Galat basis data WordPress: [Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system")]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wpkw_options`

Galat basis data WordPress: [Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system")]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wpkw_options`

Galat basis data WordPress: [Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system")]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wpkw_options`

Galat basis data WordPress: [Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system")]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wpkw_options`


Warning: mysqli_query(): (HY000/1): Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system") in /home/lentera8/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2024

Galat basis data WordPress: [Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system")]
SELECT t.*, tt.*, tr.object_id FROM wpkw_terms AS t INNER JOIN wpkw_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpkw_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format', 'coderevolution_post_source') AND tr.object_id IN (12952) ORDER BY t.name ASC

Gempa 7 Desember Terlupakan, Pemerintah tak Buat Apa-Apa | LENTERA.CO.ID
Warning: mysqli_query(): (HY000/1): Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system") in /home/lentera8/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2024

Galat basis data WordPress: [Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system")]
SELECT t.*, tt.* FROM wpkw_terms AS t INNER JOIN wpkw_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpkw_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category') AND tr.object_id IN (12954) ORDER BY t.name ASC


Warning: mysqli_query(): (HY000/1): Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system") in /home/lentera8/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2024

Galat basis data WordPress: [Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system")]
SELECT t.*, tt.* FROM wpkw_terms AS t INNER JOIN wpkw_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpkw_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category') AND tr.object_id IN (12950) ORDER BY t.name ASC

Galat basis data WordPress: [Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system")]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wpkw_postmeta`


Notice: Array to string conversion in /home/lentera8/public_html/wp-includes/shortcodes.php on line 343

Warning: mysqli_query(): (HY000/1): Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system") in /home/lentera8/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2024

Galat basis data WordPress: [Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system")]
SELECT t.*, tt.* FROM wpkw_terms AS t INNER JOIN wpkw_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpkw_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('post_tag') AND tr.object_id IN (12952) ORDER BY t.name ASC

Array

Gempa 7 Desember Terlupakan, Pemerintah tak Buat Apa-Apa

Must read

PC PMII Kota Lhokseumawe Kecam Tindakan Perempuan Gowes Berbusana Ketat Di Kota Banda Aceh

LENTERA ACEH – Sekelompok perempuan tidak menggunakan jilbab dan berbaju ketat membuat heboh Kota Banda Aceh hari Minggu kemarin. Berbagai foto dan video yang beredar...

Rumah-QU selenggarakan seminar parenting dengan tema “Belajar Mendidik dari Pohon Kurma”

LENTERA ACEH – Senin (06/07/20), Rumah-QU menyelenggarakan seminar parenting dengan tema “Belajar Mendidik dari Pohon Kurma” di Kebun Kurma Barbate. Kegiatan ini digandeng...

Polemik Tapal Batas, UIN dan Unsyiah Kembali Berseteru

LENTERA ACEH – Persoalan Batas UIN Ar Raniry dengan Unsyiah belum selesai di ranah hukum, Unsyiah kembali melakukan tindakan sepihak dengan menutup pintu masuk...

Malas Berkantor, Ketua DPRD Meylan Mus dan Bupati Aliong Mus Didemo

LENTERA MALUT – Front peduli desa (FPD) menggelar aksi protes terhadap kinerja pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pulau Taliabu di kota bobong dengan rute...

LENTERA ACEH – Tanggal 7 Desember 2019, merupakan Hari Tragedi Besar yang tidak akan terlupakan bagi masyarakat Pidie Jaya dan sekitarnya. Bahkan mata dunia, berkiblat ke Pidie Jaya, mengenang betapa dahsyatnya Bencana yang memporak-porandakan Bumi Japakeeh.
Mirisnya, Pemerintah setempat tidak menggelar acara apa-apa, seperti Zikir maupun Tauziah.

Saai itu, di tanggal 7 Desember 2016 dini hari, Allah menguji keimanan hamba NYA yang bermukim di Pidie Jaya, Pidie dan Bireuen, dengan sedikit menggetarkan bumi (gempa) berkekuatan hanya 6,5 SR saja.

Kerusakan akibat Gempa

Entah ujian atau Peringatan ( Wallahu a’lam), tapi yang jelas gempa yang menurut BMKG Aceh, berpusat di Laut Manohara, Pidie Jaya telah memporak-porandakan Pidie Jaya. Ribuan rumah warga, bangunan ibadah, pesantren, sekolah, kantor instansi pemerintah dan toko-toko ambruk rata dengan tanah. Bahkan ribuan nyawa manusia melayang tertimpa puing-puing bangunan, juga malhluk hidup lainnya.

Jika dikenang, air mata pilu akan berderai seiring membayangkan betapa pedihnyabsaat itu. Telinga kita seakan masih menggiang suara jeritan dan tangis orang tua dan anak-anak yang tertimbun puing-puing bangunan. Masih terbayang dimata kita saat alat berat (relawan) membongkar puing-puing reruntuhan mencari sisa-sisa mayat masih tertimbun. Allahu Akbar. Tapi apa mau dikata, Allah punya kekuasaan diatas segala-galanya dan Berkehendak sesuai Kehendak NYA, tidak ada satu ilmuanpun, atau ahli geografi manapun yang bisa mencegah Takdir NYA.

bukanlah tentang Kekuasaan Allah terhadap apa yang Allah inginkan, namun, Peristiwa Besar tersebut, yang terjadi di bulan Desember 2016, tepatnya tanggal 7 di hari Rabu, merupakan sejarah pahit bagi Pidie Jaya yang tidak mungkin terlupakan begitu saja.

Tapi sayangnya, Pemerintah Pidie Jaya, di hari bersejarah ini tidak menggelar apapun acara, seperti, Zikir Akbar atau Doa Bersama di Tanggal 7 Desember, sekedar mengenang peristiwa tangisan saudara kita yang jadi korban gempa.

Alangkah idealnya, bila tanggal 7 Desember, khususnya Pidie Jaya, bupati dan wakil bupati, para asisten, para SKPK, seluruh ASN dan PNS, MPU, Badan Dayah bersama masyarakat Pidie Jaya berkumpul di lapangan atau perkantoran bupati untuk sama-sama Tahlil, berzikir dan Tauziah, memohon kepada Allah agar mushibah gempa yang pernah terjadi, tidak terulang lagi di Pidie Jaya dan juga didaerah lain di persada dunia.

Entah alasan apa di tanggal tersebut tidak digelar sebagai hari yang bersejarah di Pidie Jaya, padahal hari-hari bersejarah lain selalu ada upacara semacam Hari Ulang Tahun, tapi untuk tanggal 7 Desember, seakan terlupakan begitu saja. Kita tidak bisa berkata-kata, dengan ungkapan lain, kita hanya bisa berujar, inilah Pidie Jaya.

Andaipun pihak pemerintah, dalam hal ini bupati dan wakil bupati mungkin lupa karena kesibukan agenda dan tugas yang padat, namun tidak adakah para bawahan beliau yang mencoba mengingatkan. Atau memang para pejabat telah melupakan semuanya, bahwa musibah gempa 7 Desember tidak perlu dikenang lagi. Sebab itu hanya bagian dari masa lalu. Ataukah memang tidak ada anggaran. Kita tidak tahu.

Kesimpulan.
Mushibah Gempa Pidie Jaya Desember Pemerintah Pidie Jaya tidak menggelar apa-apa, seakan terlupakan seiring dengan perkembangan Pidie Jaya yang kian maju. Tapi mirisnya, malah di Jakarta akan digelar Peringatan 7 Desember Gempa Pidie Jaya 2016, oleh para orang-orang yang masih mengingatnya, yaitu pada tanggal 14 Desember 2019.

Penulis : Miswar

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

PC PMII Kota Lhokseumawe Kecam Tindakan Perempuan Gowes Berbusana Ketat Di Kota Banda Aceh

LENTERA ACEH – Sekelompok perempuan tidak menggunakan jilbab dan berbaju ketat membuat heboh Kota Banda Aceh hari Minggu kemarin. Berbagai foto dan video yang beredar...

Rumah-QU selenggarakan seminar parenting dengan tema “Belajar Mendidik dari Pohon Kurma”

LENTERA ACEH – Senin (06/07/20), Rumah-QU menyelenggarakan seminar parenting dengan tema “Belajar Mendidik dari Pohon Kurma” di Kebun Kurma Barbate. Kegiatan ini digandeng...

Polemik Tapal Batas, UIN dan Unsyiah Kembali Berseteru

LENTERA ACEH – Persoalan Batas UIN Ar Raniry dengan Unsyiah belum selesai di ranah hukum, Unsyiah kembali melakukan tindakan sepihak dengan menutup pintu masuk...

Malas Berkantor, Ketua DPRD Meylan Mus dan Bupati Aliong Mus Didemo

LENTERA MALUT – Front peduli desa (FPD) menggelar aksi protes terhadap kinerja pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pulau Taliabu di kota bobong dengan rute...

Beredar Kabar Oknum Anggota DPRK Aceh Timur Diduga Keroyok Yunan Nasution

LENTERA ACEH — Salah seorang oknum Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur diduga mengeroyok Yunan Nasution, warga Desa Lhok Dalam, Keucamatan Peureulak.Pengeroyokan itu terjadi...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609