PPK Ternate Gelar Pleno Perbaikan Data Pemilih

0
17
Aries Ginanjar

TERNATE LENTERA.CO.ID – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) gelar rapat pleno soal Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) di Kantor Kecamatan Ternate Tengah pada Senin, 13 Agustus 2018.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Aries Ginanjar mengatakan, dalam pleno tersebut dihadiri 15 kelurahan. Rapat tersebut, pihaknya terdapat 80 jenis data yang di ubah lantaran ada 469 yang tidak memenuhi syarat dan 292 sebagai pemilih baru.

Setelah dikroschek, kata dia, ditemukan NIK serta Nama ganda. Dia mengatakan, pihaknya menyortir berdasarkan laporan masyarakat dan kordinasi langsung dengan RT/RW.

“Ada 469 pemilih yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat), di antaranya pemilih ganda dan pemilih yang pindah TPS , dalam artian lokasi rumahnya berada pada TPS 3 tapi namanya ada pada TPS 7 dan itu akan di pindahkan kembali ke TPS 3. Sehinga jarak jangkau dia ke TPS 3 itu lebih dekat,” jelas Aries

Aries menambahkan, 292 juga TMS dengan memindahkan TPS.

“TMS di pemilih yang lama kita jadikan pemilih baru di daerah yang dia tempati sehingga jumlah akhir DPSHP untuk Kecamatan Ternate Tengah, laki-laki 16.345 dan perempuan 17.064. Totalnya, 33.409. Seperti itu proses pemuktahiran datanya,” ujar dia.

Setelah pemuktahiran data ini, lanjut Aries, pihaknya mengusulkan ke KPU lalu diplenokan pada 15-20 Agustus 2018 dan ditetapkan menjadi DPT. “Bagi pemilih yang belum terdaftar, bisa saja tetap mendaftar dimasing-masing PPS agar dimasukan ke daftar pemilih tambahan sampai pada waktu yang telah di tentukan dalam PKPU itu sendiri,” tuturnya.

Lanjutnya, ada satu tahapan lagi, yaitu daftar pemilih khusus (DPK) sebagaimana yang tertuang pada PKPU nomor 20. Bahwa, secara tidak langsung orang melihat bahwa ada pemilih yang dicoret atau tidak memenuhi syarat, maka pemilih itu tidak serta merta dicoret. Ada legal stendingnya. “Lebih jelasnya ada pada PKPU 11 tahun 2018 terkait dengan pendataan untuk data legislative,” katanya.

Dia juga menyatakan, jika ada pemilih yang belum terdaftar, maka pihaknya akan umumkan. Dan bila ada pemilih yang masih belum juga terdaftar, silahkan melapor di TPS yang berkantor atau bersekretariat di kantor lurah. “Datang, laporkan, bawah identitas atau bukti pendukung kemudian akan dimasukan kepada daftar pemilih tambahan supaya bisa membantu penyelengara,” tuturnya.

“Jadi, jumlah secara keseluruhan data saat ini yang di kantongi 33.409, sudah memberikan laporan”.

Red: Hana

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini