oleh

Hidup Sederhana Para Pemimpin Negara

MESKI identik dengan penyelewengan namun kursi kekuasaan ternyata juga menyimpan sejumlah cerita keteladanan. Hal ini setidaknya dibuktikan beberapa pemimpin di bawah ini yang hidup sederhana dan sangat jauh dari bermewah-mewahan

1. Wakil Presiden RI Mohammad Hatta

Proklamator sekaligus Wakil Presiden Mohammad Hatta banyak memberikan teladan soal kesederhanaan. Hatta misalnya pernah menyuruh asistennya mengembalikan dana taktis wakil presiden sebesar Rp25.000.

Padahal jika tidak dikembalikan pun tidak apa-apa. Selain itu di masa tuanya meski mantan pejabat, Hatta sempat kesulitan membayar tagihan listrik rumahnya. Sepanjang hidupnya Hatta juga menolak semua jabatan komisaris baik dari perusahaan nasional maupun perusahaan asing.

2. Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln

Sejarah mencatat Lincoln sebagai presiden Amerika Serikat (AS) paling sederhana. Bayaran menjadi presiden AS periode 1861-1865 dia gunakan membebaskan banyak budak, itu dijalaninya selama dua tahun sejak dia terpilih pada 1861.

Ke mana-mana Lincoln juga tidak bersedia dikawal. Bila sudah mengantuk, dia mudah tidur di mana saja. Termasuk menumpang tidur di rumah penduduk

3. Presiden Uruguay Jose Mujica

Siapa tak kenal dengan presiden termiskin di dunia ini? Jose Mujica selama ini dikenal sebagai “presiden paling miskin di dunia” karena hidupnya sangat sederhana. Saking sederhananya, dia dan istri memilih tinggal di gubuk ketimbang istana presiden.

Berdasarkan laporan kekayaan para pejabat negara di Uruguay yang memang harus diumumkan kepada publik secara rutin, Mujica tercatat hanya memiliki mobil VW Beetle tahun 1987 seharga USD1.800 atau sekitar Rp19 juta.

4. Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad

Hal pertama yang dilakukan Mahmoud Ahmadinejad ketika diangkat menjadi presiden adalah mengumumkan kekayaan dan propertinya yaitu sebuah sedan Peugeot 504 tahun 1977 dan rumah sederhana warisan ayahnya di sebuah daerah kumuh di Teheran. Ahmadinejad tidak sungkan untuk membawa bekal makanan dari sang istri tercinta ketika ngantor meski dirinya seorang presiden.

5. Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela

Menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan pada 1994, Nelson Mandela langsung mengambil langkah besar dengan memotong gajinya untuk anggaran sosial. Bahkan sepertiga dari gajinya digunakan membantu anak-anak yang kelaparan dan membutuhkan pendidikan di Afrika Selatan. Ketika Afrika Selatan dipusingkan dengan utang, Mandela mengambil tindakan dengan memotong gajinya sebagai presiden serta meminta para pejabat mengurangi pengeluaran.

6. Presiden Bolivia Evo Morales

Berstatus sebagai presiden pribumi pertama Bolivia, Evo Morales memiliki masa kecil sangat memprihatinkan. Presiden yang menjabat pada 2006 tersebut tumbuh di keluarga sangat miskin bahkan sampai dirinya harus menggembala domba setiap hari.Saat menjabat sebagai presiden Bolivia, Morales memotong gajinya. Ia juga meminta para pejabat negara melakukan langkah serupa demi menggaji penambahan guru dan dokter yang pada saat itu sangat kurang.


7. Presiden Venezuela Hugo Chavez

Tumbuh di lingkungan kelas pekerja sangat miskin membuat Chavez benar-benar menggunakan kekuasaannya memberdayakan kalangan bawah ketika menjadi Presiden Venezuela.Ada cerita menarik tentang kesederhanaan presiden satu ini. Ketika Venezuela dilanda banjir besar yang merendam sebagian wilayah Venezuela, Chavez langsung membuka pintu istana kepresidenan untuk dijadikan sebagai tempat penampungan rakyat yang kebanjiran.


8. Perdana Menteri Nepal Sushil Koirala

Sumber: Sindonews.com

Komentar