Penerang Pembaca

Arsip 2015

Indonesia pengekspor karet terbesar di dunia, produktifitas perlu ditingkatkan

Bagikan :

Penulis: Resty Wahyuni Siregar
(Mahasiswa Politeknik Statistika STIS, Jakarta)

Lentera.co.id — Karet dikenal dengan kemampuan elastisnya yang tidak mudah pecah seperti barang olahan kaca atau keramik, tidak pula memiliki masa yang berat seperti barang olahan besi ataupun baja. Karet terbagi menjadi dua jenis, yaitu karet alam dan karet sintesis. Karet alam dibuat dari getah (lateks) dari pohon karet, sementara karet sintesis dibuat dari minyak mentah. Penggunaan jenis karet dipengaruhi dari harga dasar karet tersebut, jika harga minyak mentah naik maka permintaan karet alam menjadi tinggi, dan sebaliknya.


Tanaman karet membutuhkan waktu lima tahun untuk dapat disadap, dan akan terus berproduksi sampai berumur 25 tahun. Pertumbuhan pohon karet akan optimal pada dataran rendah dengan ketinggian 200m-400m dari permukaan laut (dpl), suhu konstan 26-32° Celcius dan lingkungan yang lembab. Kondisi ini akan ditemui di wilayah Asia Tenggara.


Pada tahun 1970, indonesia bergabung dengan ANRPC (Association of Natural Rubber Production Countries). ANRPC adalah organisasi antar pemerintah yang terbuka untuk negara-negara penghasil karet alam dan semua negara yang bergabung menyumbang produksi global karet alam sekitar 91% selama 2017. Dari beberapa negara tersebut, Indonesia merupakan negara pengeskpor karet terbesar kedua di dunia setelah Thailand, dan diikuti oleh Malaysia dan Vietnam.


Berdasarkan hasil publikasi kementrian perdagangan, karet dan olahannya merupakan komoditi ekspor non migas terbesar ke 5 di Indonesia. Dari 162.840,9 US$ nilai ekspor non migas, karet menyumbang nilai sebesar 6.380,10 US$ pada tahun 2018. Artinya dari 50 komoditi non migas 4% pendapatan ekspor diantaranya merupakan sumbangan dari komoditi karet
Sebagai salah satu negara pengeskpor komiditi karet alam terbesar, Indonesia dituntut untuk dapat memenuhi permintaan karet dunia. Indonesia menduduki peringkat pertama dengan luas areal karet terbesar dibandingkan negara lainnya. Setiap tahunnya, luas tanaman karet terus meningkat.

Peningkatan terbesar terjadi pada tahun 2014 yaitu 50 ribu hektar penambahan luas lahan dibandingkan tahun 2013. Pada tahun 2018 luas tanaman karet indonesia yaitu 3.671.300 ha.


Sementara terjadinya peluasan lahan pada tahun 2013-2014, produksi karet pada tahun ini justru menurun. Namun disusul peningkatan produksi yang cukup tinggi pada tahun 2017. Total produksi karet di Indonesia tahun 2018 yaitu sebesar 3.630.300 ton, dimana data ini berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS).


Luas lahan tanaman karet Indonesia yang tinggi tidak menjamin produksi karet juga tinggi. Sangat disayangkan tingkat produktifitas karet alam per hektare di Indonesia jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara kompetitor lainnya. Thailand memproduksi 1.800 kg/ha karet per tahun, sementara Indonesia hanya memproduksi 1.080 kg/ha. Dibandingkan dengan vietnam (1.720 kg/ha) maupun Malaysia (1.510 kg/ha), padahal luas lahan Vietnam berada di peringkat 7 dunia yaitu seluas 653.213 ha, artinya luas lahan vietnam hanya satu per enam dari luas lahan Indonesia.


Minimnya tingkat produktifitas salah satunya dikarenakan usia pohon karet di Indonesia sudah terbilang cukup tua dan tidak produktif lagi. Program penanaman kembali (replant) atau revilisasi pohon karet saat ini tidak berjalan dengan baik. Perlu diadakannya peremajaan dan pemberian bibit tanaman dengan tujuan mendapatkan sifat-sifat yang unggul dari induknya (klon-klon yang unggul). Jika seluruh lahan karet ditanam menggunakan klon unggul, tentu dapat menunjang produktivitas karet Indonesia dan akan mengirim Indonesia sebagai negara penghasil karet terbesar di dunia.

Penulis mengirim ke redaksi media ini pada Jumat, 22 November 2019.

Download

Comment

ARSIP Majalah dan Koran LENTERA

Majalah dan Koran LENTERA ini Terbit Sejak 2011 hingga 2014.

Terbaru

Dandim Aceh Jaya Silaturrahmi Dengan Masyarakat Krueng...

LENTERA ACEH – Komandan Kodim 0114/Aceh Jaya Letkol Czi Arief Hidayat didampingi oleh Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Dim 0114 Ny. Rhomita Arief Hidayat...

Ketua PGRI, Pemerintah Harus Selesaikan Semua Masalah...

LENTERA ACEH – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meminta pemerintah harus memikirkan nasib guru honorer jika ke depan dihapuskan sepenuhnya.  Terutama bagi nasib honorer yang tidak...

HIPMASIL : Aceh Singkil di Dasar Jurang...

LENTERA ACEH – Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Aceh Singkil (HIPMASIL) Banda Aceh dan Aceh Besar periode 2019-2020. Suarakan ACEH SINGKIL DI DASAR JURANG...

Meriahkan HUT Kecamatan Tabona yang ke 9...

Omdesa.id, TALIABU – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Tabona yang ke-9, kini pendaftaran sepak bola usia 14 tahun telah di buka...

PT Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen Bersama...

LENTERA ACEH – PT Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen bekerjasama dengan LAZISMU menggelar kegiatan pelatihan Ecoprint dan Clay tepung kokorudan dibimbing dan dilatih oleh...

Terpopuler

5 Teknik Mengajar Masa Kini Untuk Guru...

LENTERA ACEH – Menurut Gropper didalam Wiryawan dan Noorhadi (1998), teknik mengajar masa kini untuk guru SD (Sekolah Dasar) harus berbasis latihan. Beliau...

Suamiku dan Handuk

LENTERA ACEH – Bersama lama sebelum halal (pacaran red) tak lantas membuatku tahu detail tentang suami. Kalau makes, mikes, filkes udah khatam lah ya....

Sidang Kasus Pemurtadan Siswa, Hakim Diminta Jatuhi...

Lentera.co.id -- Pengadilan Negeri Ternate kembali melanjutkan sidang kasus dugaan pendangkalan aqidah yang dilakukan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) dan Gerakan Mencegah...

Muntasir, Cowok Ganteng Sang DPO Pengendali 41,6...

LENTERA ACEH – Wajah rupawan tak juga mencerminkan jika kelakuannya baik, seperti Muntasir (36) yang diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung atas keterlibatan...

Baru Pertama Kali, 13 Negara Dukung Palestina

Aceh.Lentera.co.id – Pertama kalinya sepanjang sejarah voting Dewan Perserikatan Bangsa Bangsa, 13 negara mengubah sikapnya terhadap Israel. Mereka menolak rancangan resolusi tahunan badan PBB...

WNI Ini Dituduh Incar Separuh Kekayaan Suaminya

LENTERA.CO.ID -- Wanita asal Surabaya Novy Chardon dituduh mengincar separuh harta kekayaan suaminya John William Chardon, termasuk perusahaan, investasi pertambangan, serta dana...

Tak Perlu ke Paris lagi, Kini Menara...

LENTERA ACEH – Menara Eiffel atau yang biasa disebut oleh orang Prancis dengan nama La Tour Eiffel merupakan salah satu bangunan yang paling terkenal...