oleh

Julinche: DBH PT. NHM Tergantung Kerjasama Pemkab Halbar

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Julinche D Baura mentakan, Dana Bagi Hasil dari PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) tergantung kerja sama pihak Pemkab Halbar.

“Kami (DPRD) sudah melakukan konsultasi dengan pihak Kemendagri melalui Dirjen DBH, dan hasilnya kita tinggal menunggu,” katanya kepada sejumlah awak media, dilingkup kantor DPRD Halbar, Selasa 14 Agustus 2018 sore tadi.

Namun konsekuensi yang akan dihadapi nanti, kata dia, membutuhkan kerjasama dengan Pemda Halbar untuk mendorong hal tersebut.

“Ini juga sebelumnya sudah pernah di angkat oleh mantan Bupati Halbar, tetapi baru sekarang ini baru dibahas,” kata Julinche.

Meski begtiu, Juliche mengatakan dimasa kepemimpinan Bupati Namto Hui Roba (NHR), hal itu belum di bahas karena wilayah operasi PT NHM belum masuk ke wilayah Halbar. “Namun saat ini sudah masuk Desa Tuguraci yang merupakan wilayah Halbar, sehingga harus diminta bagi hasil atau royaltinya,” jelas Julinche.

Sementara untuk pembentukan tim pencari fakta yang akan masuk ke wilayah PT NHM, sudah diusulkan ke Pemkab Halbar, setelah terbentuk tim baru. “Bukan kerja sepihak,” pinta Julinche.

Terpisah, Sekda Halbar Syahril Abd Rajak saat dikonfirmasi, membenarkan hal itu. Ia mengatakan, DBH sangat berpengaruh pada setiap angka – angka dalam APBD-Perubahan. “Contoh seperti DBH dari provinsi Maluku Utara yang belum terrealisa, ini juga berpengaruh,” katanya.

“Pemprov belum membayar DBH dan itu sangat menggangu proses pembahasan APBD-P ini”.

Ia menyatakan, hampir semua Kabupaten/Kota keluhkan molornya penyaluran DBH dari provinsi Malut. Molornya pembayaran DBH triwulan pertama dan kedua ini, menurutnya akan berpengaruh pada penyusunan APBD-P yang sementara digodok Banggar DPRD.

Red: Chull

Penulis: Reporter Halbar - CHASRUL Tampilang

Gambar Gravatar
CHASRULL, Reporter Biro HALBAR sekaligu Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

Komentar