Penerang Pembaca

Arsip 2015

Klarifikasi: Presiden Keluarkan Kepres Terkait Kejakasaan Bobong

Bagikan :

LENTERA MALUT —Kekuatan Hukum pembentukan Kejaksaan Negeri Bobong (bukan Kantor PN Bobong sebagaimana berita sebelumnya, red) telah teregister berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) nomor 23 Tahun 2019 tertanggal 29 Juli 2019 yang ditandatangani Presiden RI Joko Widodo dan telah disesuaikan petikan aslinya oleh Sekretaris Negeri RI Asisten Deputi Bidang Hukum Hak asasi Manusia dan Aparatur Negara Purnomo Sucipto.

Kemudian lokasi juga untuk kantor tersebut juga telah disediakan sebagaimana kantor-kantor instansi vertikal, kendati masih dalam proses penyelesaian dengan para pemilik tanah.
Bahkan, tersiar kabar bila persoalan penyelesaian lokasi kantor kejaksaan tak diselesaian akan dipindahkan ke wilayah lain. Hal ini juga sering diungkapkan sebagai “ancaman” agar penyelesaian persoalan lokasi dilakukan secepatnya.

Bahkan lokasi pemindahan kantor ini juga sama halnya dengan beberapa kantor lainnya yang mengarah kepada wilayah Morotai.

Dalam Kepres tentang pembentukan Kejaksaan Negeri Haltim, Pulau Taliabu, Pesawaran dan Bengkulu Tengah memuat 7 pasal dalam klausa pasal demi pasal telah dijelaskan terkait masing-masing wewenang dan tugas kejaksaan dan juga dijelaskan bahwa perkara pada daerah itu tidak lagi berlanjut pada pengadilan sebelumnya.

Terkait dengan adanya Kepres ini, Bupati Pulau Taliabu H. Aliong Mus, melalui Kabag Humas dan Protokoler Setda Pulau Taliabu, M. Ridwan Aziz, mengaku kalau kedudukan Kejaksaan (bukan Pengadilan sebagaimana berita sebelumnya, red) secara hukum syah dan tidak bisa lagi digugat atau dipindahkan kemana-mana sebagaimana berita yang sering dipublikasikan.

”Kejaksaan Bobong (bukan pengadilan, red) telah terregister dan telah mendapat kekuatan hukum berupa kepres,”katanya pada reporter media ini, Jumat, 28 September 2019.

Ketika disentil persoalan lokasi yang dijadikan polemik “Ancaman” dirinya mengaku bahwa sejauh ini pihak pemda masih melakukan pengurusan bahkan beberapa lokasi disekitarnya telah diselesaikan dalam pembebasan.

”Sebenarnya tinggal satu lahan yang belum terselesaikan, sedangkan lainnya telah rampung dan sejauh ini juga pemda masih menunggu pemilik lahan untuk melakukan pembicaraan,”paparnya.

Rep: Mohri/Red: Ajun

The post Klarifikasi: Presiden Keluarkan Kepres Terkait Kejakasaan Bobong appeared first on LENTERA Malut.

Download

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARSIP Majalah dan Koran LENTERA

Majalah dan Koran LENTERA ini Terbit Sejak 2011 hingga 2014.

Terbaru

Latihan Pra Operasi “Zebra Kie Raha 2019,...

LENTERA MALUT — Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Suroto didampingi Wakpolda Malut Kombes Pol Lukas Akbar Abriari dan Dir Lantas Kombes Pol Abrianti Pardede...

Hasil Audit Anggaran Desa Losseng akan Disampaikan...

LENTERA MALUT – Terkait hasil audit inspektorat Kabupaten Pulau Taliabu atas dugaan penyalahgunaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahun 2017-2018...

Stop Pengrusakan Lingkungan, Pulihkan Hak Warga...

LENTERA SULSEL — Dewasa ini perusakan lingkungan tidak hanya dilakukan oleh kegiatan bisnis ekstraktif seperti tambang dan perkebunan. Melainkan ada aktor baru yakni pemilik...

Perusahan Batu Bara belum Miliki Ijin, DPRD...

LENTERA MALUT — Delapan anggota DPRD Halteng Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara ditemui puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Fagogoru Halmahera (Gemuruh)...

Warga Tanah Goyang Digegerkan Ikan Bertuliskan Kata...

LENTERA NEWS — Warga Dusun Tanah Goyang, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku pada Senin, 21 Oktober 2019, digegerkan dengan penemuan...

Terpopuler

Sidang Kasus Pemurtadan Siswa, Hakim Diminta Jatuhi...

Lentera.co.id -- Pengadilan Negeri Ternate kembali melanjutkan sidang kasus dugaan pendangkalan aqidah yang dilakukan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) dan Gerakan Mencegah...

WNI Ini Dituduh Incar Separuh Kekayaan Suaminya

LENTERA.CO.ID -- Wanita asal Surabaya Novy Chardon dituduh mengincar separuh harta kekayaan suaminya John William Chardon, termasuk perusahaan, investasi pertambangan, serta dana...

Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan...

Chelsea Raup Keuntungan dari Penjualan Kostum Willian

LENTERA SPORT — Chelsea meraup keuntungan dari segi komersial penjualan kostum. Itu setelah jersey bernomor punggung 10 Chelsea yang kini dipakai Kostum Willian secara...

DPRD Haltim Gelar Sidang Istimewa Pergantian Antara...

HALTIM, LENTERA.CO.ID – Sidang paripurna…

Teknologi Tingkatkan Pendapatan UKM Hingga 40 Persen

LENTERA, TEKNO — Teknologi menjadi…