ujar Hendrajit.

Direktur Eksekutif Global Future Institute menilai China memiliki kepentingan untuk mengimbangi kekuatan AS dan sekutunya di sekitar wilayah Kalimantan yang bagian utara dan baratnya dikelilingi Laut Cina Selatan.

“Apalagi AS ingin mengembangkan Indo-Pasifik bersama Australia, Jepang, dan India untuk membendung skema OBOR yang diusung pemerintah Cina,” ujar Hendrajit.

Hendrajit khawatir kalau ibu kota jadi pindah, posisinya akan menjadi sasaran tembak dua kubu. “Posisi Kalimantan sangat strategis. Jika sekutu kita yang ada di sekelilingnya. Kita yang akan jadi pusat keseimbangan (episentrum). Akan tetapi, kalau musuh di sana, kita terkepung,” ujarnya.

Hendrajit mengakui Kalimantan secara posisi memang sangat strategis. Pulau terbesar di Indonesia itu dekat dengan Sulawesi, Pulau Jawa, bahkan Selat Malaka dan Filipina. Akan tetapi, pada saat yang sama, itu bisa menjadi titik rawan karena posisinya yang serbadekat.

Titik rawan itu disebabkan pertarungan global AS dan China sekarang ada di Laut Cina Selatan. Apalagi, sejak masa pemerintahan Obama yang membuat Maritime Security Plan for Asia-Pacific, sekarang ada 60 persen kapal perang AS di Laut Cina Selatan.

“China sadar itu. Akan tetapi, dia enggak berani frontal secara militer. Hal ini yang harus jeli dilihat Presiden Jokowi bahwa situasi di Barat dan Utara Pulau Kalimantan itu sedang tidak normal, bahkan menjadi perebutan antarangkatan laut AS dan Cina,” kata Hendrajit.

Sumber: Republika.co.id

Download

Comment

ARSIP Majalah dan Koran LENTERA

Majalah dan Koran LENTERA ini Terbit Sejak 2011 hingga 2014.

Terbaru

ACEH : Daerah Istimewa Dan Otonomi Khusus...

LENTERA ACEH – Penulis : Raja Alqausar Aceh adalah salah satu provinsi di Indonesia yang diberi status sebagai daerah istimewa dan juga diberi kewenangan otonomi...

Rasa rindu menanti

Sebait puisi mencurahkan rasa Mengurai aksara dalam karya Dilangit jiwa menguntai syahdu Melebur sunyi merengkuh rindu Bait demi bait terangkai indah Semilir angin tetapkan rasa Bervegas pawana menari Meliuk lenggang menebar...

Warga Keluhkan Kuala Baru Laut yang Dangkal....

LENTERA ACEH – Meski sudah berulang kali dilaporkan terkait dangkalnya Kuala Baru Laut, Kecamatan Kuala Baru, Singkil, namun sampai saat ini kondisi Kuala Kuala...

Puskesmas Nggele Ikut Seleksi Akreditas, Kadis Kesehatan:...

LENTERA MALUT – Puskesmas Nggele, Pulau Taliabu, mengikuti tahapan akreditasi yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (KA FKTP),...

Kasdam Buka Sosialisasi Pembekalan Rencana Program Kerja...

LENTERA ACEH – Kasdam IM, Brigjen TNI A Daniel Chardin S.E membuka Sosialisasi Pembekalan Rencana Program kerja dan Anggaran Kodam Iskandar Muda Ta 2019...

Terpopuler

Sidang Kasus Pemurtadan Siswa, Hakim Diminta Jatuhi...

Lentera.co.id -- Pengadilan Negeri Ternate kembali melanjutkan sidang kasus dugaan pendangkalan aqidah yang dilakukan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) dan Gerakan Mencegah...

Baru Pertama Kali, 13 Negara Dukung Palestina

Aceh.Lentera.co.id – Pertama kalinya sepanjang sejarah voting Dewan Perserikatan Bangsa Bangsa, 13 negara mengubah sikapnya terhadap Israel. Mereka menolak rancangan resolusi tahunan badan PBB...

WNI Ini Dituduh Incar Separuh Kekayaan Suaminya

LENTERA.CO.ID -- Wanita asal Surabaya Novy Chardon dituduh mengincar separuh harta kekayaan suaminya John William Chardon, termasuk perusahaan, investasi pertambangan, serta dana...

Foto tak Senonoh Diduga Bupati Aceh Jaya...

LENTERA ACEH – Nama Bupati Aceh Jaya Irfan TB kembali jadi buah bibir. Kali ini bukan proses hukum, terkait dugaan pelecehan seksual terhadap N...

Terbukti Nyabu Bersama Oknum TNI di Sebuah...

LENTERA ACEH – Prosesi eksekusi hukuman cambuk kembali di gelar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh terhadap...

Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan...

Hingga Larut Malam, Ratusan Mahasiswa Masih Duduki...

LENTERA MALUT — Ratusan mahasiswa datangi Polres Ternate, pada Senin, 2 Desember 2019 malam ini. Mereka datang bersolidaritas terhadap 10 orang rekan mahasiswa yang...