Obat-obatan di RSUD Sanan tak Sebanding 2 M Dana Pemkab Kepsul, Dirut Irfan Sulit Dikonfirmasi Media

0
43 views
obat-obatan-di-rsud-sanan-tak-sebanding-2-m-dana-pemkab-kepsul,-dirut-irfan-sulit-dikonfirmasi-media

LENTERA MALUT – Sejumlah Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana,Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara (Malut) keluhkan pelayanan ketersediaan obat-obatan di Rumah Sakit tersebut.

Pasalnya hampir semua obat-obatan di RSUD habis sehingga keluarga pasien harus mencari obat di apotik sekitar Kota Sanana,” kata RU, seorang keluarga pasien yang menolak namanya diberitakan pada media ini, Sinin, 21 Oktober 2019.

Kepada awak media, RU mengatakan, setiap obat yang dibutuhkan pasien selalu diberi nota oleh pihak Rumah Sakit untuk dibeli pada Apotik di luar Rumah Sakit. Tak sampai disitu, RU juga keluhkan pelayanan yang kurang maksimal oleh petugas. “Bila larut malam saat pasien merasa sakit, kadang tidak ada petugasnya,” ujarnya.

Padahal soal kekuarangan biaya obat-obatan di RSUD tampak berbeda dengan dana yang di gelontorkan Pemerintah Daerah pada Rumah Sakit tersebut. Bahwa, Pemerintah setempat telah menganggarkan biaya untuk pengadaan obat-obatan Rumah Sakit ini sebesar Rp. 2.501.670.168 pada anggaran perubahan 2019.

Direktur utama (Dirut) RSUD Sanana, Irfan Sangadji saat dikonfirmasi via WhatsApp, enggan berkomentar, bahkan terkesan menghinghindari awak media. Hal ini terlihat saat beberapa awak media ingin melalukan wawacara terkait anggaran pengadaan obat obatan di RSUD Sanana pada Rabu 23 Oktober 2019.

Tak hanya itu, upaya wartawan untuk menemui Dirut RSUD pun terasa sulit. Tiga orang pegawai RSUD berbeda dalam memberikan keterangan perihal keberadaan atasannya. Ada mengatakan, Dirut berada di ruangannya sambil meminta wartawan untuk menunggu sebentar. Ada pula yang menyebut Dirut mengikuti kegiatan di jakarta.

Para awak media tampak sabar walau lama menungu. Namun setelah itu, para pemburu berita ini berkeliling di RSUD tersebut. Lalu bertemu dengan seorang keluarga pasien yang mengaku kenal dekat dengan Dirut Irvan Sangadji. “Beliau baru saja keluar,”katanya.

Sekadara diketahui bahwa pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula telah menganggarkan biaya obat-obatan senilai Rp.2.501.670.168. Namun masih terdapat keluhan soal ketersediaan obat-obatan itu. Sementara Dirut RSUD pun sulit ditemui wartawan untuk dikonfirmasi, terkesan menghindari media.

Rep: Irwan/Red: Jun

The post Obat-obatan di RSUD Sanan tak Sebanding 2 M Dana Pemkab Kepsul, Dirut Irfan Sulit Dikonfirmasi Media appeared first on LENTERA Malut.

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini