oleh

Demo Mahasiswa: Tolak Reklamasi di Patani. Ini Alasannya

“Patani, Kawasan Ekonomi tanpa Reklamasi”

HALTENG, LENTERA.CO.ID – Puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Halmaahera Tengah pada Senin, 30 Juli 2018, meminta proyek Reklamasi Pantai di wilayah Patani dibatalkan.

Dibawa koordinator Aslan Saifuddin, aksi mahasiswa yang mengatasnamakan Dewan mahasiswa dan terhimpun dalam beberapa elemen pergerakan ini, mengiginkan kawasan ekonomi tanpa reklamasi. Permintaan itu tercermin dalam beberapa pernyataan sikap sebagai berikut:

1. Bahwa kami mendukung pemberdayaa dan ekonomi kerakyatan dalam rangka mewujudkan Halmahera Tengah sejahtera dan berkeadilan.

2. Bahwa rencana pembangunan kawasan ekonomi terpadu dan kawasan perikanan di Patani Selatan dan Patani Utara perlu ditinjau kembali terkait pembangunan reklamasi.

3. Kami mendukung kawasan pembangunan, ekonomi dan perikanan terpadu, tanpa reklamasi.

4. Proyek reklamasi dikawasan pesisir pantai adalah sebuah pilihan yang tidak tepat ditengah ketersediaan lahan yang masi sangat memadai untuk keperluan perluasan infrastruktur termasuk ekonomi dan perikanan.

5. Proyek reklamasi adalah tindakan pemborosan anggaran, seharusnya dengan anggaran sebesar 37 milyar dan 26 milyar digunakan dalam kebutuhan prioritas yang mendesak.

6. Reklamasi berdampak buruk terhadap keseimbangan ekologi, sosial, budaya lingkungan masyaralat pesisir.

7.Ekonomi terpadu, perikanan dikwasan pesisir pantai harus dipindahkan dikawasan darat yang stratrgis dan tetap memperhatikan perluasan infrastruktur, pemukiman dan keberlanjutan lingkungan.

8.Ekonomi dan perikanan harus mengintegrasikan karakter petani dan nelayan seperti komoditi unggulan kemudian perikanan berbasis partisipatif dalam akses maupun pengelolaanya sehingga melahirkan dampak segnifikan terhadap kesejahteraan rakyat dan daya saing daerah ditingkat rigional maupun nasional.

Kordinator aksi, Aslan dalam orasinya dengan tegas mengatakan kepada pemerintah daerah Kab Halteng segera membatalkan proyek reklamasi di pesisir Pantai Patani Selatan dan Patani Utara.

“Kami mendesak kepada DPRD dan Bupati Halteng agar segera membatalkan reklamasi tersebut,” tandasnya.

Red: Is

Penulis: Reporter HALTENG,- IKEM

Gambar Gravatar
Reporter Biro Halteng, sekaligus Redaktur dan Pembimbing Media Omdesa.id

Komentar