oleh

Tata Kota Jailolo tak Jelas

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Kota Jailolo, sebagai Ibukota Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) yang dikenal dengan program water Front City ini, hingga kini tak ada kejelasan soal Tata Kota di daerah teluk itu. Padahal sudah dilakukan perencanaan perubahan wajah kota Jailolo oleh pemerintah Kabupaten Halbar sejak awal Januari 2018 lalu, namun hingga memasuki akhir tahun ini belum ada perkembangan.

Berdasarkan pantauan reporter Lentera.co.id, lokasi yang direncanakan untuk ditata agar memperindah wajah Kota Jailolo yakni di Desa Gofasa, Kecamatan Jailolo, tepatnya didepan Toko Megaria ini kian memprihatinkan alias amburadul. Setelah dilakukan pengusuran sejumlah bangun pada beberapa bulan lalu, proyek tersebut terhenti hingga sekarang.

Ketua Komisi I DPRD Halbar Djufri Muhammad saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, mengatakan anggaran penataan kota itu mulai pembebasahan lahan, pembangunan taman, lampu jalan, drainase serta trotoar. Semua itu melekat dibeberapa instansi.

“Jadi penataan kota itu termasuk pada pelebaran ruas jalan dalam kota yang sudah dianggarkan melalui APBD sampai pada APBD-P 2018 sekitar 10 miliar. Dan itu sudah ditenderkan,” kata Djufri.

Sementara itu, Ketua komisi lll DPRD Halbar Sofyan Kasim ketika dikonfirmasi terkait hal yang sama, mengatakan, kemungkinan anggaran untuk penataan kota tidak ada.

“Saat ini masih dalam tahap pembahasan lahan, karena ada sebagian dari pemilih lahan yang masih bertahan dan belum mampu diselesaikan,” ucapnya.

Lanjutnya, sebagian lahan yang sudah masuk dalam target yang mana telah dibongkar itu, tidak dilakukan pembersihan. “Kita lihat sendiri, proyek tersebut masih terkatung – katung,” kata Sofyan.

“Jadi merubah wajah kota Jailolo masih sangat jauh, karena kita harus ber APBD tapi dimana anggarannya,” sindir Sofyan.

Red: Chull

Penulis: Reporter Halbar - CHASRUL Tampilang

Gambar Gravatar
CHASRULL, Reporter Biro HALBAR sekaligu Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

Komentar