10.2 C
Munich
Kamis, Mei 28, 2020

2020-2024, Pemprov Malut Prioritaskan Otonomi Sofifi

Must read

WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Hydroxychloroquine karena Berbahaya

LENTERA NEWS — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah Indonesia untuk menunda pemakaian dua obat malaria untuk perawatan pasien Covid-19 karena obat itu berbahaya. Sebuah...

Diusulkan Pilkada 2020 Ditunda ke 2022

LENTERA NEWS — KPU berencana menggelar Pilkada serentak 2020 pada Desember mendatang. Namun, hal tersebut dikritik sejumlah pihak, karena saat ini Indonesia tengah dilanda...

Kesiapan Perang , China Tingkatkan Kemampuan Militernya

LENTERA NEWS — Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya akan meningkatkan kesiapan angkatan bersenjata dalam bertempur. Pada Selasa, 26 Mei 2020, stasiun televisi China melaporkan...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos Katupat, telah mengamankan 2 unit mobil yang...

LENTERA MALUT — Pemerintah Propinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) pada 2020-2024 bakal prioritasakan pembangunan Ibukota Sofifi. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Maluku Utara, Al Yasin Ali saat menghadiri acara Launching PPBMI di Grand Dafam Hotel pada Sabtu 19 Oktober 2019.

Ia mengatakan, prioritas pembngunan Sofifi ini telah disampaikan ke Bapenas saat mengikuti kegiatan pembahasan forum RPJM pada bulan Lalu. Menurutnya, prioritas itu tak lepas dari upaya menjadikan Sofifi sebagai daerah otonom.

“Saat ini upaya pemprov Malut melakukan pendekatan dengan Pemkot Tidore Kepulauan, ikhlaskan saja supaya ketika Sofifi dicabut secara moratorium oleh Presiden, maka usulan pemekaran Sofifi bisa didorong hingga ke DPR RI,” ujar Wakil Gubernurr, Al Yasin Ali.

Ia juga mengatakan, bahwa usulan untuk membentuk daerah otonomi baru harus melalui rekomendasi daerah asal.

“Saya pernah sampaikan ke Gubernur supaya kita segera ke Mendagri bahkan presiden untuk merekomendasi pembuatan Kepres daerah Sofifi untuk menjadi daerah persiapan,” kata Yasin Ali.

Saat ditanya wartawan apakah Pemprov Malut sudah berkoordinasi dengan Pemkot Tidore Kepulauan, kata Yasin Ali, pihaknya sudah berbicara dengan pemerintah. “Mereka sudah membuat persiapan. Saya bilang, cari dulu usulan yang dulu, waktu presiden belum menetapkan moratorium ini,” tutur dia.

Namun, jika moratorium ini sudah dicabut, lanjut Wakil Gubenur Al Yasin, maka pihaknya akan memulai dari awal lagi. “Semuanya akan disiapkan mulai dari nol dan kita akan duduk dengan berbagai pihak, termasuk pihak kesultanan,” ucap Yasin Ali.

Rep: Cholis/Red:Jun

The post 2020-2024, Pemprov Malut Prioritaskan Otonomi Sofifi appeared first on LENTERA Malut.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Hydroxychloroquine karena Berbahaya

LENTERA NEWS — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah Indonesia untuk menunda pemakaian dua obat malaria untuk perawatan pasien Covid-19 karena obat itu berbahaya. Sebuah...

Diusulkan Pilkada 2020 Ditunda ke 2022

LENTERA NEWS — KPU berencana menggelar Pilkada serentak 2020 pada Desember mendatang. Namun, hal tersebut dikritik sejumlah pihak, karena saat ini Indonesia tengah dilanda...

Kesiapan Perang , China Tingkatkan Kemampuan Militernya

LENTERA NEWS — Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya akan meningkatkan kesiapan angkatan bersenjata dalam bertempur. Pada Selasa, 26 Mei 2020, stasiun televisi China melaporkan...

Polres Halteng Mengamankan Miras saat Bertugas Bersama Tim Covid-19

LENTERA MALUT – Polres Halmahera Tengah yang tergabung dalam tim satgas Covid- 19 dan berjaga pada Pos Katupat, telah mengamankan 2 unit mobil yang...

Hasil Rapid Test, Satu Warga Halteng Dinyatakan Reaktif

LENTERA MALUT — Salah satu warga Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah yang berinisial MA dinyatakan reaktif usai menjalani rapid test pada...