oleh

APBD P 2018 Bertambah Rp. 191 Miliar

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD – P) tahun 2018 yang disampaikan oleh Kepala daerah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) melalui rapat paripurna DPRD Halbar dengan Agenda penyampaian RAPBD – P 2018, pada 13 Agustus 2018 tadi.
mengalami penambahan sebesar Rp191.958.446.833 atau naik 19,56 persen dari total APBD 2018 sebesar Rp. 981.293.889.763, menjadi Rp. 1.173.252.336.596.

Menurut Bupati Halbar, terjadinya peningkatan yang disampaikan melalui RAPBD – P tahun 2018, berdasarkan gambaran realisasi pendapatan daerah tertanggal 31 Juni 2018 mengalami perubahan signifikan, yakni di tahun 2017 PAD Rp. 35.990.500.000, dan tahun 2018 menjadi Rp.178.867.446.833, atau meningkat 496,99 persen.

“Sementara pos pajak daerah yang semulanya dianggarkan sebesar Rp. 6.189.000.000, bertambah Rp. 3.171.000.000, atau mengalami kenaikan sebesar 51,24 persen menjadi Rp. 9.360.000.000,” jelas Bupati Danny.

Sementara dari hasil retribusi daerah juga mengalami peningkatan melalui sektor pelayan Kesehatan pada RSUD Jailolo sebesar Rp 250 juta dari total yang dianggarkan sebelum sebesar Rp. 4.081.500.000,00 atau mengalami kenaikan sebesar 6,13 persen. Dimana target tersebut berdasarkan dari hasil evaluasi persemester yang mana sudah direalisasi sebesar 51 persen.

Lanjutnya, dan untuk pengelolaan kekayaan daera yang dipisahkan juga terjadi penambahan target dari Rp. 1.750.000.000, menjadi Rp 3.450.000.000, atau mengalami kenaikan sebesar 97,14 persen. Samahal dengan lain – lain pendapatan yang sah yakni di sektor penerimaan hibah dari pada pihak ketiga sebesar Rp.173.746.466.833 atau sebesar 724,8 persen.

“Sengkan Pendapatan dana perimbangan mengalami perubahan berkurang sebesar 0,62 persen atau sebanyak rp.4.909.000.000 dari pendapatan sebelum perubahan sebesar Rp796.943.074.000 menjadi Rp. 792.034.074.000,” katanya.

Dan untuk Belanja Daerah secara keseluruhan baik belanja tidak langsung maupun belanja langsung mengalami kenaikan sebesar 3,95 persen dari total Rp. 1.153.177.801.595 menjadi Rp. 1.198.671.615.535. Dengan rincian belanja tidak langsung dari semula sebesar Rp. 526.999.454.595 menjadi Rp. 545.849.092.292 atau sebesar Rp. 3,58 persen.

“Belanja langsung untuk membiayaan urusan pemerintahan wajib dan pilihan atau program kegiatan pembangunan daerah, juga mengalami perubahan dari Rp.626.178.347.000,00 menjadi Rp.652.822.523.243 atau meningkat 4,26 persen,” sebut Bupati Danny.

Dia juga menjelaskan, sedangkan pada pembiayaan daerah telah dilakukan upaya efisiensi pengeluaran pemerintah tahun 2018, dimana pada Pos penerimaan pinjaman daerah mengalami penyesuaian target yakni penerimaan diproyeksikan masuk pada tahun 2018, namun telah direalisasikan sebesar Rp. 159.500.000.000 di tahun anggaran 2017. Hal ini sesuai dengan data laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2017 hasil audit badan pemeriksa keuangan (BPK), sehingga alokasi anggaran tersebut disesuaikan ke pos silpa.

Usai penyampaian nota keuangan dan pinjaman daerah terhadap RAPBD P tahun 2018 dilanjutkan dengan Penyerahan nota penyampaian kepada pimpinan anggota DPRD yang dipimpin langsung ketua DPR Halbar Julinche D Baura.

Perlu diketahiu, turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Wakil Bupati Halbar A Zakir Mando, Sekda Halbar Drs. Sahril Abd Rajak, Wakil Ketua I DPRD Ibnu Saud Kadim, Wakil Ketua II DPRD Nicodemus D Ratulagi, Dandim 1501/Ternate Letkol Kav Bambang Sugiyarta, Sekwan. Hj. Hajija Sergi, berserta Para lintas Anggota DPRD, Staf Ahli berserta para pimpinan SKPD lingkup Pemda Halbar.

Red: Chull

Penulis: Reporter Halbar - CHASRUL Tampilang

Gambar Gravatar
CHASRULL, Reporter Biro HALBAR sekaligu Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

Komentar