10.1 C
Munich
Kamis, Mei 28, 2020

Mahasisa Protes Reklamasi Pantai Patani, ini Pandangan Plt Kadis Muksin

Must read

WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Hydroxychloroquine karena Berbahaya

LENTERA NEWS — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah Indonesia untuk menunda pemakaian dua obat malaria untuk perawatan pasien Covid-19 karena obat itu berbahaya. Sebuah...

Diusulkan Pilkada 2020 Ditunda ke 2022

LENTERA NEWS — KPU berencana menggelar Pilkada serentak 2020 pada Desember mendatang. Namun, hal tersebut dikritik sejumlah pihak, karena saat ini Indonesia tengah dilanda...

Kesiapan Perang , China Tingkatkan Kemampuan Militernya

LENTERA NEWS — Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya akan meningkatkan kesiapan angkatan bersenjata dalam bertempur. Pada Selasa, 26 Mei 2020, stasiun televisi China melaporkan...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos Katupat, telah mengamankan 2 unit mobil yang...
Reporter HALTENG,- IKEM
Reporter HALTENG,- IKEMhttps://www.lentera.co.id
Reporter Biro Halteng, sekaligus Redaktur dan Pembimbing Media Omdesa.id

HALTENG, LENTERA.CO.ID – Menanggapi protes mahasiswa atas proyek reklamasi Pantai Patani Utara dan Selatan, Plt Kadis Pendidikan dan Olahraga, Pemkab Halteng, Muksin Hi.Ibrahim mengatakan, bahwa reklamasi hadir disatu sisi untuk menyelamatkan masyarakat dipesisir di Desa Tepeleo dan Batudua agar jauh dari benturan ombak.

Menurutnya, jika area itu direklamasi, maka warga setempat bakal aman dari ancaman erosi karena sudah pasti konstruksi pengaman disiapkan sekuat mungkin untuk dapat menahan gempuran ombak.

Ia mengatakan, erosi pantai merupakan suatu musibah besar yang perlu diantisipasi. Itu sebabnya, dirinya mengajak sejumlah pihak, termasuk mahasiswa agar pikirkan langkah pemda Halteng yang bertujuan untuk mencegah erosi pantai atau pengikisan daratan pinggir laut sehingga tidak lagi ada daratan yang hilang karena gempuran ombak atau naiknya permukaan air laut di Desa Tepeleo dan Batudua, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halteng, Maluku Utara.

“Jadi reklamasi harus didukung karna lebih besar dampak positifnya,” ujar Muksin pada reporter Lentera.co.id di kediamannya, Ahad, 29 Juli 2018 malam.

Selain itu, kata Plt Kadis Pendidikan dan Olahraga yang lazim disapa Uchin ini juga menyatakan, reklamasi yang dimaksud adalah sebuah perubahan pertumbuhan ekonomi dan industri.

Dikatakan, program multiyer ini sangat memberikan dampak positif terhadap masyarakat pada umumnya.

“Pertama, kenyamanan masyarakat dipesisir pantai, kemudian juga untuk pertumbuhan ekonomi mikro dan makro,” tutur Uchin.

Lajut dia, bahwa proyek multi years, terutama kawasan reklamasi akan dijadikan sebagai sentral perpaduan perkonomian yang menghubungkan daerah Haltim, Patani Timur dan Weda Selatan.

“Jadi mari bersama, kita mendukung reklamasi demi kesejahteraan kita bersama,” serunya.

Red: Is

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Hydroxychloroquine karena Berbahaya

LENTERA NEWS — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah Indonesia untuk menunda pemakaian dua obat malaria untuk perawatan pasien Covid-19 karena obat itu berbahaya. Sebuah...

Diusulkan Pilkada 2020 Ditunda ke 2022

LENTERA NEWS — KPU berencana menggelar Pilkada serentak 2020 pada Desember mendatang. Namun, hal tersebut dikritik sejumlah pihak, karena saat ini Indonesia tengah dilanda...

Kesiapan Perang , China Tingkatkan Kemampuan Militernya

LENTERA NEWS — Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya akan meningkatkan kesiapan angkatan bersenjata dalam bertempur. Pada Selasa, 26 Mei 2020, stasiun televisi China melaporkan...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos Katupat, telah mengamankan 2 unit mobil yang...

Hasil Rapid Test, Satu Warga Halteng Dinyatakan Reaktif

LENTERA MALUT — Salah satu warga Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah yang berinisial MA dinyatakan reaktif usai menjalani rapid test pada...