oleh

Golkar Halbar Terancam tak Milik Caleg di 2019

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang, Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) terancam tak memiliki calon legislatif (Caleg).

Hal tersebut tercuat saat rapat pleno penyusunan dan penetapan daftar calon sementara (DCS) anggota DPRD Halbar pada pemilu tahun 2019 pada, Ahad 12 Agustus 2018 sore tadi, dimana daftar caleg yang disodor kubu Samad Hi Moid (kubu yang sah menurut KPU) tidak memenuhi syarat (TMS) di tiga daerah pemilihan (Dapil) yakni dapil I (Jailolo – Jailolo Selatan), dengan daftar caleg 1 orang dari ketentuan 11 Caleg. Sementara dapil II (Kecamatan Sahu, Sahu Timur dan Ibu Selatan) sendiri juga mendapat TMS, karena caleg yang terdaftar sebanyak 5 orang dari total jumlah 7 Caleg (kursi). Dan untuk dapil III (Ibu, Tabaru dan Loloda) juga dinyatakan TMS oleh KPUD Halbar pada rapat pleno yang digelar secara terbuka di aula Kantor KPUD Halbar, yang mana hanya terdaftar 1 Caleg dari jumlah Caleg 7 orang per partai.

Sedangkan daftar caleg yang disodorkan kubu Ahmad Zakir Mando (AZM) yang berjumlah 25 orang, yakni dapil I 11 orang, dapil II 7 orang dan dapil III 7 orang, juga dinyatakan TMS karena SK nya tidak di otentifikasi dari DPP seperti SK milik Samad Hi Moid.

Ketua KPU Abjan Raja menjelaskan, Caleg Golkar versi Samad HI Moid dinyatakan TMS karena calegnya hanya 6 orang, dan versi AZM sebanyak 25 orang.

“Namun tidak bisa dibacakan pada pleno DCS, sebab tidak miliki Otentifikasi dari DPP sebagaimana milik Golkar versi Samad,” katanya pada pleno tadi.

Mendengar penyampaian ketua KPUD Halbar, sejumlah Caleg Golkar versi AZM menilai keputusan yang diambil KPUD ini sepihak yang mengorbankan 25 caleg Golkar meski telah mendaftar sesui mekanisme yang diatur dalam PKPU.

“Keputusan KPU ini bukan keputusan berdasar aturan, Maka itu, kami tetap konsisten maju menggugat dan tidak akan bergabung ke Samad Hi Moid,” terang Irwan Muksin salah satu Caleg Golkar versi AZM di pleno DCS.

Rapat pleno DCS tersebut terjadi adu mulut antara KPUD dengan sejumlah Caleg Golkar Halbar versi AZM lantaran tidak terima dengan keputusan yang diambil oleh KPU Halbar itu.

Red: Chull

Penulis: Reporter Halbar - CHASRUL Tampilang

Gambar Gravatar
CHASRULL, Reporter Biro HALBAR sekaligu Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

Komentar