Penerang Pembaca

Arsip 2015

Bagun Paradigma Intelektual Fagogoru, ini kata Wabub Halteng

Bagikan :

TERNATE.LENTERA.CO.ID — Pelantikan dan Rapat Kerja (Raker) Ke-VIII Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Patani Maluku Utara (Malut) dihadiri Wakil Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Abdurahim Ode Yani untuk menyampaikan sambutan pada Ahad, 4 Maret 2018 di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Kota Ternate.

Kegiatan yang bertajuk “Meretas Paradigma Intelektual Dalam Frem Fagogoru”, kata Wabub Abdurahim dalam sambutannya mengatakan, bahwa tema pelantikan ini cukup menantang dan mendorong kita untuk melihat paradigma dalam perspektif Fagogoru.

Secara teoritik, menurutnya, paradigma merupakan cara pandang orang terhadap diri dan lingkungan yang akan mempengaruhi pola pikir (Kognitif) pola sikap (afektif), dan pola laku (konatif). Karena itu, lanjut Wakil Bupati Halteng bahwa perspektif tersebut merupakan bagian dari asumsi, konsep, nilai dan praktik untuk memandang realitas pada komunitas yang sama termasuk dalam disiplin intelektual. Fagogoru sekadar dilihat dalam satu perspektif yang kaku seperti bakusayang. Namun, Fagogoru memiliki arti yang cukup luas dalam menembus batas ruang dan waktu.

Ia menyatakan, beberapa ratus tahun lalu, leluhur Fagogoru telah merumuskan nilai-nilai kemanusian yang menjadi falsafahnya. “Ngaku Rasai, Budi Bahasa, Sopan Hormat, Matet Moymoy” sebagai landasan filosofi masyarakat Fagogoru. Olehnya, falsafah Fagogoru ini dijadikan nilai untuk menjaga kelangsungan hidup generasinya. Nilai tersebut memiliki arti yang universal dan telah melampaui zamannya, bahkan nilai itu yang menjadi perekat utama kesamaan rasa dan persatuan masyarakat Fagogoru hingga saat ini. Hidup tanpa memiliki rasa persaudaraan, tanpa berbuat budi antar sesama, tanpa hormat menghormati, tanpa rasa malu atas tindakan yang salah, maka dititik itu sebenarnya kehidupan manusia tidak berjalan normal. “Manusia Fagogoru harus merasa bangga dengan sistem nilai yang dia miliki,” ungkapnya.

Disamping itu, Abdurahim menuturkan falsafah ini merupakan satu ajaran yang seharusnya membentuk perilaku dan cara pandang hidup setiap orang Fagogoru. Kita (masyrakat-red) diajarkan untuk mengenal diri dan lingkungannya. “Nilai ini yang akan membimbing kehidupan yang kita bangun dari waktu ke waktu, sehingga tercipta rasa damai, aman, adil, dan sejahtera” ujarnya.

Selain itu, dia mendeskripsikan globalisasi sebagai era baru yang ditandai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi sebagai ikon dunia saat ini. Zaman terus mengalami perubahan hingga saat ini masuk dalam era milenial. Orang yang tidak siap dengan perubahan tersebut akan ditinggal zaman. Bagaimana supaya kita bisa siap? tanya Abdurahim dihadapan mahasiswa, Tentu pendidikanlah jawabannya. Karena itu, Dia mengatakan bahwa pendidikan memegang peran penting untuk membentuk karakter generasi Fagogoru yang handal dan tanggap menerima tantangan perubahan. “Pendidikan akan menentukan maju mundurnya suatu peradaban manusia Fagogoru” tuturnya.

Red: Mail

Download

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARSIP Majalah dan Koran LENTERA

Majalah dan Koran LENTERA ini Terbit Sejak 2011 hingga 2014.

Terbaru

Latihan Pra Operasi “Zebra Kie Raha 2019,...

LENTERA MALUT — Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Suroto didampingi Wakpolda Malut Kombes Pol Lukas Akbar Abriari dan Dir Lantas Kombes Pol Abrianti Pardede...

Hasil Audit Anggaran Desa Losseng akan Disampaikan...

LENTERA MALUT – Terkait hasil audit inspektorat Kabupaten Pulau Taliabu atas dugaan penyalahgunaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahun 2017-2018...

Stop Pengrusakan Lingkungan, Pulihkan Hak Warga...

LENTERA SULSEL — Dewasa ini perusakan lingkungan tidak hanya dilakukan oleh kegiatan bisnis ekstraktif seperti tambang dan perkebunan. Melainkan ada aktor baru yakni pemilik...

Perusahan Batu Bara belum Miliki Ijin, DPRD...

LENTERA MALUT — Delapan anggota DPRD Halteng Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara ditemui puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Fagogoru Halmahera (Gemuruh)...

Warga Tanah Goyang Digegerkan Ikan Bertuliskan Kata...

LENTERA NEWS — Warga Dusun Tanah Goyang, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku pada Senin, 21 Oktober 2019, digegerkan dengan penemuan...

Terpopuler

Sidang Kasus Pemurtadan Siswa, Hakim Diminta Jatuhi...

Lentera.co.id -- Pengadilan Negeri Ternate kembali melanjutkan sidang kasus dugaan pendangkalan aqidah yang dilakukan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) dan Gerakan Mencegah...

WNI Ini Dituduh Incar Separuh Kekayaan Suaminya

LENTERA.CO.ID -- Wanita asal Surabaya Novy Chardon dituduh mengincar separuh harta kekayaan suaminya John William Chardon, termasuk perusahaan, investasi pertambangan, serta dana...

Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan...

Chelsea Raup Keuntungan dari Penjualan Kostum Willian

LENTERA SPORT — Chelsea meraup keuntungan dari segi komersial penjualan kostum. Itu setelah jersey bernomor punggung 10 Chelsea yang kini dipakai Kostum Willian secara...

DPRD Haltim Gelar Sidang Istimewa Pergantian Antara...

HALTIM, LENTERA.CO.ID – Sidang paripurna…

Teknologi Tingkatkan Pendapatan UKM Hingga 40 Persen

LENTERA, TEKNO — Teknologi menjadi…