10.2 C
Munich
Kamis, Mei 28, 2020

Bawaslu Halbar Sidang Gugatan 3 Parpol

Must read

WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Hydroxychloroquine karena Berbahaya

LENTERA NEWS — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah Indonesia untuk menunda pemakaian dua obat malaria untuk perawatan pasien Covid-19 karena obat itu berbahaya. Sebuah...

Diusulkan Pilkada 2020 Ditunda ke 2022

LENTERA NEWS — KPU berencana menggelar Pilkada serentak 2020 pada Desember mendatang. Namun, hal tersebut dikritik sejumlah pihak, karena saat ini Indonesia tengah dilanda...

Kesiapan Perang , China Tingkatkan Kemampuan Militernya

LENTERA NEWS — Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya akan meningkatkan kesiapan angkatan bersenjata dalam bertempur. Pada Selasa, 26 Mei 2020, stasiun televisi China melaporkan...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos Katupat, telah mengamankan 2 unit mobil yang...
Reporter Halbar - CHASRUL Tampilang
Reporter Halbar - CHASRUL Tampilanghttp://www.lentera.co.id
CHASRULL, Reporter Biro HALBAR sekaligu Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Halmahera Barat (Bawaslu Halbar) mengelar sidang Ajudikasi sengketa pemilu tahun 2019, yang dilaporkan 3 partai politik atas penetapan daftar Calon Tetap (DPT) oleh KPUD Halbar, Selasa 2 Oktober 2018 tadi.

Sidang Ajudikasi Sengketa Pemilu yang dipimpin Oleh Ketua Bawaslu Halbar Alwi Ahmad yang didampingi Kordiv Hukum Pencegahan dan Penindakan (HPP) Aknosius Datang, dihadiri ketiga Parpol selaku pemohon dan pihak KPUD Halbar selaku termohon.

Dimana sidang Ajudikasi gugatan dimulai dari partai Nasdem, Gerindra dan dilanjutkan dengan gugatan partai Garuda tersebut dengan agenda mendengar penyampaian pemohon.

Dan permohonan ketiga parpol tersebut seputar penetapan DCT dimana KPUD (termohon) tidak mengakomodir calon legislatif dalam DCT, dan meminta Bawaslu agar mengabulkan seluruhnya permohonan Pemohon.

Setelah mendengar permohonan Pemohon sidang dilanjutkan dengan mendengarkan jawaban dari pihak termohon yang dibacakan oleh Devisi Hukum Ramla Hasyim.

Yakni KPUD (termohon) tetap pada keputusan dan meminta kepada Majelis Ajudikasi (Bawaslu) agar menolak semua permohonan Pemohon. Dan bila Majelis mempunyai pendapat lain agar diputuskan dengan seadil-adilnya.

Usai mendengar permohonan Pemohon dan jawaban termohon Majelis hakim menutup sidang yang dibuka untuk umum dan melanjutkan pada Rabu 3 Oktober 2018 besok dengan agenda mendengar kesimpulan dari ketiga pemohon dan termohon.

Rep/Red : Chull

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Hydroxychloroquine karena Berbahaya

LENTERA NEWS — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah Indonesia untuk menunda pemakaian dua obat malaria untuk perawatan pasien Covid-19 karena obat itu berbahaya. Sebuah...

Diusulkan Pilkada 2020 Ditunda ke 2022

LENTERA NEWS — KPU berencana menggelar Pilkada serentak 2020 pada Desember mendatang. Namun, hal tersebut dikritik sejumlah pihak, karena saat ini Indonesia tengah dilanda...

Kesiapan Perang , China Tingkatkan Kemampuan Militernya

LENTERA NEWS — Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya akan meningkatkan kesiapan angkatan bersenjata dalam bertempur. Pada Selasa, 26 Mei 2020, stasiun televisi China melaporkan...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos Katupat, telah mengamankan 2 unit mobil yang...

Hasil Rapid Test, Satu Warga Halteng Dinyatakan Reaktif

LENTERA MALUT — Salah satu warga Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah yang berinisial MA dinyatakan reaktif usai menjalani rapid test pada...