16.9 C
Munich
Senin, Mei 25, 2020

Puspenhum Kejagung RI Bersama Unkhair Ternate Gelar Penerangan Hukum

Must read

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...

TERNATE, LENTERA.CO.ID – Tim Pusat Penerangan Hukum (Puspenhum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) bekerjasama dengan Universitas Khairu Ternate dalam melakukan penyuluhan kegiatan terkait Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, di Aula Nuku Lantai 4 Universitas Khairun Ternate, pada Kamis 13 september 2018

Menurut pantauan media ini, sekitar 100 mahasiswa mengikuti kegiatan sosialisasi ini, turut hadir dua orang dari Tim Pusat Penerangan Hukum termasuk pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati).

Kasipenkum Kejati Malut Apris R. Ligua, Apris R. Ligua saat di temui usai kegiatan menerangkan, mengatakan bahwa kegiatan ini bicara terkait posisi sentral Kejaksaan Republik Indonesia dalam proses mengenai tugas pokok kejaksaan seperti Narkotika, Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan perlindungan anak serta penanganan secara dini kesadaran hukum kepada generasi muda.

“Upaya kejaksaan dalam menanamkan nilai-nilai kesadaran hukum di kalangan pelajar dan mahasiswa sehingga mereka mengetahui pengetahuan yang memadai tentang hukum dan kemudian di harapkan dapat mematuhi hukum agar kunci sukses dari program-program pembangunan dapat berjalan apabila masyarakat punya kesadaran hukum yang tinggi,” kata Kepala Kejati Malut, Apris, di ruang Aula Nuku Unkhair Ternate, kamis 13 September 2018.

Menurutnya, Sesuai informasi yang di terima oleh Kejaksaan Tinggi dari Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Republik Indonesia tahun ini, diadakan Kegiatan penerangan hukum di Maluku Utara dan kedepan akan di lakukan di daerah-daerah lain. Selain itu, program penerangan hukum ini tidak saja di lakukan oleh jajaran kejaksaan Agung, dalam hal ini Puspenkum, tapi juga di lakukan oleh jajaran kejaksaan tinggi maupun kejaksaan negeri.

Ia mengaku kegiatan ini di respon positif oleh para audens (peserta kegiatan) karena banyak yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait penerangan hukum dan tindak pidana semacamnya.

Dia berharap para mahasiswa yang mengikuti kegiatan dapat menanamkan nilai-nilai hukum.

“Generasi muda para mashasiswa ini adalah generasi penerus bangsa kita yang perlu di tanamkan oleh nilai-nilai pengetahuan maupun kesadaran sehingga mampu mematuhi hukum ketika mereka ada di dalam bangku pendidikan ini akan menjadi generasi penerus bangsa yang akan mengganti tongkat stafet bangsa kedepan,” ujarnya

Dia mengatakan, ada beberapa kegiatan yang di lakukan oleh Tim Penerangan Hukum di wilayah Republik Indonesia, diantranya; Penyuluhan penerangan hukum; kegiatan jaksa masuk sekolah dalam rangka upaya pencegahan tindak pidana dan melakukan pembinaan kepada masyarakat termasuk lingkungan Pendidikan dan Perguruan Tinggi

“Ini terasa masih kurang sehingga program dari kejagung itu tidak hanya melakukan kegiatan penerangan hukum tingkat pusat di jakarta, tapi mereka minimal dengan tim-tim bukan saja di Maluku Utara tapi seluruh provinsi di Indonesia,” harapnya.

Dia juga berharap agar sebagai warga negara juga dapat mengenali hukum dan tidak melakukan pelangaran-pelangaran serta bisa melek dengan hukum.

“Sebagai warga negara kita melek hukum, kita berusaha untuk kenali hukum, sehingga dengan kita mengenali hukum, maka kita akan berupaya juga untuk menjauhi hukuman. Saya kira, kalau orang mengenali hukum pasti dalam hatinya dia berusaha untuk menjauhinya,” terangnya.

Wakil Rektor III, Unkhair Ternate, Syawal Abdulajid, SH.MH, saat di konfirmasi lewat via WhatsApp juga berharap dengan kegiatan ini mahasiswa dapat menambah wawasan pengetahuan hukum sesuai praktek dilapangan yang dijalankan oleh kejaksaan.

Red: Ajun

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...

Kurva COVID-19 di Aceh Landai, Yuri: Kunci Keberhasilannya Ada di Masyarakat

JAKARTA - Juru Bicara COVID-19 Achmad Yurianto mengapresiasi masyarakat Aceh atas keberhasilan dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. Menurutnya kunci penyelesaian masalah COVID-19 di...