Penerang Pembaca

Arsip 2015

Cegah DBD, Komunitas Pijay Gleeh Bersama Warga Bersihkan Lingkungan

Bagikan :

LENTERA ACEH – Gotong Royong bersama Masyarakat Gampong Ulee Gle dan Keudeu Ulee Gle Kecamatan Bandar Dua diinisiasi oleh Komunitas Pijay Gleeh, bersihkan lingkungan. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu pagi 01 Desember 2019.

Kehadiran Komunitas Pijay Gleeh di Kecamatan Bandar Dua, untuk membangun kesadaran masyarakat Kecamatan Bandar Dua agar lebih peduli terjadap kebersihan lingkungan dan membudayakan kembali semangat gotong royong yang sudah mulai terkikis.

Pembersihan got atau saluran air

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk aksi dan sosialisasi untuk memberikan penyadaran kepada Masyarakat.

Kecamatan Bandar Dua termasuk salah satu Kecamatan yang rawan DBD. Untuk mencegah terjadinya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Komunitas Pijay Gleh melakukan aksi bersih solokan untuk memberantas sarang nyamuk Aides Egypti.

Aksi membersihkan lingkungan seperti rumput liar, membersihkan genangan air, saluran air atau got yang tersumbat, membersihkan sampah yang diduga sebagai tempat bersarangnya nyamuk penyebab DBD dan menguburkan sampah di Keude Ulee Gle.

Ketua komunitas Pijay Gleh Fazli Husin mengatakan, aksi bersih mencegah penyebaran nyamuk penyebab DBD dan tertinggi di Kecamatan Bandar Dua sesuai yang disampaikan Kabid P2P dan Promkes Dinkes-KB Pijay, Eddy Azwar SKM, M.Kes beberapa hari yang lalu.

“Untuk mengantisipasi terjadinya penyakit DBD di Pidie Jaya, upaya yang kami lakukan adalah bersama-sama bergotong royong membersihkan lingkungan membasmi jentik sebagai bentuk perlindungan nyamuk dari faktor penyakit DBD,” kata Fazli kepada media.

Untuk mencegah terjadinya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Kita komunitas Pijay gleeh melakukan aksi bersih lingkungan untuk memberantas sarang nyamuk Aides Egypti dan menjaga lingkungan.

Menurutnya, akibat serangan nyamuk Aides Egypti penyebab DBD, banyak warga yang terkena musibah tersebut.

Itu sebabnya, kata dia, pihaknya sangat peduli dan mengajak masyarakat Kabupaten Pidie Jaya pada umumnya dan Bandar Dua khususnya agar bisa memperhatikan lingkungannya.

“Kami meminta kepada masyarakat Kabupaten agar selalu memperhatikan lingkungannya, untuk mencegah penyakit DBD,” pintanya.

“Ya kalau lingkungannya bersih siapa lagi yang sehat dan bangga.”

Kegiatan yang kita lakukan dua minggu ini merupakan kegiatan rutinitas dalam aksi peduli lingkungan dan edukasi kepada masyarakat, dan jangan ada anggapan sebagai musiman, tambahnya.

Kadis Kesehatan dan KB Pidie Jaya, Munawar Ibrahim, SKp, M.P.H, melalui Kabid P2P dan Promkes. Eddy Azwar, menyebutkan, ada 68 kasus DBD dari Januari – November. “Dan kecamatan bandar dua ada 18 kasus dari total 68 kasus,” ujarnya.

Olehnya, ia mengajak masyarakat untuk menggalakkan kembali kegiatan gotong royong di masyarakat. Disebutkan, kehadiran komunitas Pijay Gleh begitu penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih apalagi saat ini pemerintah Aceh sedang menggalakkan program BEREH (Bersi, Rapi, Estetis dan Hijau) yang salah satu penekanannya apa upaya kebersihan lingkungan sekitar kita.

Ke depan, ia juga berharap kerjasama dari semua unsur baik OPD, Ormas, LSM dan dunia usaha serta masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yg bersih dan sehat,” tuturnya.

“Intinya kami sangat mendukung kegiatan ini, karena sumber penyakit 40% dikarenakan faktor lingkungan sisanya dipengaruhi oleh perilaku, pelayanan kesehatan dan faktor keturunan,” tutupnya.

Pantauan media di lokasi turut ikut partisipasi Masyarakat Gampong Ulee Gle, MRI, PMI, Dinas Lingkungan Hidup dan Muspika Kecamatan Bandar Dua.

Rep/Red:TS

Download

Comment

ARSIP Majalah dan Koran LENTERA

Majalah dan Koran LENTERA ini Terbit Sejak 2011 hingga 2014.

Terbaru

Sukseskan Swasembada Pangan, Babinsa Meureudu Bantu Petani...

LENTERA ACEH – Dalam menyukseskan ketahanan pangan di wilayahnya, Babinsa Koramil 19/Meureudu Kodim 0102/Pidie Serda Dedi Alamsyah bersama unsur terkait lainnya senantiasa melakukan pendampingan...

Rapat Paripurna DPRK Setujui Usulan Pengangkatan Bupati...

LENTERA ACEH – DPRK Bireuen menggelar rapat paripurna perihal usulan pengangkatan Bupati Bireuen dan usulan Pengesahan pemberhentian Wakil Bupati Bireuen masa jabatan tahun 2017-2022...

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah Warga Beuringen

LENTERA ACEH – Satu unit rumah panggung milik Halimah Puteh warga Gampong Beuringen Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya dilalap si jago merah yang...

PT. IWIP Dituntut Tanggung Jawab Atas Kecelakaan...

LENTERA MALUT – Menyikapi kecelakaan kerja seorang buruh tambang PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP), Sekolah Kritis Maluku Utara (SC-MU) melakukan demostrasi...

Gantikan Fitrah Aulia Nurdin, Fharis Alfaizar Terpilih...

LENTRA ACEH – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH ) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan musyawarah besar untuk...

Terpopuler

5 Teknik Mengajar Masa Kini Untuk Guru...

LENTERA ACEH – Menurut Gropper didalam Wiryawan dan Noorhadi (1998), teknik mengajar masa kini untuk guru SD (Sekolah Dasar) harus berbasis latihan. Beliau...

Suamiku dan Handuk

LENTERA ACEH – Bersama lama sebelum halal (pacaran red) tak lantas membuatku tahu detail tentang suami. Kalau makes, mikes, filkes udah khatam lah ya....

Sidang Kasus Pemurtadan Siswa, Hakim Diminta Jatuhi...

Lentera.co.id -- Pengadilan Negeri Ternate kembali melanjutkan sidang kasus dugaan pendangkalan aqidah yang dilakukan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) dan Gerakan Mencegah...

Kades ini Beberkan 12 Desa dan 1...

LENTERA SUMSEL – Seorang kepala desa di Kecamatan STL ULu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan mengaku diperintahkan untuk menyetor dana senilai 10 juta...

Muntasir, Cowok Ganteng Sang DPO Pengendali 41,6...

LENTERA ACEH – Wajah rupawan tak juga mencerminkan jika kelakuannya baik, seperti Muntasir (36) yang diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung atas keterlibatan...

Baru Pertama Kali, 13 Negara Dukung Palestina

Aceh.Lentera.co.id – Pertama kalinya sepanjang sejarah voting Dewan Perserikatan Bangsa Bangsa, 13 negara mengubah sikapnya terhadap Israel. Mereka menolak rancangan resolusi tahunan badan PBB...

Tak Perlu ke Paris lagi, Kini Menara...

LENTERA ACEH – Menara Eiffel atau yang biasa disebut oleh orang Prancis dengan nama La Tour Eiffel merupakan salah satu bangunan yang paling terkenal...