10.1 C
Munich
Kamis, Mei 28, 2020

Kecelakaan Tunggal, Satu Tewas

Must read

WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Hydroxychloroquine karena Berbahaya

LENTERA NEWS — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah Indonesia untuk menunda pemakaian dua obat malaria untuk perawatan pasien Covid-19 karena obat itu berbahaya. Sebuah...

Diusulkan Pilkada 2020 Ditunda ke 2022

LENTERA NEWS — KPU berencana menggelar Pilkada serentak 2020 pada Desember mendatang. Namun, hal tersebut dikritik sejumlah pihak, karena saat ini Indonesia tengah dilanda...

Kesiapan Perang , China Tingkatkan Kemampuan Militernya

LENTERA NEWS — Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya akan meningkatkan kesiapan angkatan bersenjata dalam bertempur. Pada Selasa, 26 Mei 2020, stasiun televisi China melaporkan...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos Katupat, telah mengamankan 2 unit mobil yang...

HALTENG, LENTERA.CO.ID — Kecelakaan tunggal mengakibatkan Supriadi Wahid (24) salah satu warga Desa Bumi Rahmat, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara tewas di tempat.

Kronologisya, pada Minggu, 13 Mei 2018 sekiar pukul 18.30 wit terjadi kecelakaan tunggal, 1 unit mobil Dump Truck Toyota Rino 115 warna merah dengan nomor polisi DG 8018 N yang dikemudikan oleh Nanok Harira Tandu (32), bergerak dari arah utara menuju selatan tujuan pulang ke Wairoro bersama 4 penumpang. Dari arah turun tanjakan, dan bertikungan, rem mobil tidak berfungsi sehingga pengemudi tak bisa kendalikan mobil lalu mobil pun keluar badan jalan.

Akibat dari kecelakaan tunggal tersebut, Supriadi Wahid meninggal di tempat kecelakaan. Sedangkan Mansur Sahara dan Abdulrahman mengalami luka-luka. Meski begitu, pengemudi dan 1 penumpang tidak mengalami luka. Akibat kecelakaan itu, korban dilarikan ke RSUD Weda untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban Supriadi Wahid mengalami patah tulang pada kedua kaki dan benturan keras di dada sehingga meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedangkan Mansur Sahara mengalami luka robek di bagian betis kaki sebelah kanan dan korban Abdulrahman mengalami benturan di dada dan tidak sadarkan diri sehinggga dua korban Masi dirawat di RSU Weda”, ungkap Kasubag Humas Polres Halteng, IPDA Sudarlin Lanone saat dikonfirmasi Reporter pada Senin, 14 Mei 2018.

Lanjutnya, dua korban yang masih di rawat di RSU Weda itu salah satunya Mansur Sahara (32) Desa Bumi Rahmat sekampung dengan korban, dan Abdulrahman (62) Desa Loleo Kecamatan Weda selatan.

“Untuk BB unit Mobil Dum Truck Toyota Rino 115 warna merah no.pol DG 8018 N, kini kami amankan di Polres,” terangnya. []

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Hydroxychloroquine karena Berbahaya

LENTERA NEWS — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah Indonesia untuk menunda pemakaian dua obat malaria untuk perawatan pasien Covid-19 karena obat itu berbahaya. Sebuah...

Diusulkan Pilkada 2020 Ditunda ke 2022

LENTERA NEWS — KPU berencana menggelar Pilkada serentak 2020 pada Desember mendatang. Namun, hal tersebut dikritik sejumlah pihak, karena saat ini Indonesia tengah dilanda...

Kesiapan Perang , China Tingkatkan Kemampuan Militernya

LENTERA NEWS — Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya akan meningkatkan kesiapan angkatan bersenjata dalam bertempur. Pada Selasa, 26 Mei 2020, stasiun televisi China melaporkan...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos Katupat, telah mengamankan 2 unit mobil yang...

Hasil Rapid Test, Satu Warga Halteng Dinyatakan Reaktif

LENTERA MALUT — Salah satu warga Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah yang berinisial MA dinyatakan reaktif usai menjalani rapid test pada...