Sidang Sengketa Golkar Halbar Kembali Digelar, Hamid : Tidak Ada Kepengurusan Ganda

0
26
Hamid Usman saat hadir dalam sidang sengketa Golkar yang digelar Bawaslu Halbar

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) kembali mengelar sidang lanjutan sengketa Partai Golkar Halbar, dengan agenda pemeriksaan saksi Sekertaris DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara (Malut) Hamid Usman, Senin 3 September 2018 tadi.

Hamid saat memberikan keterangan, mengatakan tidak mengetahui adanya kegandaan kepengurusan DPD II Partai Golkar Halbar. Menurutnya, kepengurusan Ahmad Zakir Mando (AZM) adalah kepengurusan yang sah.

“SK nomor : 0025/DPD/Golkar-MU/VII/2017 tertanggal 17 juli 2017 dimana ketuanya AZM tidak pernah digugat sampai sekarang,” katanya dipersidangan tadi.

Ia mengatakan, dirinya tidak pernah mendengar atau mengetahui adanya gugatan kepengurusan oleh pihak pemohon (Samad Hi Moid) sebagai ketua Partai Golkar berdasarkan pada SK nomor : 0018/Golkar-MU/III/2017 tertanggal 8 maret 2017 itu. Tetapi lanjut Hamid, yang digugat oleh pemohon (Samad) melalui mahkamah Partai Golkar adalah keanggotaan partainya. “Jadi yang kami (DPD I) tahu kepengurusan DPD II Partai Golkar Halbar yang sah adalah AZM,” ucap Hamid.

Dia juga menjelaskan, terkait nomenklatur partai Golkar pada umumnya semua sama, tapi dalam mengatur rumah tangga itu sendiri – sendiri sesuai tingkatan, terkecuali ada kepengurusan ganda baru bisa dibawa ke DPP sebelum melakukan otentikasi atau hal – hal yang lain.

“Yang membuat keputusan di Kabupaten /Kota sesuai dengan ketentuan AD /ART. Namun menyangkut keputusan KPUD dengan melakukan klarifikasi kepengurusan itu, saya tidak bisa menilai, apa itu salah atau benar, tetapi yang saya sampaikan ini sesuai ketentuan internal (AD-ART) partai Golkar,” jelas Hamid.

Sementara itu, Wakil Ketua Organisasi dan Keanggotaan DPD II Partai Golkar Halbar, Udin Bakar (UB) dalam kesaksiannya, mengatakan kepengurusan DPD II Partai Golkar Halbar, tidak ada kegandaan.

“Sesuai dengan AD-ART, SK yang terbaru dalam hal ini SK nomor : 0025/DPD/Golkar-MU/VII/2017 (ketua AZM) membatalkan SK nomor : 0018/Golkar-MU/III/2017 (ketua Samad) jadi mana mungkin ada kepengurusan ganda,” ujarnya.

Udin menambahkan, bahwa dalam tahap verifikasi faktual (verfak), kepengurusan yang dilakukan oleh KPUD Halbar, di Sekertariat Golkar Desa Soakonora Kecamatan Jailolo, lalu, mengakui kepengurusan Golkar Halbar yang sah adalah kepemimpinan Zakir.

Setelah mendengar keterangan dari para saksi, Majelis yang diketuai ketua Bawaslu Halbar, Alwi Ahmad didampingi oleh Aknosius Datang dan Muhammadun H Adam menutup sidang yang dibuka untuk umum, dan dihadiri pihak pemohon Samad Hi Moid dan pihak Termohon KPUD Halbar, dan melanjutkan pada Selasa 4 September 2018 besok dengan pemeriksaan saksi dari pihak pemohon, yakni DPP Partai Golkar.

Red: Chull

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini