Penerang Pembaca

Arsip 2015

Gempa 7 Desember Terlupakan, Pemerintah tak Buat Apa-Apa

Bagikan :

LENTERA ACEH – Tanggal 7 Desember 2019, merupakan Hari Tragedi Besar yang tidak akan terlupakan bagi masyarakat Pidie Jaya dan sekitarnya. Bahkan mata dunia, berkiblat ke Pidie Jaya, mengenang betapa dahsyatnya Bencana yang memporak-porandakan Bumi Japakeeh.
Mirisnya, Pemerintah setempat tidak menggelar acara apa-apa, seperti Zikir maupun Tauziah.

Saai itu, di tanggal 7 Desember 2016 dini hari, Allah menguji keimanan hamba NYA yang bermukim di Pidie Jaya, Pidie dan Bireuen, dengan sedikit menggetarkan bumi (gempa) berkekuatan hanya 6,5 SR saja.

Kerusakan akibat Gempa

Entah ujian atau Peringatan ( Wallahu a’lam), tapi yang jelas gempa yang menurut BMKG Aceh, berpusat di Laut Manohara, Pidie Jaya telah memporak-porandakan Pidie Jaya. Ribuan rumah warga, bangunan ibadah, pesantren, sekolah, kantor instansi pemerintah dan toko-toko ambruk rata dengan tanah. Bahkan ribuan nyawa manusia melayang tertimpa puing-puing bangunan, juga malhluk hidup lainnya.

Jika dikenang, air mata pilu akan berderai seiring membayangkan betapa pedihnyabsaat itu. Telinga kita seakan masih menggiang suara jeritan dan tangis orang tua dan anak-anak yang tertimbun puing-puing bangunan. Masih terbayang dimata kita saat alat berat (relawan) membongkar puing-puing reruntuhan mencari sisa-sisa mayat masih tertimbun. Allahu Akbar. Tapi apa mau dikata, Allah punya kekuasaan diatas segala-galanya dan Berkehendak sesuai Kehendak NYA, tidak ada satu ilmuanpun, atau ahli geografi manapun yang bisa mencegah Takdir NYA.

bukanlah tentang Kekuasaan Allah terhadap apa yang Allah inginkan, namun, Peristiwa Besar tersebut, yang terjadi di bulan Desember 2016, tepatnya tanggal 7 di hari Rabu, merupakan sejarah pahit bagi Pidie Jaya yang tidak mungkin terlupakan begitu saja.

Tapi sayangnya, Pemerintah Pidie Jaya, di hari bersejarah ini tidak menggelar apapun acara, seperti, Zikir Akbar atau Doa Bersama di Tanggal 7 Desember, sekedar mengenang peristiwa tangisan saudara kita yang jadi korban gempa.

Alangkah idealnya, bila tanggal 7 Desember, khususnya Pidie Jaya, bupati dan wakil bupati, para asisten, para SKPK, seluruh ASN dan PNS, MPU, Badan Dayah bersama masyarakat Pidie Jaya berkumpul di lapangan atau perkantoran bupati untuk sama-sama Tahlil, berzikir dan Tauziah, memohon kepada Allah agar mushibah gempa yang pernah terjadi, tidak terulang lagi di Pidie Jaya dan juga didaerah lain di persada dunia.

Entah alasan apa di tanggal tersebut tidak digelar sebagai hari yang bersejarah di Pidie Jaya, padahal hari-hari bersejarah lain selalu ada upacara semacam Hari Ulang Tahun, tapi untuk tanggal 7 Desember, seakan terlupakan begitu saja. Kita tidak bisa berkata-kata, dengan ungkapan lain, kita hanya bisa berujar, inilah Pidie Jaya.

Andaipun pihak pemerintah, dalam hal ini bupati dan wakil bupati mungkin lupa karena kesibukan agenda dan tugas yang padat, namun tidak adakah para bawahan beliau yang mencoba mengingatkan. Atau memang para pejabat telah melupakan semuanya, bahwa musibah gempa 7 Desember tidak perlu dikenang lagi. Sebab itu hanya bagian dari masa lalu. Ataukah memang tidak ada anggaran. Kita tidak tahu.

Kesimpulan.
Mushibah Gempa Pidie Jaya Desember Pemerintah Pidie Jaya tidak menggelar apa-apa, seakan terlupakan seiring dengan perkembangan Pidie Jaya yang kian maju. Tapi mirisnya, malah di Jakarta akan digelar Peringatan 7 Desember Gempa Pidie Jaya 2016, oleh para orang-orang yang masih mengingatnya, yaitu pada tanggal 14 Desember 2019.

Penulis : Miswar

Download

Comment

ARSIP Majalah dan Koran LENTERA

Majalah dan Koran LENTERA ini Terbit Sejak 2011 hingga 2014.

Terbaru

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Aceh, menggelar...

LENTERA ACEH- Informasi kegiatan sosial ini, disampaikan koordinator kegiatan Donor Darah dalam rangka HUT Gerindra ‪Ke 12‬, Rosmaini, Sabtu, 25 Januari 2020  Menurutnya, kegiatan ini...

Ketua SEMA UIN Ar-Raniry Terpilih Siap Tampung...

LENTERA ACEH – Pada tanggal 26 Januari 2020 merupakan saat yang bersejarah di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry karena telah sukses diadakannya pergantian Ketua...

Usung Tema Syariat Islam, SPMA Gelar BLC...

LENTERA ACEH – Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) Wilayah Bireuen sukses menggelar panggung diskusi Bireuen Lawyer Club (BLC) ke-V dengan mengusung tema “Syariat Islam...

Cegah Virus Conora di Halteng, Nuryadin: Pemda...

LENTERA MALUT – Upaya mencegah Penyebaran virus corona yang berasal dari kota Wuhan, Cina, yang saat ini menjadi pemberitaan hangat di dunia Internasional harus...

Terpilih Menjadi Presma UIN Ar-Raniry, Reza: Kita...

LENTERA ACEH – Pemilihan Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (Presma UIN Ar-Raniry) pada tanggal 25 Januari 2020 yang berlokasi di Gedung Museum UIN...

Terpopuler

5 Teknik Mengajar Masa Kini Untuk Guru...

LENTERA ACEH – Menurut Gropper didalam Wiryawan dan Noorhadi (1998), teknik mengajar masa kini untuk guru SD (Sekolah Dasar) harus berbasis latihan. Beliau...

Suamiku dan Handuk

LENTERA ACEH – Bersama lama sebelum halal (pacaran red) tak lantas membuatku tahu detail tentang suami. Kalau makes, mikes, filkes udah khatam lah ya....

Sidang Kasus Pemurtadan Siswa, Hakim Diminta Jatuhi...

Lentera.co.id -- Pengadilan Negeri Ternate kembali melanjutkan sidang kasus dugaan pendangkalan aqidah yang dilakukan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) dan Gerakan Mencegah...

Muntasir, Cowok Ganteng Sang DPO Pengendali 41,6...

LENTERA ACEH – Wajah rupawan tak juga mencerminkan jika kelakuannya baik, seperti Muntasir (36) yang diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung atas keterlibatan...

Baru Pertama Kali, 13 Negara Dukung Palestina

Aceh.Lentera.co.id – Pertama kalinya sepanjang sejarah voting Dewan Perserikatan Bangsa Bangsa, 13 negara mengubah sikapnya terhadap Israel. Mereka menolak rancangan resolusi tahunan badan PBB...

WNI Ini Dituduh Incar Separuh Kekayaan Suaminya

LENTERA.CO.ID -- Wanita asal Surabaya Novy Chardon dituduh mengincar separuh harta kekayaan suaminya John William Chardon, termasuk perusahaan, investasi pertambangan, serta dana...

Raih Suara Terbanyak, Hamdani S.Pd, M.Pd Terpilih...

LENTERA ACEH – Kepala SMAN 1 Bireuen, Hamdani S.Pd, M.Pd, terpilih sebagai ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se Kabupaten Bireuen. Pemilihan tersebut berlangsung...