oleh

Bupati Bahrain Diminta Tindak Lanjut Rekomendasi KASN

HALSEL, LENTERA.CO.ID — Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Halmahera Selatan (Halsel) mempertanyakan tindak lanjut dari rekomensasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pasalnya, rekomendasi KASN itu telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Devisi Hukum dan Penindakan Panwaslu Halsel, Khalid A Rajak kepada wartawan Lentera oneline, Selasa, 23 Mei 2018 di ruang kerjanya mengatakan, baru-baru ini pihaknya menyampaikan laporan ke Bawaslu Malut terkait 22 ASN terlibat dalam deklarasi Paslon AGK-YA, yakni yakni Kadis Pendidikan, Nurlela Muhammad, Kadis Pemukiman rakyat (Perkim), Ahmad Hadi, Kadis Sosial, Jusmin Dahlan, Camat Mandioli Selatan, Ridwan Kamarullah dan sejumlah ASN lainya. “Mereka melanggar UU No 1 tahun 2015 tentang Pilkada, Pasal 188, pejabat negara sampe kades dan sebutan lain dilarang membuat leputusan atai tindakan yg menguntungkan salah satu pasangan calon, Jo UU no 10 tahun 2016 pasal 71,” tandasnya

Terhadap pelanggaran tersebut, pihaknya langsung menyampaikan laporan ke Bawaslu untuk diproses ke KASN. Kemudian, KASN telah mengeluarkan relomendasi dan telah disampaikan ke Pemkab Halsel, tapi hingga kini pihaknya belum menerima pemberitahun terkait tindak lanjut dari rekomendasi tersebut.

“Untuk itu, kita (Panwaslu) mempertanyakan apakah Bupati telah menindak lanjuti rekomendasi tersebut atau belum. Sebab, kita telah menerima salinam rekomendasi dari KASN, tetapi belum ada informasi atau salinan surat dari Bupati yang menerangkan bahwa 22 ASN tersebut telah diberikan sanksi moral berupa pernyataan secara terbuka. Kalo hingha saat ini belum maka Bupati harus menindak lanjuti karena itu rekomendasi KASN, kemudian hasil tindak lanjut itu disampaikan kepada Panwaslu,”cetus Khalid sapaan Robert.

Red: Van

Komentar