16.9 C
Munich
Senin, Mei 25, 2020

Presiden Jerman Sebut Perang Dunia II Kejahatan Jerman

Must read

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...

LENTERA NEWS — Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier sebut Perang Dunia II sebagai ‘kejahatan Jerman’. Dalam upacara peringatan 80 tahun dimulainya Perang Dunia II di Warsawa, Polandia ia meminta rakyat Jerman untuk tidak melupakan hal itu.

Peringatan Ahad, 1 September 2019 ini dipimpin Presiden Polandia Andrzej Duda dan dihadiri Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence dan Kanselir Jerman Angela Merkel. Presiden AS Donald Trump awalnya dijadwalkan hadir tetapi dibatalkan, alasannya ia harus pulang karena badai kian mendekat.

Nazi Jerman menyerang Polandia pada 1 September 1939. Serangan itu memicu perang dunia selama enam tahun yang membunuh lebih dari 70 juta orang.

Steinmeier menyebut serangan Jerman kepada Warsawa dan Polandia sebagai ‘warisan yang menyakitkan’. Ia mengatakan rencana Nazi untuk Polandia adalah ‘menghancurkan budayanya, kota-kotanya, orang-orangnya dan segala sesuatu yang hidup’.

Dalam acara peringatan yang diadakan di Alun-alun Pilsudki itu para tentara Polandia menyanyikan lagu nasional mereka. Upacara ini dibuka oleh Andrej Duda. Selama Perang Dunia II alun-alun Pilsudki hancur oleh serangan Jerman.

Upacara peringatan ini dilakukan tepat ketika Jerman menyerang Polandia. Di mana pasukan Nazi memulai serangannya di Wielun dan Semenanjung Westerplatte di Gdansk, dilansir dari AP.

Sumber: Republika.co.id

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...

Kurva COVID-19 di Aceh Landai, Yuri: Kunci Keberhasilannya Ada di Masyarakat

JAKARTA - Juru Bicara COVID-19 Achmad Yurianto mengapresiasi masyarakat Aceh atas keberhasilan dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. Menurutnya kunci penyelesaian masalah COVID-19 di...