Penerang Pembaca

Arsip 2015

Bareskrim Terus Buru Honggo

Bagikan :

LENTERA NEWS — Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan bahwa Polri masih terus memburu Honggo Wendratno. Tersangka kasus kondensat itu masih buron hingga saat ini.

“Tetap kami lakukan,” kata Daniel, di Kantor Bareskrim, Jakarta, Rabu.

Daniel juga menambahkan bahwa Polri telah menerbitkan red notice kepada Interpol sebagai upaya untuk melacak keberadaan Honggo. Sedangkan proses hukum kasus ini tengah berjalan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat.

Persidangan perdana pada Senin (10/2) dihadiri oleh dua terdakwa, yakni mantan Kepala BP Migas Raden Priyono serta mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono. Daniel menegaskan bahwa meskipun Honggo belum ditemukan, proses peradilan dapat terus berjalan secara in absentia, yakni tanpa kehadiran terdakwa.

Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terkait dengan penjualan kondensat bagian negara yang melibatkan SKK Migas, Kementerian ESDM dan PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (PT TPPI) ini, Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka, yakni mantan Kepala BP Migas Raden Priyono, mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono, dan mantan Dirut PT TPPI Honggo Wendratno. Namun Honggo hingga saat ini masih buron.

Pihak kepolisian terus melakukan pencarian terhadap Honggo yang saat ini diduga sedang berada di China, Hong Kong, atau Singapura. Kasus ini bermula dari penunjukan langsung BP Migas terhadap PT TPPI pada bulan Oktober 2008 terkait dengan penjualan kondensat dalam kurun waktu 2009-2010.

Sementara itu, perjanjian kontrak kerja sama kedua lembaga tersebut dilakukan pada bulan Maret 2009. Penunjukan langsung ini menyalahi peraturan BP Migas Nomor KPTS-20/BP00000/2003-50 tentang Pedoman Tata Kerja Penunjukan Penjual Minyak Mentah/Kondesat Bagian Negara, dan Keputusan Kepala BP Migas Nomor KPTS-24/BP00000/2003-S0 tentang Pembentukan Tim Penunjukan Penjualan Minyak Mentah Bagian Negara.

BPK telah menaksir kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi dan pencucian uang terkait dengan penjualan kondensat bagian negara yang melibatkan SKK Migas, Kementerian ESDM, dan PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) sebesar Rp 35 triliun.

Sumber: Republika

– Advertisement –

Download

Comment

ARSIP Majalah dan Koran LENTERA

Majalah dan Koran LENTERA ini Terbit Sejak 2011 hingga 2014.

Terbaru

Sukseskan Swasembada Pangan, Babinsa Meureudu Bantu Petani...

LENTERA ACEH – Dalam menyukseskan ketahanan pangan di wilayahnya, Babinsa Koramil 19/Meureudu Kodim 0102/Pidie Serda Dedi Alamsyah bersama unsur terkait lainnya senantiasa melakukan pendampingan...

Rapat Paripurna DPRK Setujui Usulan Pengangkatan Bupati...

LENTERA ACEH – DPRK Bireuen menggelar rapat paripurna perihal usulan pengangkatan Bupati Bireuen dan usulan Pengesahan pemberhentian Wakil Bupati Bireuen masa jabatan tahun 2017-2022...

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah Warga Beuringen

LENTERA ACEH – Satu unit rumah panggung milik Halimah Puteh warga Gampong Beuringen Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya dilalap si jago merah yang...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan...

LENTERA MALUT – Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis Maluku Utara (SC-MU) melakukan demostrasi...

Gantikan Fitrah Aulia Nurdin, Fharis Alfaizar Terpilih...

LENTRA ACEH – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH ) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan musyawarah besar untuk...

Terpopuler

5 Teknik Mengajar Masa Kini Untuk Guru...

LENTERA ACEH – Menurut Gropper didalam Wiryawan dan Noorhadi (1998), teknik mengajar masa kini untuk guru SD (Sekolah Dasar) harus berbasis latihan. Beliau...

Suamiku dan Handuk

LENTERA ACEH – Bersama lama sebelum halal (pacaran red) tak lantas membuatku tahu detail tentang suami. Kalau makes, mikes, filkes udah khatam lah ya....

Sidang Kasus Pemurtadan Siswa, Hakim Diminta Jatuhi...

Lentera.co.id -- Pengadilan Negeri Ternate kembali melanjutkan sidang kasus dugaan pendangkalan aqidah yang dilakukan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) dan Gerakan Mencegah...

Kades ini Beberkan 12 Desa dan 1...

LENTERA SUMSEL – Seorang kepala desa di Kecamatan STL ULu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan mengaku diperintahkan untuk menyetor dana senilai 10 juta...

Muntasir, Cowok Ganteng Sang DPO Pengendali 41,6...

LENTERA ACEH – Wajah rupawan tak juga mencerminkan jika kelakuannya baik, seperti Muntasir (36) yang diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung atas keterlibatan...

Baru Pertama Kali, 13 Negara Dukung Palestina

Aceh.Lentera.co.id – Pertama kalinya sepanjang sejarah voting Dewan Perserikatan Bangsa Bangsa, 13 negara mengubah sikapnya terhadap Israel. Mereka menolak rancangan resolusi tahunan badan PBB...

Tak Perlu ke Paris lagi, Kini Menara...

LENTERA ACEH – Menara Eiffel atau yang biasa disebut oleh orang Prancis dengan nama La Tour Eiffel merupakan salah satu bangunan yang paling terkenal...