Ini Kronologis Karyawan Korban yang Dilindas Mobil

0
857 views
Korban saat terlindas mobil di Area Perusahaan Tambang, di Pulau Gebe pada Rabu, 18 April 2019

HALTENG, LENTERA.CO.ID –Laka Kerja yang mengakibatkan korban meninggal dunia, kini dikisahkan oleh Silvester alias Nyong (Saksi) saat di TKP. Nyong juga sebagai karyawan PT. SKM dengan Jabatan Operator eksavator PC 200.

Bahwa, sekitar pukul 11.00.wit. mobil Jenis Hino Dengan No DT 92 yang dikendarai oleh Rahmad Marsaoli alias Wangko melindas korban Arif Saleh, alias Umar dari arah belakag saat mobil berjalan mundur. Saat pengawas dreed control Arif Saleh (korban) memberikan Isarat atau arahan kepada Driver Mobil agar memutar haluan dengan posisi jalan mundur tujuan untuk mengambil tanah tambang Nikel/Or. Setelah itu, korban Arif Saleh berjalan membelakangi Mobil tersebut sehingga ia dilindas dari arah belakang, akhirnya meninggal dunia di lokasi kerja.

BACA Karyawan Perusahaan Tambang ini tewas Terlindas Mobil

Ketarangan dari Tersangka Rahmad Marsaoli alias Wangko (sopir), bahwa ia diarahkan atau dipandu oleh korban Arif Saleh (Alm) untuk memutar haluan mobil dengan berjalan mundur kearah belakang guna mengambil tanah/OR dari Eksavator agar dituangkan ke mobil yang ia kendarai.

“Saya tidak melihat kalau Posisi korban sementara di belakang mobil. Pada saat saya melindas, saya juga tidak merasa kalau ada orang yang dilindas oleh mobil saya. Setelah melewati lindasan dari arah belakang, saya kaget karena melihat korban dengan posisi terlentang dari kaca mobil depan saya. Lalu saya turun dari mobil dan memberitahukan kepada salah satu karyawan untuk ke site PT.SKM dan mMemberitahukan kejadian ini,” kisahnya.

Selanjutnya, korban dibawa kepuskesmas untuk dilakukan visum luar, (pemeriksaan). Dan pada hari itu juga, korban dibawa mengunakan speed Puskesmas Gebe menuju kampung halaman, Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat untuk dimakamkan.

Red: Ino

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini