Kaprodi Teknik Sipil Ummu Dicopot, dua nama Kaprodi baru Dikantongi

0
22
kaprodi-teknik-sipil-ummu-dicopot,-dua-nama-kaprodi-baru-dikantongi

Lentera.co.id — Ketua Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhamadiyah Maluku Utara (Malut), Susanty Rahman, dipaksa mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini melalui aksi protes yang digelar pada Rabu, 9 Oktober 2019 kemarin, oleh sejumlah mahasiswa Teknik Sipil.

Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Teknik, Sadam, mengatakan selama dua tahun menjadi Kaprodi Teknik Sipil, hubungannya dengan mahasiswa tak pernah harmonis. Banyak masalah yang muncul, dan Kaprodi tak pernah menyelesaikannya.

Aksi protes mahasiswa Teknik Sipil di Fakultas Teknik UMMU, Rabu 9 Oktober 2019. (Lentera/Ajun/Sadam)

Misalnya tidak jelasnya administrasi pengurusan studi akhir, mengenai pembayaran, administrasi praktikum, mekanisme semester pendek, aktifitas belajar mandeg, sertifikat penunjang KP dan proposal yang tidak jelas fungsinya.

“Ada juga kasus pungutan liar (pungli), juga beberapa mahasiswa yang dizolimi oleh Kaprodi,” terang Sadam, pada lentera, kemarin pasca aksi protes depan Rektorat UMMU. Pun dari mahasiswa kelas pegawai turun merasakan hal serupa saat pengurusan pembayaran administrasi.

Sadam dan kawan-kawannya sesalkan sikap Kaprodi yang acuh tak acuh masalah-masalah yang ada di Prodi Teknik Sipil. Sehingga Kaprodi, tidak layak menjadi pimpinan Prodi Teknik Sipil. Tidak ada kenyamanan antara mahasiswa dengan Kaprodi dan dosen.

Wakil Rektor III Kemahasiswaan, Herry Djainal, saat ditemui kemarin, mengatakan bila benar ada pelanggaran di Prodi, mahasiswa silahkan menyertai bukti-bukti untuk diproses melalui mekanisme dari Fakultas.

Ia tidak melarang mahasiswa menyampaikan aspirasi. Namun, harus disertai bukti “sehingga tidak menimbulkan fitnah”.

Tak menunggu lama, mahasiswa langsung mendesak menggelar rapat pada Kamis, 10 Oktober 2019 tadi disekret Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Muhammadiyah. Rapat itu membahas soal pergantian Kaprodi dan problem lainnya.

Dekan Fakultas Teknik, Muh. Mharsus Hi. Ibrahim menyebutkan sudah ada dua nama calon Kaprodi baru yang akan menggantikan Prodi Teknik Sipil. Diantaranya Muhammad said dan M. Safril Rustam. Keduanya dosen Teknik. Dalam rapat itu, semua dosen Teknik turut hadir.

Rapat dosen dan mahasiswa soal pergantian Kaprodi Teknik Sipil. (Lentera/Fariji)

Kedua nama dosen itu kata Mharsus, sudah direkomendasikan ke Rektor. Saat ini sedang dalam pertimbangan dan pembahasan diantara kedua calon Kaprodi Teknik Sipil.

“Saya minta waktu satu minggu dan hasilnya akan kalian sudah, bisa dengar siapa yang jadi Ketua Prodi antara dua dosen yang di pilih ini,” kata Mharsus kepada reporter siang tadi.

Baca juga:
Aksi Tuntut DPRD Ternate agar desak DPR RI Sahkan RUU P-KS
Tak mau Hering, FTT Curiga ‘ada duri’ di Pemda Taliabu

Aktivitas dan kerja Prodi dialihkan. Dekan Teknik menjadi tanggung jawab sementara “agar tidak ada kekosongan dalam aktifitas perkuliahan sebelum ada penetapan prodi baru,” tambahnya.

Kami coba menghubungi Susanty melalui pesan whatsapp, mulai dari semalam hingga keputusan Dekan untuk mengganti statusnya sebagai Kaprodi di Teknik Sipil hari ini. Namun, hingga berita ini dirilis, pesan itu tak kunjung dibalas.

Reporter: Fariji dan Holis
Editor: Ajun

Berita terkait:
Merasa dianiaya Senior, 3 Mahasiswa Baru Teknik Lapor Polisi
Ketua KPI beri Kuliah Umum Tentang Pers di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

The post Kaprodi Teknik Sipil Ummu Dicopot, dua nama Kaprodi baru Dikantongi appeared first on LENTERA Malut.

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini