10.1 C
Munich
Kamis, Mei 28, 2020

Pemda Bersama DPRD Gelar Rapat Pembentukan Perusda

Must read

WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Hydroxychloroquine karena Berbahaya

LENTERA NEWS — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah Indonesia untuk menunda pemakaian dua obat malaria untuk perawatan pasien Covid-19 karena obat itu berbahaya. Sebuah...

Diusulkan Pilkada 2020 Ditunda ke 2022

LENTERA NEWS — KPU berencana menggelar Pilkada serentak 2020 pada Desember mendatang. Namun, hal tersebut dikritik sejumlah pihak, karena saat ini Indonesia tengah dilanda...

Kesiapan Perang , China Tingkatkan Kemampuan Militernya

LENTERA NEWS — Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya akan meningkatkan kesiapan angkatan bersenjata dalam bertempur. Pada Selasa, 26 Mei 2020, stasiun televisi China melaporkan...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos Katupat, telah mengamankan 2 unit mobil yang...
Reporter HALTENG,- IKEM
Reporter HALTENG,- IKEMhttps://www.lentera.co.id
Reporter Biro Halteng, sekaligus Redaktur dan Pembimbing Media Omdesa.id

HALTENG, LENTERA.CO.ID — Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah bersama Dewan Perwakilan rakyat daerah (DPRD) melaksanakan Rapat Ranperda pembentukan Perusahan Umum Daerah (Perusda), Senin 27 Agustus 2018 diruang rapat DPRD Halteng.

“Rapat yang dilaksanakan ini itu hak inisiatif Pemda DPRD dalam rangka menjemput kegiatan investasi yang akan dicanangkan pada tanggal 30 Agustus mendatang”, ungkap Ketua Bapimperda, Nuryadin Ahmad usai rapat.

Menurutnya, Ranperda Perusda ini sudah ada di tahun 2013 lalu namun setelah audit BPK ditahun 2017 ada temuan kurang lebih 1 milyar terkait dengan penyertaan modal.

Meski begitu, kata dia, pihaknya belum lihat betul audit BPK tersebut. Atas informasi soal temuan itu, BPK rekomendasi agar Perusda dibubarkan. “Olehnya itu, untuk menjemput industri yang dicanangkan pada tanggal 30 Agustus di Lelilef, Kecamatan Weda Tengah itu jadi mau tidak mau pemerintah daerah harus membentuk Perusda yang baru,” katanya.

Anggota komisi III DPRD Halteng itu juga menambahkan, pembentukan (Perusda) tersebut agar terlibat dalam pekerjaan, minimal jadi sukon dalam pekerjaan tambang maupun industri yang akan dicanangkan itu. “Kalau tidak, daerah akan rugi dari sisi pendapatan kalau hanya berharap royalti. Sampai kiamat pun PAD tidak akan naik”, tutupnya.

Red : Iswan

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Hydroxychloroquine karena Berbahaya

LENTERA NEWS — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah Indonesia untuk menunda pemakaian dua obat malaria untuk perawatan pasien Covid-19 karena obat itu berbahaya. Sebuah...

Diusulkan Pilkada 2020 Ditunda ke 2022

LENTERA NEWS — KPU berencana menggelar Pilkada serentak 2020 pada Desember mendatang. Namun, hal tersebut dikritik sejumlah pihak, karena saat ini Indonesia tengah dilanda...

Kesiapan Perang , China Tingkatkan Kemampuan Militernya

LENTERA NEWS — Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya akan meningkatkan kesiapan angkatan bersenjata dalam bertempur. Pada Selasa, 26 Mei 2020, stasiun televisi China melaporkan...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos Katupat, telah mengamankan 2 unit mobil yang...

Hasil Rapid Test, Satu Warga Halteng Dinyatakan Reaktif

LENTERA MALUT — Salah satu warga Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah yang berinisial MA dinyatakan reaktif usai menjalani rapid test pada...