Jokowi Perintahkan MenPANRB Pangkas Jabatan Eselon III dan IV, Ganti dengan AI

Must read

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

LENTERA NEWS — Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan lembaga pemerintah untuk menghapus dua jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2020, yakni jabatan eselon III dan IV lalu diganti dengan kecerdasan buatan. Menurutnya, penerapan kecerdasan buatan (artificial intellegence/AI) akan mempercepat birokrasi di negara ini.

“Sekarang kita banyak sekali eselon I, II, III, IV, yang III dan IV akan kita potong. Saya sudah perintahkan juga ke MenPANRB diganti dengan AI,” katanya seperti dilansir dari CNN Indonesia dalam acara 100 CEO Forum Kompas di Jakarta pada Kamis, 28 November 2019.

Presiden Joko Widodo memerintahkan agar jabatan eselon III dan IV diganti dengan kecerdasan buatan lantaran menurutnya, penerapan kecerdasan buatan (artificial intellegence/AI) akan mempercepat birokrasi di negara ini.

Meski begitu, menurut Jokowi penggantian pegawai eseleon III dan IV dengan kecerdasan buatan pun akan bergantung pada omnibus law. Omnibus law bisa diartikan sebagai konsep pembuatan beleid yang menggabungkan sejumlah aturan menjadi satu UU yang akan dijadikan payung hukum baru.

Dilansir dari Republika.co.id pada Jumat, 29 November 2019, bahwa sebelum penerapan sistem tersebut, Jokowi membutuhkan persetujuan anggota parlemen lebih dulu. Ia juga tak memberi rincian lebih lanjut, termasuk panduan peran spesifik mana yang akan dihapus atau bagaimana teknologinya akan diimplementasikan.

Jokowi mengatakan hal itu saat tengah menyusun agenda periode keduanya, bertujuan mengubah struktur dengan mengurangi ketergantungan terhadap Sumber Daya Alam (SDA).

“Indonesia harus beralih ke manufaktur kelas atas, seperti kendaraan listrik dan menggunakan bahan baku seperti batu bara dan bauksit dalam industri semacam itu, bukan hanya ekspor,” tambahnya.

Transformasi seperti itu membutuhkan investasi asing dan itu bisa dilakukan dengan perbaikan puluhan aturan yang tumpang tindih, serta memotong alur birokrasi.

Sebagai langkah awal menguranginya, Jokowi mengatakan, “empat tingkatan teratas di badan-badan pemerintah akan diratakan menjadi dua pada tahun depan.”

Pemerintah juga akan menyerahkan RUU tentang Reformasi Pajak dan Ketenagakerjaan kepada parlemen bulan depan.

Sekadar informasi, partai-partai politik yang menjadi pengusung Jokowi mengendalikan 74% kursi di parlemen sehingga memudahkan pemerintahannya untuk ‘memaksa’ legislasi. []

– Advertisement –

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

Bahas Tentang Film Disney Mulan, Kenapa Banyak Menimbulkan Kontroversi?

JAKARTA – Ok first of all, saya merasa sedikit ‘tertipu’ karena mengira launching film Mulan akan segera bisa dinikmati di Disney+ setelah subscribe. Tapi ternyata,...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609