Galat basis data WordPress: [Can't create/write to file '/tmp/#sql_544_0.MAI' (Errcode: 30 "Read-only file system")]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wpkw_options`

LENTERA.CO.ID https://www.lentera.co.id Lentera Online Tue, 07 Jul 2020 14:02:00 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.4.2 https://www.lentera.co.id/wp-content/uploads/2018/12/cropped-512-32x32.png LENTERA.CO.ID https://www.lentera.co.id 32 32 PC PMII Kota Lhokseumawe Kecam Tindakan Perempuan Gowes Berbusana Ketat Di Kota Banda Aceh https://aceh.lentera.co.id/pc-pmii-kota-lhokseumawe-kecam-tindakan-perempuan-gowes-berbusana-ketat-di-kota-banda-aceh/ https://aceh.lentera.co.id/pc-pmii-kota-lhokseumawe-kecam-tindakan-perempuan-gowes-berbusana-ketat-di-kota-banda-aceh/#respond Tue, 07 Jul 2020 14:02:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/pc-pmii-kota-lhokseumawe-kecam-tindakan-perempuan-gowes-berbusana-ketat-di-kota-banda-aceh/ pc-pmii-kota-lhokseumawe-kecam-tindakan-perempuan-gowes-berbusana-ketat-di-kota-banda-aceh

LENTERA ACEH – Sekelompok perempuan tidak menggunakan jilbab dan berbaju ketat membuat heboh Kota Banda Aceh hari Minggu kemarin. Berbagai foto dan video yang beredar di sosial media memperlihatkan sekitar 10 orang wanita bergowes ria keliling kota Banda Aceh. Menggunakan busana ketat berwarna pink dan tidak menggunakan jilbab mengundang amarah warga kota Banda Aceh. Di […]]]>
pc-pmii-kota-lhokseumawe-kecam-tindakan-perempuan-gowes-berbusana-ketat-di-kota-banda-aceh

LENTERA ACEH – Sekelompok perempuan tidak menggunakan jilbab dan berbaju ketat membuat heboh Kota Banda Aceh hari Minggu kemarin.

Berbagai foto dan video yang beredar di sosial media memperlihatkan sekitar 10 orang wanita bergowes ria keliling kota Banda Aceh.

Menggunakan busana ketat berwarna pink dan tidak menggunakan jilbab mengundang amarah warga kota Banda Aceh. Di akun-akun sosmed, netizen juga ikut berkomentar dengan nada mengecam aksi tersebut.

Zarnuji (Wakil Ketua PMII PC Lhokseumawe) bereaksi keras dan mengecam tindakan tidak senonoh yang di pertontonkan di media sosial oleh oknum-oknum wanita yang merusak citra kota Banda Aceh sebagai kota gemilang dalam bingkai syariat Islam.

Kata Zarnuji aksi yang dilakukan wanita-wanita tersebut dalam berolahraga sepeda merupakan tindakan yang tidak bisa di contoh serta melanggar syariat Islam.

“Kota ini menerapkan syariat Islam, setiap tamu yang datang harus menghargai dan mentaati aturan yang ada di kota ini,” kata Zarnuji, Senin (6/7/2020).

Siapapun boleh berolahraga dan Gowes di kota Banda Aceh. Namun sangat diharapkan untuk menghargai dan wajib menaati kearifan lokal Banda Aceh yang ingin mewujudkan Banda Aceh Gemilang dalam bingkai Syariat Islam (Visi Walikota Banda Aceh Aminullah -Zainal periode 2017-2022).

“Kita harap Satpol PP dan WH segera Untuk mengamankan para wanita tersebut dan disegerakan panggil untuk melakukan lakukan pembinaan,” sebut Zarnuji.

Zarnuji menambahkan bahwa warga yang berada dikota Banda Aceh harus mematuhi visi dan misi bapak walikota dan wakil walikota Banda Aceh serta siapapun yang berada di wilayah Banda Aceh diminta menghargai nilai-nilai syariat yang berlaku.

“Meskipun tamu dari kalangan non muslim, mereka harus bisa menghargai norma-norma yang ada di Aceh,” tutupnya. (Moulidia)

Artikel PC PMII Kota Lhokseumawe Kecam Tindakan Perempuan Gowes Berbusana Ketat Di Kota Banda Aceh pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/pc-pmii-kota-lhokseumawe-kecam-tindakan-perempuan-gowes-berbusana-ketat-di-kota-banda-aceh/feed/ 0
Rumah-QU selenggarakan seminar parenting dengan tema “Belajar Mendidik dari Pohon Kurma” https://aceh.lentera.co.id/rumah-qu-selenggarakan-seminar-parenting-dengan-tema-belajar-mendidik-dari-pohon-kurma/ https://aceh.lentera.co.id/rumah-qu-selenggarakan-seminar-parenting-dengan-tema-belajar-mendidik-dari-pohon-kurma/#respond Tue, 07 Jul 2020 09:06:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/rumah-qu-selenggarakan-seminar-parenting-dengan-tema-belajar-mendidik-dari-pohon-kurma/ rumah-qu-selenggarakan-seminar-parenting-dengan-tema-“belajar-mendidik-dari-pohon-kurma”

LENTERA ACEH – Senin (06/07/20), Rumah-QU menyelenggarakan seminar parenting dengan tema “Belajar Mendidik dari Pohon Kurma” di Kebun Kurma Barbate. Kegiatan ini digandeng dengan seremonial penutupan karantina tahfizd 20 hari. Menurut direktur Rumah-QU, Nashihul Umam, kegiatan ini diadakan guna mengajak orang tua yang hari ini risau dengan kondisi bertebarnya gadget di lingkungan anak-anaknya, seminar ini […]]]>
rumah-qu-selenggarakan-seminar-parenting-dengan-tema-“belajar-mendidik-dari-pohon-kurma”

LENTERA ACEH – Senin (06/07/20), Rumah-QU menyelenggarakan seminar parenting dengan tema “Belajar Mendidik dari Pohon Kurma” di Kebun Kurma Barbate. Kegiatan ini digandeng dengan seremonial penutupan karantina tahfizd 20 hari.

Menurut direktur Rumah-QU, Nashihul Umam, kegiatan ini diadakan guna mengajak orang tua yang hari ini risau dengan kondisi bertebarnya gadget di lingkungan anak-anaknya, seminar ini di laksankan agar dapat mengambil pesan-pesan secara implisit yang Allah titipkan melalui pohon kurma dalam mendidik anak-anak yang tangguh, kuat dan menghidupkan serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar sebagaimana filosofi pohon kurma sendiri.

“Tanah yang tandus jika ditanami kurma, akan menghidupkan sekitarnya”, Tutur Pak Mahdi Muhammad selaku inisiator Kebun Kurma sekaligus narasumber dalam seminar tersebut.
“Dulu tanah di sekitar sini Ph nya 4, saat ini (setelah ditanam kurma) sudah 6,5”, lanjutnya.

Proses menanam kurma sampai berbuah sama dengan proses mendidik seorang anak yang kuat secara keimanan dan life skillnya sampai menjadi qurrata ‘ayun. “Dalam hadist Rasulullah saw mengumpamakan seorang muslim dengan pohon kurma”, tutur Ust Baidhawi Razi, Lc yang juga menjadi narasumber

Kemudian, Mahdi Muhammad yang juga mantan kepala Bank Indonesia cabang Aceh menambahkan , “Pupuk utama dalam menanam kurma adalah sabar dan tawakkal, Jangan buru-buru untuk menuai hasilnya”.

Nashihul Umam, selaku Host melanjutkan, “Dalam mendidik anak juga sama, sabar dan tawakkal. Jangan buru-buru anaknya segera hafal 30 juz. Sesuatu yang diproses secara instan itu terkesan tidak sehat. (Muhammad Reza)

Artikel Rumah-QU selenggarakan seminar parenting dengan tema “Belajar Mendidik dari Pohon Kurma” pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/rumah-qu-selenggarakan-seminar-parenting-dengan-tema-belajar-mendidik-dari-pohon-kurma/feed/ 0
Polemik Tapal Batas, UIN dan Unsyiah Kembali Berseteru https://aceh.lentera.co.id/polemik-tapal-batas-uin-dan-unsyiah-kembali-berseteru/ https://aceh.lentera.co.id/polemik-tapal-batas-uin-dan-unsyiah-kembali-berseteru/#respond Mon, 06 Jul 2020 12:48:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/polemik-tapal-batas-uin-dan-unsyiah-kembali-berseteru/ polemik-tapal-batas,-uin-dan-unsyiah-kembali-berseteru

LENTERA ACEH – Persoalan Batas UIN Ar Raniry dengan Unsyiah belum selesai di ranah hukum, Unsyiah kembali melakukan tindakan sepihak dengan menutup pintu masuk di depan Mushalla darussalam sektor utara, Senin (06/07/2020) Kronologinya terjadi tadi pagi, dimana para pekerja sudah mulai mengerjakan pondasi untuk pagar diatas jalan dan memasang tali tanda galian, info dari mandor […]]]>
polemik-tapal-batas,-uin-dan-unsyiah-kembali-berseteru

LENTERA ACEH – Persoalan Batas UIN Ar Raniry dengan Unsyiah belum selesai di ranah hukum, Unsyiah kembali melakukan tindakan sepihak dengan menutup pintu masuk di depan Mushalla darussalam sektor utara, Senin (06/07/2020)

Kronologinya terjadi tadi pagi, dimana para pekerja sudah mulai mengerjakan pondasi untuk pagar diatas jalan dan memasang tali tanda galian, info dari mandor bahwa pekerjaan ini sudah dijadwalkan dari 2 minggu lalu namun baru dikerjakan hari ini.

Kejadian ini lantas mendapatkan respon yang keras dari pihak UIN Ar-Raniry dimana beberapa mahasiswa dari UIN Ar-Raniry yang langsung mendatangi tempat pemagaran,dan sempat beberapa kendaraan roda 2 dan 4 harus memutar arah karena terhalang tali batas agar tidak melewati jalan tersebut, kini jalan simpang tiga tersebut sudah bisa dilalui kembali.

Sebagaimana kita ketahui jalan tersebut digunakan oleh semua pihak untuk mempercepat jarak tempuh, baik itu dari jalan lingkar kampus – Jalan Teuku Chiek Pante Kulu – Jalan Ar Raniry ataupun sebaliknya. Ini sudah seperti “Jalur Gaza jilid II” UIN.

Beberapa waktu lalu polemik batas UIN Ar-Raniry dan Unsyiah sempat menjadi pembahasan hangat dikalangan pemerhati darussalam, diantaranya Asrama Putri UIN Ar Raniry yang diklaim milik Unsyiah, Pemagaran jalan Inong Bale yang disebut-sebut dilakukan oleh oknum Unsyiah.

” kita berharap tentunya persoalan ini dapat segera selesai , agar proses pendidikan dan juga Tri harma perguruan tinggi betul-betul terwujud sehingga kampus-kampus di darussalam dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat aceh, apalagi jalan di samping mesjid sektor utara yang banyak dilalui mahasiswa dan masyarakat jadi tidak perlu ditutup kami rasa ” ujar Amirul Haq selaku Sekjen Dema UIN Ar-Raniry.

Semoga tidak adanya tindakan gegabah dari seluruh pihak yang dapat memicu konflik yang berkepanjangan dan memutuskan keharmonisan perguruan-perguruan tinggi di darussalam yang merupakan jantong hate rakyat Aceh, Semoga persoalan ini segera selesai dan memberi kesejukan bagi seluruh pihak. Demikian tutup Amirul. (M)

Artikel Polemik Tapal Batas, UIN dan Unsyiah Kembali Berseteru pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/polemik-tapal-batas-uin-dan-unsyiah-kembali-berseteru/feed/ 0
Malas Berkantor, Ketua DPRD Meylan Mus dan Bupati Aliong Mus Didemo https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/06/malas-berkantor-ketua-dprd-meylan-mus-dan-bupati-aliong-mus-didemo/ https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/06/malas-berkantor-ketua-dprd-meylan-mus-dan-bupati-aliong-mus-didemo/#respond Mon, 06 Jul 2020 11:59:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/malas-berkantor-ketua-dprd-meylan-mus-dan-bupati-aliong-mus-didemo/ malas-berkantor,-ketua-dprd-meylan-mus-dan-bupati-aliong-mus-didemo

LENTERA MALUT – Front peduli desa (FPD) menggelar aksi protes terhadap kinerja pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pulau Taliabu di kota bobong dengan rute aksi di beberapa titik, di antaranya bundaran tugu hemungsia sia dufu, kantor bupati dan kantor DPRD kabupaten Pulau Taliabu pada Senin, 6 Juli 2020 siang. Aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati, […]]]>
malas-berkantor,-ketua-dprd-meylan-mus-dan-bupati-aliong-mus-didemo

LENTERA MALUT – Front peduli desa (FPD) menggelar aksi protes terhadap kinerja pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pulau Taliabu di kota bobong dengan rute aksi di beberapa titik, di antaranya bundaran tugu hemungsia sia dufu, kantor bupati dan kantor DPRD kabupaten Pulau Taliabu pada Senin, 6 Juli 2020 siang.

Aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati, masa aksi yang di komandoi oleh Arki Awaludin ini mempertanyakan ketidakhadiran Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus yang hingga beberapa bulan terakhir masih di luar daerah, dan tak kunjung datang ke Taliabu.

“Aliong Mus yang tidak saya hormati, anda ini pemimpin di Taliabu, semestinya masalah-masalah yang terjadi saat ini anda hadir ke Taliabu,” ungkap Arki saat menyampaikan orasinya.

Tak hanya itu, gambar dari Bupati Pulau Taliabu ini pun langsung di bakar oleh masa aksi sebagai bentuk kekecewaan terhadap kepemimpinan Aliong Mus selama 4 tahun lebih.

“4 tahun lebih anda memimpin, aspirasi rakyat mulai dari pemecatan terhadap kades samunya yang belum juga diaktifkan, pemotongan DD sebesar 30% dan infrastruktur pembangunan yang tak bisa di selesaikan, dan saat ini sejak beberapa bulan yang lalu anda hanya asyik di luar daerah dan tak kunjung balik ke Taliabu sehingga foto anda sudah seharusnya kami bakar,” tukas Arki sembari membakar foto orang nomor satu di kabupaten Pulau Taliabu ini.

Usai menggelar aksi di kantor Bupati, masa aksi juga langsung menyambangi kantor DPRD pulau Taliabu, dalam rangka mendesak Ketua DPRD agar segera mensahkan Pansus Dana desa yang telah di usulkan oleh beberapa fraksi.

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Pansus Dana desa dalam minggu kemarin telah selesai di usulkan oleh dua Fraksi di DPRD dan tinggal di sahkan, namun di tunda akibat quorum saat paripurna pengesahan tidak terpenuhi, akibat ketidak hadiran beberapa anggota DPRD Pulau Taliabu. “Kami mendesak kepada pimpinan DPRD untuk secepatnya menggelar paripurna kembali untuk pengesan Pansus tersebut,” kata Dedi Siwanto Idu (orator lainnya.red) saat berorasi di di kantor DPRD.

Dedi juga menyampaikan rasa kesalnya terhadap perilaku pimpinan DPRD yang tidak pernah berkantor selama kurang lebih 3 bulan lamanya.

Tak hanya Bupati, Saudara Aliong Mus yaitu Hj. Meylan Mus yang kini menjabat sebagai ketua DPRD Pulau Taliabu juga berprilaku yang sama, diaman tidak pernah berkantor selama 3 bulan namun tetap saja menerima gaji.

“Bukankah ini adalah cerminan dari kebobrokan dan rasa tidak tahu malu, tidak berkantor tapi terima gaji,” kesal Dedi.

Pantauan media ini, walau masa aksi FPD mendesak agar anggota DPRD menemui mereka dan meminta Ketua DPRD di hadirkan, terlihat 3 anggota DPRD acuh karena sedang di rapid test oleh tim medis dan membiarkan masa aksi.

Berselang beberapa menit, masa aksi langsung dihubungi oleh aparat kepolisian terkait kesiapan ketua DPRD menemui mereka.

“Teman-teman masa aksi, kami telah berkomunikasi dengan ketua DPRD, dan beliau belum siap menemui kalian sekarang nanti besok saja baru beliau bertemu,” ujar salah satu aparat kepolisian ke masa aksi saat menyampaikan hasil komunikasinya dengan ketua DPRD.

Ketika tak ditemui oleh anggota DPRD, masa aksi pun langsung membubarkan diri dengan dengan desakan agar besok ketua DPRD bisa menemui mereka.

“Kami berharap dan mendesak agar besok ketua DPRD bisa menemui kami, karena demonstrasi ini akan berlanjut hingga besok.,” tegas Dedi sembari meninggalkan kantor DPRD.

Untuk di ketahui, tuntutan FPD ini selain mendesak DPRD segera melakukan sidang paripurna pembentukan pansus, hal lainnya juga adalah mendesak DPRD Pultab untuk mengeluarkan rekomendasi penolakan pencabutan terhadap RUU HIP dari prolegnas DPR RI sebagai simbol penolakan masyarakat Taliabu, dan mendesak ketua fraksi golkar untuk mengeluarkan rekomendasi persetujuan pembentukan pansus dana desa.

Rep: Mohri/Red: Jun

]]>
https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/06/malas-berkantor-ketua-dprd-meylan-mus-dan-bupati-aliong-mus-didemo/feed/ 0
Beredar Kabar Oknum Anggota DPRK Aceh Timur Diduga Keroyok Yunan Nasution https://aceh.lentera.co.id/beredar-kabar-oknum-anggota-dprk-aceh-timur-diduga-keroyok-yunan-nasution/ https://aceh.lentera.co.id/beredar-kabar-oknum-anggota-dprk-aceh-timur-diduga-keroyok-yunan-nasution/#respond Sun, 05 Jul 2020 17:17:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/beredar-kabar-oknum-anggota-dprk-aceh-timur-diduga-keroyok-yunan-nasution/ beredar-kabar-oknum-anggota-dprk-aceh-timur-diduga-keroyok-yunan-nasution

LENTERA ACEH — Salah seorang oknum Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur diduga mengeroyok Yunan Nasution, warga Desa Lhok Dalam, Keucamatan Peureulak. Pengeroyokan itu terjadi saat Yunan sedang mengantar bantuan untuk korban angin puting beliung ke Desa Alue Kumba, Kecamatan Rantau Seulamat, Kabupaten Aceh Timur pada Minggu (5/7/2020) sekira pukul 17.30 WIB. Oknum DPRK itu […]]]>
beredar-kabar-oknum-anggota-dprk-aceh-timur-diduga-keroyok-yunan-nasution

LENTERA ACEH — Salah seorang oknum Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur diduga mengeroyok Yunan Nasution, warga Desa Lhok Dalam, Keucamatan Peureulak.

Pengeroyokan itu terjadi saat Yunan sedang mengantar bantuan untuk korban angin puting beliung ke Desa Alue Kumba, Kecamatan Rantau Seulamat, Kabupaten Aceh Timur pada Minggu (5/7/2020) sekira pukul 17.30 WIB.

Oknum DPRK itu disebut-sebut bernama Muhammad alias Amat Leumbeng, salah satu anggota Dewan dari Fraksi Partai Aceh (PA). Saat itu, Leumbeng sedang berada di Posko penanggulangan angin puting beliung desa setempat. 

“Saat itu saya sedang mengantar bantuan untuk korban angin puting beliung, dengan mengendarai mobil Pick Up. Saya parkir didekat mobilnya, saat itu Amat Leumbeng sudah berada di posko,” kata Yunan saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (5/7) malam. 

Ketika Yunan sudah turun mobil, Amat Leumbeng bersama rekannya langsung mendekatinya. Kemudian Yunan mengambil air yang tertingggal di mobil, tiba-tiba oknum DPRK tersebut menyerangnya dari belakang, dan kepala bagian belakangnya terkena pukulan.

“Saat saya terkena pukulan, sontak saya melawan, namun kawannya mencekik saya dari belakang dan Leumbeng terus menyerang. Kebetulan ada pihak Bansa dan Babinkamtibmas di posko tersebut, mereka langsung melerainya.” Dikisahkan Yunan.

Beberapa saat kemudian, rekan-rekan Amat Leumbeng yang lain datang kelokasi dengan membawa massa. Sempat terjadi cekcok mulut dan bahkan sampai lepas-lepas baju, namun tidak terjadi baku hantam lagi. 

Sementara itu, Muhammad alias Amat Leumbeng saat sikonfirmasi wartawan membantah adanya terjadi pemukulan terhadap Yunan Nasution.

“Biasa itu, mana saya mukul, sama-sama anak muda,” katanya. 

Saat dimintai klarifikasi lebih lanjut, Amat Leumbeng mengatakan,” Biasa aja gak saya mukul. Siapa bilang saya yang mukul, tanya langsong sama orang yang bilang itu,” tulis Amat Leumbeng melalui pesan WhatSapp. 

Beberapa waktu lalu, Amat Leumbeng dengan Yunan Nasution sempat bersitegang di media massa dan media social, karena Yunan mengkritik Amat Leumbeng. (*).

Sumber : suaraindonesia.co.id

Artikel Beredar Kabar Oknum Anggota DPRK Aceh Timur Diduga Keroyok Yunan Nasution pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/beredar-kabar-oknum-anggota-dprk-aceh-timur-diduga-keroyok-yunan-nasution/feed/ 0
Warga Tolak Kedatangan Tim Gustu Provinsi di Pultab, ini penjelasan Jubir Rosita https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/03/warga-tolak-kedatangan-tim-gustu-provinsi-di-pultab-ini-penjelasan-jubir-rosita/ https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/03/warga-tolak-kedatangan-tim-gustu-provinsi-di-pultab-ini-penjelasan-jubir-rosita/#respond Fri, 03 Jul 2020 16:11:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/warga-tolak-kedatangan-tim-gustu-provinsi-di-pultab-ini-penjelasan-jubir-rosita/

LENTERA MALUT –Sambut Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Provinsi Maluku Utara, Ratusan Warga Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu melakukan aksi unjuk rasa di depan pelabuhan Kota Bobong pada Jumat, 03 Juli 2020. Aksi Unjuk Rasa yang digelar tersebut sebagai bentuk penolakan masyarakat terhadap kehadiran Tim Gugus tugas Provinsi Maluku Utara yang dikabarkan akan melakukan […]]]>

LENTERA MALUT –Sambut Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Provinsi Maluku Utara, Ratusan Warga Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu melakukan aksi unjuk rasa di depan pelabuhan Kota Bobong pada Jumat, 03 Juli 2020.

Aksi Unjuk Rasa yang digelar tersebut sebagai bentuk penolakan masyarakat terhadap kehadiran Tim Gugus tugas Provinsi Maluku Utara yang dikabarkan akan melakukan Rapid Tes kepada masyarakat Taliabu atas instruksi WHO, guna memastikan bahwa daerah Taliabu benar-benar dalam status Zona Hujau dari peta sebaran covid 19.

Kordinator aksi Acun Nurdin dalam orasinya menyatakan keraguan kepada Tim Gugus Provinsi Maluku Utara lantaran menilai kinerja Tim Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid 19 Pulau Taliabu telah bekerja keras dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari wabah, dengan terus bekerja keras dalam melakukan pengawasan.

“Perlu dikehui bahwa selama ini Tim Covid Pulau Taliabu sudah bekerja sesuai dengan arahan pemerintah pusat dan daerah, namun kami masih diberikan pernyataan yang tidak masuk akal. Jadi dengan kehadiran Tim Gustu provinsi yang mau melakukan itu, maka kami minta Tim provinsi untuk memperlihatkan Lisensi, Surat tugas dari WHO dan Kementerian Kesehatan. Karena kami  sangat menolak kehadiran Tim dari Provinsi untuk melakukan Rapid Test di Taliabu. Penolakan ini , karena kehadiran dari tim Provinsi sebagai bentuk ketidak percayaan terhadap kinerja tim Gustu Taliabu,” ungkapnya.

“Kami menerima kedatangan tim kesehatan Provinsi jika hanya dalam kunjungan biasa, tapi untuk melakukan Rapid tes maka tim yang datang terlebih dahulu harus melewati masa karantina selama 14 hari baru bisa merapid test,” teriak Orator yang disambung “betul..! ” oleh masa aksi.

Lebih dari itu, Acun mengatakan bahwa Taliabu adalah wilayah zona hijau sehingga pernyataan yang menyebut Taliabu menjadi perhatian WHO menimbulkan tanda tanya besar dari Publik, khususnya masyarakat Pulau Taliabu. Sebab selain Taliabu, ada 12 daerah di indonesia yang dikategorikan sebagai Green Zona dari peta penyebaran covid -19.

Acin mengungkapkan, pihaknya menilai ada sesuatu dibalik pernyataan yang menyebut Taliabu menjadi Perhatian WHO, karena, Selain Taliabu, masih 12 Daerah di indonesia yang masih berada di Zona Hijau, ini ada apa..?,” serunya

Dilain Pihak, Tim Medis yang berjumlah 4 orang dari Dinas kesehatan Provinsi membantah keras bila tujuan kehadiran mereka di Kabupaten Pulau Taliabu untuk melakukan rapid tes, apalagi ada anggapan bahwa tim Provinsi meragukan status yang disandang oleh Pulau Taliabu sebagai satu satunya daerah diprovinsi Maluku utara yang masih zona hijau.

Menurut Rosita, selaku Koordinator Tim Medis dari Provinsi juga Juru Bicara Tim Gustu Provinsi mengatakan bahwa kehadiran mereka di Pulau Taliabu, salah satunya dalam rangka perjalanan tugas yang harus dijalankan atas perintah meskipun ada ketertarikan terhadap metode penanganan Covid 19 oleh Tim Gustu Pultab yang katanya harus direkomendasikan kepada tim gustu di 9 Kabupaten Kota lainnya di Maluku Mtara yang telah masuk dalam sebaran covid 19 atau Zona Merah.

“Sebenarnya ini adalah kesalah pahaman, saya tidak pernah memberikan pernyataan  di media soal meragukan kinerja Tim Gustu Taliabu. Pernyataan saya bahwa Taliabu mendapat perhatian dari WHO karena Taliabu adalah satu satunya zona hijau di Maluku Utara. Untuk itu saya dari bidang pencegahan penularan penyakit akan kesana untuk memberi suport kepada Taliabu. Sebab WHO ini telah bekerja sama, jadi data provinsi masuk kepusat, dan pusat laporkan ke WHO, dan WHO akan memberikan surat rekomendasi kepada provinsi mana yang masih punya zona hijau, nah salah satu diantaranya adalah Taliabu, sehingga WHO akan memberikan bantuan kepada zona merah agar menjadi hijau,  dan juga ke wilayah zona hijau untuk menjaga jangan sampai ke Zona merah jadi seperti itu,” terangnya.

Jelas Rosita, saat haring bersama 3 orang Perwakilan dari Masyarakat, yang dimediasi oleh Kepala Dinas Kesehatan Pulau Taliabu Kuraisiah Marsaoli, Pelaksana Gustu Pultab Sutomo Teapon, Serta Asisten Pemerintahan Ahmad Salawane.

Rep: Mohri/Red: Jun

]]>
https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/03/warga-tolak-kedatangan-tim-gustu-provinsi-di-pultab-ini-penjelasan-jubir-rosita/feed/ 0
Soal Kasus Lahan, Panja DPRD Serahkan 15 Poin Rekomendasi kepada Pemkab Halteng https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/03/soal-kasus-lahan-panja-dprd-serahkan-15-poin-rekomendasi-kepada-pemkab-halteng/ https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/03/soal-kasus-lahan-panja-dprd-serahkan-15-poin-rekomendasi-kepada-pemkab-halteng/#respond Fri, 03 Jul 2020 15:25:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/soal-kasus-lahan-panja-dprd-serahkan-15-poin-rekomendasi-kepada-pemkab-halteng/

LENTERA MALUT — Upaya menindaklanjuti masalah sengketa lahan di Kabupaten Halmahera Tengah, Panitia Kerja (Panja) DPRD menyampaikan laporan hasil kerja Panja dari hasil paripurna yang digelar pada Rabu, 1 Juli 2020 sebagai keputusan politik DPRD untuk disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil. Demikian itu disampaikan anggota DPRD Halteng, Nuryadin Ahmad kepada redaksi […]]]>

LENTERA MALUT — Upaya menindaklanjuti masalah sengketa lahan di Kabupaten Halmahera Tengah, Panitia Kerja (Panja) DPRD menyampaikan laporan hasil kerja Panja dari hasil paripurna yang digelar pada Rabu, 1 Juli 2020 sebagai keputusan politik DPRD untuk disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil. Demikian itu disampaikan anggota DPRD Halteng, Nuryadin Ahmad kepada redaksi media ini, Jumat, 3 Juli 2020.

Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, dalam rapat paripurna tersebut, Panja DPRD Halteng telah mengeluarkan 15 poin rekomendasi kepada pemerintah daerah. “Inti rekomendasi itu untuk kepentingan masyarat dan daerah,” katanya.

Rapat Panja DPRD bersama Pemda Halteng di ruang rapat Bupati

Berikut 15 poin rekomendasi Panja DPRD yang diserahkan Nuryadin kepada Bupati Halteng, Edi Langkara di ruang rapat Bupati pada Jumat, 3 Juli 2020 sebagai berikut:

  • DPRD merekomendasikan kepada pemerintah daerah kabupaten Halmahera tengah untuk memberikan penjelasan terkait point 6 Surat keputusan Bupati Nomor 30/KEP/2009, yaitu menjelaskan Kewajiban PT. WBN untuk membayar kompensasi berupa kontribusi setiap tahun kepada pemerintah daerah atas penggunaan /pemanfaatan tanah dalam bentuk Hak Guna serah dalam rangka kepentigan pembangunan bandara lelilef Weda.
  • DPRD merekomendasikan kepada Pemerintah daerah untuk segera melakukan verifikasi dan mempertanyakan kepada pemerintah kecamatan weda Tengah dan Pemerintah Desa Ielilef Sawai dan Desa lelilef waibulan terhadap pembayaran atas kompensasi Iahan Desa lokasi Kar-Kar seluas 46 ha yang berada di bidang tanah Nuspera senilai RP. 3.686.952.000.- dan peruntukan peggunaan dana tersebut untuk pembangunan desa.
  • Pemerintah Daerah harus melakukan kajian/penelusuran secara admintrasi dan hukum untuk Memastikan koordinat lahan Nuspera yang dibuktikan dengan kepemilikan peta Lahan Nuspera I dan II milik pemerintah daerah.
  • DPRD merekomedasikan kepada Pemerintah daerah untuk melakukan Penelusuran terhadap status Sisa lahan Nuspera I dan II milki Pemerintah daerah seluas 101 Hektar secara hukum positif dan peraturan perundangunadangan yang berlaku.
  • Bahwa berdasarkan kunjungan kerja Panja DPRD pada lokasi Blok Nuspera yang secara faktual telah dikuasai dan berubah pemanfaatan Oleh PT Weda Bay Nickel dan PT IWIP, maka DPRD merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk menugaskan Badan Pertanahan Nasional kabupaten Halmahera Tengah agar segera menertibkan dan atau memblokir sementara seluruh sertifikat HGB, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
  • Berdasarkan hasil verifikasi pada dokumen (peta pembebasan lahan tahap I Oleh PT WBN ) ditemukan satu bidang tanah atas nama Pemda seluas ± 1 Ha, yang secara faktual telah dimanfaatkan oleh PT Sinar Terang Mandiri, Maka DPRD merekomnedasikan kepada Pemerintah daerah untuk mengambil alih lahan pemda tersebut dan mempertanyakan legalitas administrasi pemanfaatan lahan tersebut.
  • Untuk memberikan kepastian hukum bagi pemegang Hak atas suatu bidang tanah khususnya warga masyarakat penggarap lahan usaha II Transmigrasi Kobe, DPRD merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk dibuatkan payung hukum berupa surat keputusan Bupati Halmahera tengah yang kemudian melegitimasi warga lokal sehingga dapat melakukan proses /balik nama atas sertifikat tersebut. Dan merokemdasikan kepada BPN kabupaten Halmahera Tengah agar segera menertibkan sertifikat tanah dan memproses balik nama serifikat sesuai ketententuan perundang-undangan yang berlaku.
  • Bahwa dalam upaya percepatan penyelesaian lahan Usaha II milk warga transmigrasi kobe, DPRD meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera memfasilitasi pertemuan dengan PT IWIP guna penyelesaian sengketa tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama.
  • Mendesak kepada PT Weda bay Nickel, dan PT. IWIP untuk segera menyelesikan ganti kerugian dalam bentuk tali asih atas lahan garapan masyarakat yang berada dalam kawasan kaorahe, ake jira, dan sakaulen, Yang masuk dalam areal izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH), dan kemudian hasil pembebasan Iahan tersebut dilaporkan kepada pemerintah daerah dan DPRD kabupaten Halmahera Tengah.
  • Terhadap penyelesaian ganti kerugian (tali asih) atas lahan garapan masyarakat yang berada dalam kawasan kaorahe, ake jira, dan sakaulen, DPRD meminta kepada Pemerintah daerah untuk melakukan koordinasi dengan para pihak guna penyelesaian tersebut.
  • DPRD merekomendasikan kepada pemerintah daerah melalui OPD terkait Badan pengelolaan dan aset daerah dan Bagian Pemerintahan untuk mendaftarkan dan atau mensertifikatkan aset milik Pemerintah daerah berdasarkan Surat Menteri keuangan Nomor S.593/MK.011/1985 tanggal 29 Maret 1985 yaitu terdiri dari Bidang tanah Blok Nuspera I dan Nuspera II, Blok Bidang Tanah Tilope I dan Tilope II serta Bidang tanah Samdi, termasuk seluruh aset tanah milik pemerintah daerah yang tersebar dalam wilayah kabupaten Halmahera Tengah, sesuai kententuan perundang-undangan yang berlaku.
  • Kepada saudara Bupati untuk segera melakukan koordinasi dengan PT Perkebunan Nusantara XIV (PTPN) di makassar untuk meminta peta tanah eks PNP yang berada di kabupaten Halmahera Tengah yang terdiri dari Blok Tilope I, dan Tilope II, blok Nuspera I dan Nuspera II dan Blok samdi
  • Meminta kepada Pemerintah daerah segera melakukan pembayaran ganti kerugian tanah dan tanaman dan atau objek hak pihak Iain yang digunakan untuk pembangunan ruas jalan Patani- Gemia dan Ruas Jalan Tepelo — Sakam serta Ruas Jalan Blifitu- Baka jaya, termasuk lokasi pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah pusat, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
  • Meminta kepada Pemerintah daerah untuk segera melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional guna menyelesaikan permasalahan tanah dengan batas waktu penyelesaian paling Iambat Tahun 2021 dan meminta kepada saudara Bupati segera menetapkan standar nilai jual objek pajak (NJOP) dan zona nilai Tanah dalam wilayah kabupaten Halmahera Tengah.
  • DPRD sebagai institusi politik harus segera mengambil keputusan melalui mekanisme rapat paripurna yang menyatakan bahwa panitia Kerja penyeleasaian sengketa tanah harus ditingkatkan statusnya menjadi Panitia Khusus sehingga tugas dan kewenagannya dapat melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap sengketa tanah yang terjadi dalam wilayah hukum pemerintah kabupaten Halmahera Tengah. []

]]>
https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/03/soal-kasus-lahan-panja-dprd-serahkan-15-poin-rekomendasi-kepada-pemkab-halteng/feed/ 0
Pembentukan Pansus Dana Desa Molor, FP Nilai ini Ulah Pimpinan DPRD Pultab https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/03/pembentukan-pansus-dana-desa-molor-fp-nilai-ini-ulah-pimpinan-dprd-pultab/ https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/03/pembentukan-pansus-dana-desa-molor-fp-nilai-ini-ulah-pimpinan-dprd-pultab/#respond Fri, 03 Jul 2020 14:59:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/pembentukan-pansus-dana-desa-molor-fp-nilai-ini-ulah-pimpinan-dprd-pultab/

LENTERA MALUT – Fraksi Pembaharuan menilai molornya agenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pul-Tab) tentang pembentukan Panitia Khusus (PANSUS) pengelolaan Anggaran Dana Desa adalah pimpinan DPRD. Hal ini disampaikan Juru bicara (JUBIR) Fraksi Pembaharuan, Amrin Yusril Angkasa, pada Lentera Malut, Jum’at 3 Juli 2020. “Molornya  usulan Pembentukan  pansus DPRD dalam Pengelolaan Anggaran Dana […]]]>

LENTERA MALUT – Fraksi Pembaharuan menilai molornya agenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Taliabu (Pul-Tab) tentang pembentukan Panitia Khusus (PANSUS) pengelolaan Anggaran Dana Desa adalah pimpinan DPRD.

Hal ini disampaikan Juru bicara (JUBIR) Fraksi Pembaharuan, Amrin Yusril Angkasa, pada Lentera Malut, Jum’at 3 Juli 2020.

“Molornya  usulan Pembentukan  pansus DPRD dalam Pengelolaan Anggaran Dana Desa sejak bulan Juni sampai bulan Juli 2020, ini lantaran pimpinan DPRD yang tidak berpihak kepada masyarakat,” ujarnya

Sebelumnya 2 fraksi telah mengeluarkan rekomendasi usulan pembentukan pansus, yakni Fraksi Pembaharuan dan fraksi Demokrat, minus fraksi Partai Golkar yang tidak mengusulkan pembentukan pansus itu.

“Hingga sampai tinggal pelaksanaan rapat paripurna pada jumat 3 juli pukul 15.00 WIT, sesuai undangan yang beredar, akhirnya ditunda oleh pimpinan wakil ketua II yang hendak memimpin rapat paripurna Muhamad Jainal Azhar, menyampaikan jumlah anggota yang hadir belum memenuhi ketentuan quorum,” ungkapnya.

Meski begitu, Amrin menilai hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak melanjutkan paripurna pembentukan Pansus. Sebab kata dia, ada anggota DPRD yang sementara berada diluar daerah, baik dari fraksi Pembaharuan maupun fraksi Demokrat. Beberapa diantaranya karena urusan partai yang terbilang penting, lainnya juga berada diluar daerah untuk kepentingan pengobatan. Sedangkan sisanya sementara waktu berada di Bobong dan hingga pada jumat pagi masih berkantor. “Tapi pada jumat sore, ketika undangan sudah disampaikan untuk pelaksanaan paripurna pengambilan keputusan persetujuan dalam pembentukan Pansus malah tidak hadir,” terangnya.

Olehnya, lanjut Amrin menyebut ketidakhadiran mereka tidak lain merupakan langkah untuk menggagalkan pembentukan Pansus Keuangan Desa yang sudah diagendakan. Tentu sikap tersebut dinilai sungguh mengecewakan, terutama pimpinan.

“Sebagai anggota DPRD saya merasa sangat kecewa dengan sikap teman-teman yang sengaja tidak hadir dan juga pimpinan yang sepertinya tidak akomodatif,” ujarnya dengan nada sesal.

Amrin menjelaskan, ia bersama rekan lainnya kini mencari solusi untuk mengatasi persoalan quorum, karena bagaimanapun titik berat rapat tersebut adalah quorum.

Dia bilang, soal kehadiran dan keputusan yang akan dipilih oleh masing-masing anggota DPRD sangatlah penting dan walau ditengah-tengah pandemi seperti saat ini bisa memanfaatkan teknologi. “Bisa memanfaatkan perangkat teknologi semisal zoom untuk memastikan kehadiran dan keputusan teman-teman DPRD secara virtual atas persetujuan yang akan diambil,” jelasnya.

“Desakan masyarakat sudah sangat kuat, karena persoalan keuangan desa bukan lagi agenda yang bisa ditunda-tunda. Ini sudah sangat urgen dan masyarakat menanti itu serta berharap kinerja DPRD periodesasi ini bisa lebih baik,” tambahnya. Amrin juga sesalkan sikap ketua DPRD Hj Meylan Mus yang sejak 3 bulan terahir tidak pernah berkantor. Yang bersangkutan selalu menandatangani surat-surat DPRD dari rumahnya. Ini sangat mengganggu kinerja kelembagaan DPRD,” tutupnya.

Rep: Mohri/Red: Jun

]]>
https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/03/pembentukan-pansus-dana-desa-molor-fp-nilai-ini-ulah-pimpinan-dprd-pultab/feed/ 0
Presiden Kim Jong Un Klaim Korut tak ada COVID-19 http://www.news.lentera.co.id/presiden-kim-jong-un-klaim-korut-tak-ada-covid-19/ http://www.news.lentera.co.id/presiden-kim-jong-un-klaim-korut-tak-ada-covid-19/#respond Fri, 03 Jul 2020 07:30:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/presiden-kim-jong-un-klaim-korut-tak-ada-covid-19/ presiden-kim-jong-un-klaim-korut-tak-ada-covid-19

LENTERA NEWS -- Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mendesak para pejabatnya agar waspada terhadap virus corona. Ia memperingatkan bahwa rasa puas diri berisiko, "krisis yang tak terbayangkan dan tidak dapat diperbaiki," kata media pemerintah, pada Jumat 3 Juli 2020. Terlepas dari peringatan itu, dilansir dari Foxnews.com, Kim menegaskan kembali klaim Korea Utara (Korut) untuk […]]]>
presiden-kim-jong-un-klaim-korut-tak-ada-covid-19

LENTERA NEWS -- Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mendesak para pejabatnya agar waspada terhadap virus corona. Ia memperingatkan bahwa rasa puas diri berisiko, "krisis yang tak terbayangkan dan tidak dapat diperbaiki," kata media pemerintah, pada Jumat 3 Juli 2020.
Terlepas dari peringatan itu, dilansir dari Foxnews.com, Kim menegaskan kembali klaim Korea Utara (Korut) untuk tidak ada satu pun kasus COVID-19. Ia mengatakan hal itu saat pertemuan partai yang berkuasa pada Kamis, 2 Juli 2020, bahwa negara itu benar-benar mencegah masuknya virus ganas meskipun krisis kesehatan di seluruh dunia
Meski begitu, banyak pihak juga meragukan Korut lolos dari pandemi sepenuhnya, mengingat infrastruktur kesehatan yang buruk dan hubungan perdagangan dan perjalanan yang erat ke Cina, tempat COVID-19 muncul akhir tahun lalu.
Menggambarkan upaya anti-virusnya sebagai "masalah keberadaan nasional," Korut awal tahun ini menutup hampir semua lalu lintas lintas-batas, melarang turis dan memobilisasi petugas kesehatan untuk mengkarantina siapa pun dengan gejala yang mirip dengan penyakit tersebut.
Para ahli mengatakan bahwa penguncian yang diberlakukan sendiri oleh negara itu melukai ekonomi yang telah terpukul oleh sanksi ketat yang dipimpin AS atas program senjata dan misil nuklirnya.
Kantor Berita Pusat Korea mengatakan Kim selama pertemuan politbiro Partai Buruh, menekankan perlunya menjaga kewaspadaan maksimal tanpa sedikit rasa puas diri atau relaksasi ketika virus terus menyebar di negara-negara tetangga.
Badan itu mengatakan, Kim dengan tajam mengkritik ketidakpedulian di antara para pejabat dan pelanggaran aturan anti-virus darurat dan memperingatkan bahwa bantuan tergesa-gesa dari langkah-langkah anti-epidemi akan menghasilkan krisis yang tak terbayangkan dan tidak dapat diperbaiki.

Surat kabar resmi Korea Utara, Rodong Sinmun menerbitkan beberapa foto Kim pada pertemuan tersebut, yang merupakan gambar media pemerintah pertama tentang dia dalam beberapa minggu. Baik Kim maupun pejabat partai yang berkuasa yang berpartisipasi tidak mengenakan topeng. []

]]>
http://www.news.lentera.co.id/presiden-kim-jong-un-klaim-korut-tak-ada-covid-19/feed/ 0
PPATK Bakal Ungkap Modus Pencucian Uang “Kelas Paus” http://www.news.lentera.co.id/ppatk-bakal-ungkap-modus-pencucian-uang-kelas-paus/ http://www.news.lentera.co.id/ppatk-bakal-ungkap-modus-pencucian-uang-kelas-paus/#respond Fri, 03 Jul 2020 07:09:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/ppatk-bakal-ungkap-modus-pencucian-uang-kelas-paus/ ppatk-bakal-ungkap-modus-pencucian-uang-“kelas-paus”

LENTERA NEWS — Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) fokus dalam penanganan pencucian uang berlabel “kelas paus”. Para pelaku selalu berusaha menyembunyikan uang hasil kejahatannya dengan berbagai modus dan ber-layer-layer agar tidak terdeteksi aparat penegak hukum. Dikutip dari Sindonews.com, PPATK akan menelusuri dugaan pencucian uang dari setiap kejahatan. Ketua PPATK Dian Ediana Rae menerangkan jajarannya […]]]>
ppatk-bakal-ungkap-modus-pencucian-uang-“kelas-paus”

LENTERA NEWSPusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) fokus dalam penanganan pencucian uang berlabel “kelas paus”. Para pelaku selalu berusaha menyembunyikan uang hasil kejahatannya dengan berbagai modus dan ber-layer-layer agar tidak terdeteksi aparat penegak hukum.

Dikutip dari Sindonews.com, PPATK akan menelusuri dugaan pencucian uang dari setiap kejahatan. Ketua PPATK Dian Ediana Rae menerangkan jajarannya akan melacak asal usul uang dari para pelaku kejahatan. Hal tersebut untuk memastikan apakah uang berasal dari hasil kejahatan, seperti korupsi, narkoba, dan lain-lain.

“Orang yang memiliki uang besar dari hasil kejahatan menaruh uangnya sedekian rupa bahkan asal usulnya disamarkan. Bagaimana menyembungikan asal-usulnya? Mula-mula ditaruh di (sebuah) bank dan ditransfer ke bank lain. Akibatnya semakin jauh berputar, semakin tidak jelas,” ujarnya dalam acara Jumpa Pekanan dengan tema “Kerja PPATK di Masa Pandemi, Jumat, 3 Juli 2020.

PPATK akan mengejar dan berusaha menemukan uang-uang jumbo hasil tindak pidana kejahatan itu baik di dalam maupun luar negeri. Pengejaran itu penting karena proses hukum terhadap pelaku korupsi, bandar narkoba, ilegal logging, dan sebagainya, tidak akan efektif tanpa diikuti pidana pencucian uangnya.

Dia mengumpamakan ada pelaku kejahatan yang merugikan keuangan negara sebesar Rp10 miliar. Namun, yang mampu disita hanya Rp2 miliar. Selama aparat penegak hukum tidak bisa menemukan sisanya yang sebesar Rp8 miliar, pelaku hanya menjalani hukuman fisik.

“Berapa miliar yang bisa dinikmati. Kalau begitu mana bisa orang kapok. Prioritas saya sebagai Kepala PPATK memastikan kerja sama dengan aparat untuk tindak pidana perekonomian harus diikuti pidana pencucian uang. Jangan sampai dipisah atau tidak ditindaklanjuti,” tuturnya.

Tanpa penelusuran dan merampas uang hasil kejahatan, orang akan berspekulasi untuk korupsi. Dian menjelaskan hasil analisis yang dikeluarkan lembaganya pasti nilai uangnya selalu signifikan.

“Maaf, kita tidak menangani yang kecil. PPATK pasti menangani yang besar. Korupsi ada kelas teri dan paus, narkoba ada kelas pedagang dan sindikat, kami ke koruptor besar dan sindikat atau bandar,” pungkasnya. []

]]>
http://www.news.lentera.co.id/ppatk-bakal-ungkap-modus-pencucian-uang-kelas-paus/feed/ 0
Cinta dan Patah Hati Bikin Remaja Ini Lompat ke Jurang Sedalam 20 Meter http://www.news.lentera.co.id/cinta-dan-patah-hati-bikin-remaja-ini-lompat-ke-jurang-sedalam-20-meter/ http://www.news.lentera.co.id/cinta-dan-patah-hati-bikin-remaja-ini-lompat-ke-jurang-sedalam-20-meter/#respond Fri, 03 Jul 2020 06:59:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/cinta-dan-patah-hati-bikin-remaja-ini-lompat-ke-jurang-sedalam-20-meter/

LENTERA NEWS — Cinta itu buta. Gara-gara sedang ada masalah dengan pujaan hatinya, seorang remaja berinisal H,15, nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan melompat ke jurang sedalam 20 meter di Watu Amben,Piyungan,Bantul. Dikutip dari Sindonews.com, peristiwa yang terjadi pada Kamis 2 Juli 2020 malam pukul 18.15 WIB sontak membuat geger pengunjung di kawasan itu. Beruntung nyawa […]]]>

LENTERA NEWS — Cinta itu buta. Gara-gara sedang ada masalah dengan pujaan hatinya, seorang remaja berinisal H,15, nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan melompat ke jurang sedalam 20 meter di Watu Amben,Piyungan,Bantul.

Dikutip dari Sindonews.com, peristiwa yang terjadi pada Kamis 2 Juli 2020 malam pukul 18.15 WIB sontak membuat geger pengunjung di kawasan itu. Beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan. Remaja yang sedang patah hati ini mengalami luka yang cukup parah. Lengan kiri dan kaki kanannya patah.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, kejadian berawal saat remaja itu baru saja menjual motornya di kawasan Piyungan, Bantul. Korban sempat bertemu dengan mantan kekasihnya DWS dan memberikan sebagian uang hasil penjualan motor sebesar Rp900 ribu untuk membayar utang. Korban dan mantan kekasihnya ini dikabarkan sedang ada masalah asmara.

Usai bertemu kekasihnya ini korban bersama empat temannya kemudian nongkrong di salah satu warung di kawasan Watu Amben, Dusun Pandean, Sitimulyo, Piyungan, Bantul. Di tempat ini mereka sempat memesan makanan dan minuman.

Sekitar pukul 18.15 WIB remaja yang tengah galau hatinya itu pamit kepada temannya ke kamar mandi. Saat ke kamar mandi dia ditemani oleh seorang temannya. Namun tiba-tiba saja remaja itu berteriak sambil berusaha melompat ke jurang.

Temannya kaget, spontan dia berusaha mencegah. Usahanya hampir berehasil, dia sempat menarik tangan H, namun terlepas. Korban langsung jatuh ke dalam jurang setinggi 20 meter. Temannya kemudian berteriak minta tolong. Kawasan Watu Amben geger. Pengunjung dan pemilik warung di sekitar kejadian langsung berkerumun di tepi jurang.

Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke aparat terkait. Tak berapa lama tim SAR gabungan datang ke lokasi dan langsung melakukan evakuasi. Sekitar pukul 21.00 WIB, remaja itu berhasil diangkat ke atas dan langsung dibawa ke RSUD Prambanan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. “Akibat kejadian tersebut tangan kiri dan kaki kanannya patah,” kata anggota SAR DIY Distrik Bantul, Bondan Supriyanto.

Di kawasan Watu Amben ini memang berdiri belasan warung di pinggir tebing curam. Mereka membuat bangunan permanen di tepi tebing. Setiap malam kawasan ini selalu dipenuhi anak muda kadang hingga dini hari.[]

]]>
http://www.news.lentera.co.id/cinta-dan-patah-hati-bikin-remaja-ini-lompat-ke-jurang-sedalam-20-meter/feed/ 0
Dampak Jokowi Marah, Anggaran Kesehatan Bisa Cair Walau Dokumen Belum Lengkap http://www.news.lentera.co.id/dampak-jokowi-marah-anggaran-kesehatan-bisa-cair-walau-dokumen-belum-lengkap/ http://www.news.lentera.co.id/dampak-jokowi-marah-anggaran-kesehatan-bisa-cair-walau-dokumen-belum-lengkap/#respond Fri, 03 Jul 2020 06:49:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/dampak-jokowi-marah-anggaran-kesehatan-bisa-cair-walau-dokumen-belum-lengkap/ dampak-jokowi-marah,-anggaran-kesehatan-bisa-cair-walau-dokumen-belum-lengkap

LENTERA NEWS — Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal mempermudah pencairan anggaran kesehatan untuk penanganan corona (Covid-19). Langkah ini dilakukan guna mempercepat penyerapan anggaran kesehatan yang saat ini masih cukup rendah. Demikian itu seperti dilansir dari Sindonews.com. Apalagi, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu sudah meminta agar seluruh stimulus termasuk di bidang kesehatan di percepat. […]]]>
dampak-jokowi-marah,-anggaran-kesehatan-bisa-cair-walau-dokumen-belum-lengkap

LENTERA NEWS — Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal mempermudah pencairan anggaran kesehatan untuk penanganan corona (Covid-19). Langkah ini dilakukan guna mempercepat penyerapan anggaran kesehatan yang saat ini masih cukup rendah. Demikian itu seperti dilansir dari Sindonews.com.

Apalagi, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu sudah meminta agar seluruh stimulus termasuk di bidang kesehatan di percepat. Bahkan Jokowi sempat marah karena insentif untuk tenaga medis baru terserap 1,53%.

Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kunta Wibawa mengatakan, ada beberapa cara yang akan ditempuh oleh pemerintah untuk mempercepat pencairan anggaran kesehatan. Salah satunya adalah dengan meencairkan setengah insentif sebagai uang muka.

“Terobosan kita sekarang pakai uang muka, dokumen belum lengkap enggak apa-apa, sambil jalan dokumen bisa dipenuhi, karena memang ada beberapa program yang existing,” ujarnya dalam diskusi virtual.

Kunta menambahkan, yang menjadi kendala rendahnya serapan adalah adannya gap antara anggaran dengan realisasi yang ada di lapangan. Sebab penanganan untuk pasien Covid sudah berjalan, namun anggaran belum seluruhnya terkumpul. “Lebih kepada gap realisasi dan fisiknya, pasien Covid-19 sudah jalan, uangnya belum 100%,” kata Kunta.

Hingga 24 Juni, realisasi anggaran kesehatan masih berada dikisara 4,68% atau sekitar Rp4,09 triliun dari total pagu Rp87,5 triliun. Menurut Kunta angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan pekan sebelumnya yang baru 1,53%. “Dibandingkan total, masih rendah memang. Tapi perkembangannya cukup bagus, signifikan,” kata Kunta

Sebagai informasi, pemerintah menyiapkan anggaran bidang kesehatan tahun ini sebesar Rp87,5 triliun. Angka ini t terdiri dari belanja penanganan Covid-19 sebesar Rp65,8 triliun, insentif tenaga medis Rp5,9 triliun dan santunan kematian Rp300 miliar.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan anggaran bantuan iuran JKN Rp3 triliun, untuk Gugus Tugas Covid-19 Rp3,5 triliun. Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif perpajakan di bidang kesehatan Rp9,05 triliun.

Pencairan uang muka ini sambil menunggu dokumen bisa terkumpul. Setelah dokumen lengkap, maka pemerintah akan mencairkan sisa insentifnya kemudian. []

]]>
http://www.news.lentera.co.id/dampak-jokowi-marah-anggaran-kesehatan-bisa-cair-walau-dokumen-belum-lengkap/feed/ 0
Konflik China-India, Samsung Untung http://www.news.lentera.co.id/konflik-china-india-samsung-untung/ http://www.news.lentera.co.id/konflik-china-india-samsung-untung/#respond Fri, 03 Jul 2020 06:42:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/konflik-china-india-samsung-untung/

LENTERA NEWS — Pasar ponsel pintar India belakangan ini didominasi oleh merek-merek China. Namun analis percaya bahwa ketegangan yang sedang berlangsung antara India dan China dapat mengubah posisi itu. Dilansir dari Sindonews.com, bulan lalu, bentrokan mematikan antara kedua negara di perbatasan Himalaya Barat yang disengketakan menyebabkan 20 tentara India tewas. China belum mengkonfirmasi kematian. Ini adalah pertama kalinya […]]]>

LENTERA NEWSPasar ponsel pintar India belakangan ini didominasi oleh merek-merek China. Namun analis percaya bahwa ketegangan yang sedang berlangsung antara India dan China dapat mengubah posisi itu.

Dilansir dari Sindonews.com, bulan lalu, bentrokan mematikan antara kedua negara di perbatasan Himalaya Barat yang disengketakan menyebabkan 20 tentara India tewas. China belum mengkonfirmasi kematian.

Ini adalah pertama kalinya keduanya terlibat dalam konflik mematikan dalam 45 tahun dan tidak mungkin semuanya akan mendingin dalam waktu dekat. Karena kematian pasukannya, Pemerintah India berada di bawah tekanan untuk mengambil sikap keras.

Dua hari yang lalu, negara itu melarang 59 aplikasi China, termasuk TikTok, yang pasarnya besar di India, yakni lebih dari 30% dari total unduhan.

Pengamat industri meyakini merek smartphone China akan menjadi sasaran tambahan berikutnya. India adalah negara berkembang dan harga adalah faktor pembelian utama bagi pelanggan seluler di sana.

Perkiraan terbaru, Xiaomi memiliki pangsa 30% di pasar smartphone, vivo berada di urutan kedua dengan 17%, diikuti oleh Samsung (16%), Oppo (12%), dan realme (14%). Secara keseluruhan, perusahaan China menyumbang 81% dari penjualan handphone di India. Lainnya, termasuk Apple, hanya 11% dari pasar.

Menurut Counterpoint Technology Market Research, Neil Shah, jika sentimen negatif terhadap China tidak mengarah pada penurunan permintaan, gangguan yang disebabkan rantai pasokan dan manufaktur masih dapat memengaruhi pengiriman. Dan pengiriman Apple tampaknya sudah menderita.

Samsung, di sisi lain, memiliki rantai pasokan yang lebih beragam dan memiliki posisi yang baik untuk menyalip vivo untuk menjadi vendor terbesar kedua di India. Ada kemungkinan bahwa Sammy telah melampaui vivo di kuartal kedua ini, karena perusahaan sudah dalam jarak yang sangat dekat dengan Samsung. Kalau tidak, tampaknya raksasa Korea siap untuk mencapai itu pada bulan September.

Karena Xiaomi memiliki keunggulan besar atas keduanya, Samsung masih belum menjadi ancaman dalam waktu dekat. Namun, jika konflik berlanjut, Xiaomi akan punya alasan untuk khawatir.

Dalam jangka panjang, bahkan Apple dapat mengambil manfaat dari situasi ini. Baru-baru ini, kita telah melihat perubahan dalam strategi, dengan perusahaan tidak hanya mengurangi harga awal ponselnya tapi juga merilis iPhone SE yang relatif terjangkau.

Pabrikan AS itu dilaporkan berencana merakit handphone di India, yang akan membantunya mengurangi bea impor yang saat ini dikenakan pada perangkat. Sekaligus mengerek permintaan dari konsumen India.

Samsung Aktif Meningkatkan Pangsa Pasar di India
Samsung tampaknya sudah mulai memanfaatkan peluang itu. Dalam waktu 10 hari, perusahaan telah meluncurkan empat ponsel entry-level di negara ini.

Periset Counterpoint, Tarun Pathak, percaya Samsung harus melakukan lebih dari itu untuk menarik konsumen mencari alternatif untuk merek China. Mereka harus meningkatkan kehadiran digitalnya karena banyak orang sekarang mendapatkan ponsel secara online.

Samsung sudah cukup berinvestasi dalam seri A menengah dan jajaran ponsel murah Galaxy M. Prospek peningkatan permintaan di India kemungkinan akan memotivasi Samsung untuk meningkatkan fokusnya lebih lanjut.

Salah satu ponsel perusahaan yang akan datang menggunakan layar OLED pihak ketiga untuk menurunkan biaya. Ini akan menjadi kali pertama Samsung menggunakan sumber panel OLED dari produsen lain, dan itu menunjukkan mereka berkomitmen untuk mengeluarkan ponsel murah guna mengonsolidasikan pangsa pasar. []

]]>
http://www.news.lentera.co.id/konflik-china-india-samsung-untung/feed/ 0
OTT Kasus Bupati Kutai Timur dan Istri, KPK Juga Tangkap Kepala Bappeda http://www.news.lentera.co.id/ott-kasus-bupati-kutai-timur-dan-istri-kpk-juga-tangkap-kepala-bappeda/ http://www.news.lentera.co.id/ott-kasus-bupati-kutai-timur-dan-istri-kpk-juga-tangkap-kepala-bappeda/#respond Fri, 03 Jul 2020 06:36:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/ott-kasus-bupati-kutai-timur-dan-istri-kpk-juga-tangkap-kepala-bappeda/

LENTERA NEWS — Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan Bupati Kutai Timur Ismunandar (IS) beserta sang istri dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Kamis, 2 Juli 2020 malam. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menyebut Bupati Kutai Timur diamankan dalam OTT beserta sang istri. Dia diamankan di sebuah hotel di Jakarta. […]]]>

LENTERA NEWS — Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan Bupati Kutai Timur Ismunandar (IS) beserta sang istri dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Kamis, 2 Juli 2020 malam.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menyebut Bupati Kutai Timur diamankan dalam OTT beserta sang istri. Dia diamankan di sebuah hotel di Jakarta. “Semalam kita amankan sang Bupati beserta istrinya dan seorang Kepala Bappeda dari sebuah hotel di Jakarta,” ujar Nawawi saat dikonfirmasi, Jumat 3 Juli 2020.

Nawawi menyebut, selain Bupati Kutai Timur dan Istri turut diamankan juga pihak lainnya di Kutai Timur dan Samarinda. “Ada pihak lainnya kita amankan di Kutai Timur dan Samarinda,” kata dia

Sebelumnya Ketua KPK, Firli Bahuri mengungkapkan bahwa OTT Bupati Kutai Timur berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa. “Betul tadi malam 19.30 ada giat tertangkap tanganya para pelaku korupsi berupa menerima hadiah atau janji dalam pengadaan barang dan jasa di salah satu kabupaten di wilayah Kalimantan Timur,” ujar Firli saat dikonfirmasi, Jumat, 3 Juli 2020.

Firli akan menjelaskan detil terkait OTT tersebut hingga proses pengumpulan bukti dan keterangan selesai. Pihak yang diamankan dalam OTT tersebut diduga telah berada, di dalam Gedung KPK saat ini.

Source: Sindonews.com

]]>
http://www.news.lentera.co.id/ott-kasus-bupati-kutai-timur-dan-istri-kpk-juga-tangkap-kepala-bappeda/feed/ 0
Bertemu Gus Dur di Mimpi: Bisakah Sains Menjelaskannya? http://www.news.lentera.co.id/bertemu-gus-dur-di-mimpi-bisakah-sains-menjelaskannya/ http://www.news.lentera.co.id/bertemu-gus-dur-di-mimpi-bisakah-sains-menjelaskannya/#respond Fri, 03 Jul 2020 06:29:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/bertemu-gus-dur-di-mimpi-bisakah-sains-menjelaskannya/ bertemu-gus-dur-di-mimpi:-bisakah-sains-menjelaskannya?

LENTERA NEWS — Penulis: Fachry Ali, Pengamat Sosial Keagamaan. Kecuali di Situbondo pada 1984, saya selalu hadir dalam setiap muktamar NU setelah itu. Dalam muktamar Yogya 1989 bahkan saya berhasil ‘meloloskan’ Kiai Sahal Mahfudz yang, karena tampaknya tidak kenal beliau, tertahan Banser di pintu masuk. Dengan modal kartu identitas peserta, saya menggandeng Kiai Sahal masuk ke dalam […]]]>
bertemu-gus-dur-di-mimpi:-bisakah-sains-menjelaskannya?

LENTERA NEWS — Penulis: Fachry Ali, Pengamat Sosial Keagamaan.

Kecuali di Situbondo pada 1984, saya selalu hadir dalam setiap muktamar NU setelah itu. Dalam muktamar Yogya 1989 bahkan saya berhasil ‘meloloskan’ Kiai Sahal Mahfudz yang, karena tampaknya tidak kenal beliau, tertahan Banser di pintu masuk. Dengan modal kartu identitas peserta, saya menggandeng Kiai Sahal masuk ke dalam arena muktamar —yang berlangsung di Krapyak itu.

Akan tetapi, ketika muktamar NU akan dilaksanakan di Makassar, saya tidak berniat menghadirinya. Alasannya sederhana. Muktamar yg berlangsung di luar Jawa kurang ‘eksotik’.

Mengapa demikian? Jawabnya, karena dalam muktamar NU di Kediri, sebelum di Solo, misalnya, kita masih membaca isi spanduk ‘eksotik’. Misalnya, ‘Jin Baghdad Mendukung Kiai Hasyim Muzadi’. Maka, dlm bayangan saya, muktamar NU di luar Jawa akan kering dalam hal-hal eksotik seperti itu. Inilah yg menjadi alasan mengapa saya tdk berniat menghadiri muktamar NU di Makassar.

Namun demikian, ketika ajang muktamar tersebut baru berlangsung, saya bermimpi bertemu Kiai Abdurrahman Wahid. Wajahnya sangat segar, muda dan putih —seperti yg terlihat akhir 1970-an dan awal 1980-an di LP3ES.

Dalam mimpi itu, Kiai Abdurrahman Wahid menyapa saya: “Hai Fachry. Isterimu mana?”

Saya jawab: ‘Ada Cak Dur. Sedang ke sana.’ (Telunjuk saya menunjuk ke suatu tempat). Lalu Kiai Abdurrahman Wahid memeluk saya seraya mengucapkan: “Alhamdulilah.”

Esok harinya, saya ditelpon TVOne. Stasiun tv ini meminta saya menjadi moderator perdebatan para calon Ketum PBNU di arena muktamar Makassar yang akan disiarkan secara langsung oleh TVOne. Memperoleh telpon dan permintaan ini, saya teringat mimpi bertemu Kiai Wahid malam sebelumnya.

“Apakah mimpi itu mengisyaratkan bahwa sang kiai menginginkan saya pergi ke medan muktamar?” tanya saya dalam hati.

Ringkasnya, saya akhirnya terbang juga ke Makassar melalui media TVOne. Di sana, deng an siaran langsung, saya menjadi moderator perdebatan terbuka calon Ketum PBNU —yang antara lain diikuti Ulil Abshar Abdala dan Slamet Effendy Yusuf.

Sepulang dari Makassar, saya telah ditunggu wartawan senior Aboeprijadi Santoso. Tokoh yang bermukim di Amsterdam, Belanda, ini ingin mewawancara saya tentang NU —untuk radio Amsterdam.

Lagi-lagi saya bertanya-tanya dalam hati, “Apakah ini ada hubungannya antara mimpi bertemu Kiai Abdurrahman Wahid dengan kepergian saya ke medan muktamar NU Makassar? Bukankah, seperti saya tulis di atas, saya tak berniat menghadirinya?

Mungkin sains —seperti yang kini ramai didiskusikan di media sosial— bisa menjelaskan hubungan ini.

Spurce; Republika

]]>
http://www.news.lentera.co.id/bertemu-gus-dur-di-mimpi-bisakah-sains-menjelaskannya/feed/ 0
Terduga Pelaku Intip Payudara Ditangkap Polisi http://www.news.lentera.co.id/terduga-pelaku-intip-payudara-ditangkap-polisi/ http://www.news.lentera.co.id/terduga-pelaku-intip-payudara-ditangkap-polisi/#respond Fri, 03 Jul 2020 06:21:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/terduga-pelaku-intip-payudara-ditangkap-polisi/ terduga-pelaku-intip-payudara-ditangkap-polisi

LENTERA NEWS — Polres Metro Jakarta Utara telah menangkap dua mantan pegawai Starbucks yang diduga mengintip payudara seorang pelanggan melalui CCTV. Keduanya ditangkap pada Kamis, 2 Juli 2020 malam. “Iya ini kita sudah amankan dua orang yang diduga ya merekam dan kemudian meng-zoom-nya ya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Komisaris Polisi Wirdhanto Hadicaksono […]]]>
terduga-pelaku-intip-payudara-ditangkap-polisi

LENTERA NEWS — Polres Metro Jakarta Utara telah menangkap dua mantan pegawai Starbucks yang diduga mengintip payudara seorang pelanggan melalui CCTV. Keduanya ditangkap pada Kamis, 2 Juli 2020 malam.

“Iya ini kita sudah amankan dua orang yang diduga ya merekam dan kemudian meng-zoom-nya ya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Komisaris Polisi Wirdhanto Hadicaksono saat dikonfirmasi pada Jumat, 3 Juli 2020.

Kedua pelaku itu masing-masing berinisial K dan D. Kini, sambung Wirdhanto, dua pemuda itu tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Metro Jakarta Utara. Polisi masih menyelidiki motif perbuatan tidak terpuji keduanya.

“Saat ini kita mesti dalami dulu niat dan motifnya apa,” ujar Wirdhanto.

Sebelumnya, tindakan itu terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial dan menjadi viral. Dalam video tersebut, oknum pegawai yang memperhatikan video rekaman CCTV mengarahkan kameranya ke bagian kaki salah seorang pengunjung perempuan yang sedang duduk. Kemudian berlanjut ke bagian dada.

Oknum tersebut tidak sendirian dalam memperhatikan rekaman CCTV, ada juga dua orang rekannya yang ikut tertawa saat mengamatinya. Video itu pun mendapatkan banyak hujatan dari warganet karena dianggap sebagai salah satu bentuk pelecehan seksual.

Source: Republika

]]>
http://www.news.lentera.co.id/terduga-pelaku-intip-payudara-ditangkap-polisi/feed/ 0
Total Kekayaan Bupati Kutai Timur Capai Rp 3,1 M http://www.news.lentera.co.id/total-kekayaan-bupati-kutai-timur-capai-rp-31-m/ http://www.news.lentera.co.id/total-kekayaan-bupati-kutai-timur-capai-rp-31-m/#respond Fri, 03 Jul 2020 05:54:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/total-kekayaan-bupati-kutai-timur-capai-rp-31-m/ total-kekayaan-bupati-kutai-timur-capai-rp-3,1-m

LENTERA MALUT — Bupati Kutai Timur Ismunandar yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Kamis, 2 Juli malam, memiliki total kekayaan Rp 3.148.310.015. Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada situs https://elhkpn.kpk.go.id, Ismunandar terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada 17 Maret 2020 atas kekayaan yang diperolehnya selama tahun […]]]>
total-kekayaan-bupati-kutai-timur-capai-rp-3,1-m

LENTERA MALUT — Bupati Kutai Timur Ismunandar yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Kamis, 2 Juli malam, memiliki total kekayaan Rp 3.148.310.015. Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada situs https://elhkpn.kpk.go.id, Ismunandar terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada 17 Maret 2020 atas kekayaan yang diperolehnya selama tahun 2019 dengan jabatan Bupati Kutai Timur.

Ismunandar tercatat memiliki harta berupa 14 bidang tanah dan bangunan senilai Rp 2.934.272.000 yang tersebar di Kutai Timur dan Samarinda. Kemudian, dia juga memiliki harta berupa satu unit mobil Suzuki SB416 tahun 1997 senilai Rp 40.000.000. Selain itu, dia juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 43.000.000, kas dan setara kas senilai Rp 131.038.015.

Sebelumnya, KPK telah menangkap Ismunandar dalam sebuah kegiatan tangkap tangan di sebuah hotel di Jakarta pada Kamis, 2 Juli malam. Dalam OTT itu, KPK juga turut mengamankan istri Ismunandar dan seorang Kepala Bappeda, serta empat orang lainnya.

Tim KPK di waktu yang sama juga menggelar OTT di Samarinda dan Kutai Timur, dan mengamankan delapan orang. Mereka langsung dibawa ke Polresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Polresta Samarinda, kedelapan orang tersebut akan langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK. KPK mengamankan 15 orang tersebut terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Sumber: Republika

]]>
http://www.news.lentera.co.id/total-kekayaan-bupati-kutai-timur-capai-rp-31-m/feed/ 0
Bupati Aceh Timur Pimpin Rapat Tuntaskan Masalah Agraria https://aceh.lentera.co.id/bupati-aceh-timur-pimpin-rapat-tuntaskan-masalah-agraria/ https://aceh.lentera.co.id/bupati-aceh-timur-pimpin-rapat-tuntaskan-masalah-agraria/#respond Thu, 02 Jul 2020 16:42:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/bupati-aceh-timur-pimpin-rapat-tuntaskan-masalah-agraria/ bupati-aceh-timur-pimpin-rapat-tuntaskan-masalah-agraria

Aceh Timur- Pemerintah Kabupaten Aceh Timur meminta PTPN-I untuk menyelesaikan konflik agraria antara lahan perusahaan dengan lahan masyarakat di sejumlah titik. Hal itu dinilai penting agar tidak berbuntut kekecewaan yang berpotensi kekerasan. “Kita minta desa dalam Hak Guna Usaha (HGU) PTPN-I dikeluarkan, agar Pemerintah Desa utuh. Begitu juga dengan tumpang tindih lahan masyarakat dengan perusahaan, […]]]>
bupati-aceh-timur-pimpin-rapat-tuntaskan-masalah-agraria

Aceh Timur- Pemerintah Kabupaten Aceh Timur meminta PTPN-I untuk menyelesaikan konflik agraria antara lahan perusahaan dengan lahan masyarakat di sejumlah titik. Hal itu dinilai penting agar tidak berbuntut kekecewaan yang berpotensi kekerasan.

“Kita minta desa dalam Hak Guna Usaha (HGU) PTPN-I dikeluarkan, agar Pemerintah Desa utuh. Begitu juga dengan tumpang tindih lahan masyarakat dengan perusahaan, sehingga konflik agraria ini tuntas,” kata Bupati Aceh Timur H. Hasballah H. M. Thaib, S.H, usai Pertemuan Silaturrahmi dengan Direktur PTPN-I, Ir. Ahmad Gusmar Harahap, MM, di Aula Dekranasda Aceh Timur, di Idi, Kamis (2/7/2020).

Mengenai lahan terlantar dalam HGU PTPN-I, Bupati Aceh Timur berharap dapat dimanfaatkan masyarakat guna mendukung upaya ketahanan pangan nasional, apalagi saat ini pandemi Covid-19 masih terus mengancam, bahkan secara nasional. 

“Meskipun ketahanan pangan didaerah ini masih bagus dan suasana kamtibmas juga kondusif. Namun persoalan konflik agraria ini perlu diselesaikan, khususnya HGU dalam PTPN-I,” kata Bupati Aceh Timur lagi, seraya menambahkan, dari hasil diskusi tersebut pihaknya bersama PTPN-I sepakat menyelesaikan sengketa lahan dimaksud dengan melibatkan tim gabungan.

Orang nomor satu di Aceh Timur ini sepakat turun ke lokasi yang menjadi sengketa. Dan tentunya melibatkan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Timur dan Pemkab Aceh Timur.

“Ini tujuannya untuk memakmurkan masyarakat dan memberi peluang terhadap petani dalam mengolah lahan-lahan tidur menjadi produktif, sehingga ketahanan pangan tetap terjaga,” sebut Rocky (sapaan H. Hasballah H. M. Thaib, SH-red).

Terkait permintaan Bupati Aceh Timur tersebut, Dirut PTPN-I, Ir. Ahmad Gusmar Harahap, MM., mengaku siap mendukung usulan pemerintah yang dinilai bermasalah, seperti keberadaan desa dalam HGU dan sengketa lahan masyarakat.

“Prinsipnya kita siap mendukung dan membentuk tim bersama untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi selama ini,” ujarnya.

Hadir padabkegiatan tersebut antara lain yakni, Sekda Aceh Timur H. M. Ikhsan Ahyat, S.STP., M.AP., Kepala Tata Usaha Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Aceh, Yuliandi Djalil, S.SIT., MH., Kepala Dinas Pertanahan Aceh Timur, M. B. Bandy Harfirdause, SH., dan Komisaris Independen PTPN-I, Almarrul serta sejumlah pejabat lainnya.(*)

Artikel Bupati Aceh Timur Pimpin Rapat Tuntaskan Masalah Agraria pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/bupati-aceh-timur-pimpin-rapat-tuntaskan-masalah-agraria/feed/ 0
12 Pengacara Dampingi GEMPAR Tal-Sel, Laporkan Ketua Apdesi PuL-Tab dan Kades Pencado ke Polisi https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/02/12-pengacara-dampingi-gempar-tal-sel-laporkan-ketua-apdesi-pul-tab-dan-kades-pencado-ke-polisi/ https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/02/12-pengacara-dampingi-gempar-tal-sel-laporkan-ketua-apdesi-pul-tab-dan-kades-pencado-ke-polisi/#respond Thu, 02 Jul 2020 14:59:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/12-pengacara-dampingi-gempar-tal-sel-laporkan-ketua-apdesi-pul-tab-dan-kades-pencado-ke-polisi/

LENTERA MALUT – Tim Kuasa Hukum, Gerakan Masiswa Pemuda dan Rakyat (Gempar), Taliabu Selatan, melaporkan Ketua Asosiasi pemerintah desa se-Indonesia (Apdesi), Kabupaten Pulau Taliabu, H. Muhdin Soamole dan Kepala Desa Pencado, Timotius Hitler Rette ke polsek Taliabu Barat atas dugaan pencemaran nama baik. pada Kamis, 02 Juli 2020 Kordinator Tim kuasa Hukum Gempar Taliabu Selatan, […]]]>

LENTERA MALUT – Tim Kuasa Hukum, Gerakan Masiswa Pemuda dan Rakyat (Gempar), Taliabu Selatan, melaporkan Ketua Asosiasi pemerintah desa se-Indonesia (Apdesi), Kabupaten Pulau Taliabu, H. Muhdin Soamole dan Kepala Desa Pencado, Timotius Hitler Rette ke polsek Taliabu Barat atas dugaan pencemaran nama baik.

pada Kamis, 02 Juli 2020 Kordinator Tim kuasa Hukum Gempar Taliabu Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu, Mustakim La Dee, melalui keterangan tertulis via whatsaap menjelaskan, Ketua Apdesi dan Kades Pencado dilaporkan ke Mapolsek Taliabu Barat atas tudingan yang mengada-ngada kepada masa aksi yang melakukan anarkis dan pengrusakan kaca jendela Kantor Desa Pencado, pada saat berlangsungnya Aksi Demonstrasi di Desa Pencado, Rabu 17 Juni 2020 lalu.

Menurutnya, tuduhan tersebut sangat tidak benar sehingga membuat mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gempar merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya

“Pelaksanaan aksi demonstrasi yang di dilakukan Gempar di Desa Pencado, kecamatan Taliabu Selatan sama sekali tidak anarkis dan pengrusakan kaca jendela kantor Desa Pencado, karena aksi yang digelar 17 juni lalu di depan kantor Desa Pencado, masa aksi hanya melakukan aksi damai dari pukul 14.00 hingga 15.30 tanpa adanya anarkis dan pengrusakan terhadap fasilitas kaca jendela kantor Desa Pencado, sebagaiamana yang dituduhkan Ketua Apdesi Pulau Taliabu dan Kades Pencado dalam pernyataannya melalui beberapa media, setelah menyampaikan laporan di Mapolsek Taliabu Barat No. 21/VI/2020/PMU/Res Sula/Sek Talbar tertanggal 17 Juni 2020,”Ungkap Mustakim via whatsappnya.

Dijelaskan, sebagaimana dalam surat permintaan keterangan yang di sampaikan kepada para terlapor sebanyak 9 orang yang merupakan masa aksi yang tergabung dalam Gempar yang dilaporkan Ketua Apdesi Pulau Taliabu dan Kades Pencado,

Pihaknya menduga laporan yang dibuat Apdesi Pulau Taliabu dan Kades Pencado hanya sebagai bentuk untuk melemahkan dan membungkam gerakan mahasiswa dan Pemuda dalam menyikapi dugaan penyalagunaan Dana Desa (DD) di Desa Pencado pada tahun anggaran 2017 sampai 2019, karena dengan jelas pelapor sama sekali tidak mengetahui tentang peristiwa aksi demonstrasi yang dilakukan Demonstran

Menindaklajuti laporan Apdesi dan Kades Pencado, Korlap masa aksi yang tergabung dalam Gempar yang di dampingi Tim Kuasa Hukum dari Kantor Hukum (Law Office) Mustakim La Dee, S.H.,M.H & Partners lanjutnya, melaporkan balik Ketua Apdesi Pulau Taliabu dan Kades Pencado di Polsek Taliabu Barat, dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan No. STPL/33/VI/2020/Sek Talbar tanggal 27 Juni 2020 pekan kemarin.

“Tindakan pelaporan balik yang dilakukan Gempar didamping Tim Kuasa Hukum, karena Ketua Apdesi Pulau Taliabu dan Kades Pencado Kecamatan Taliabu Selatan di duga telah mencemarkan nama baik para Mahasiswa dan Pemuda yang tergabung dalam Gempar” Jelasnya.

Dia berharap, semoga laporan tersebut dapat di tindaklanjuti Kapolsek Taliabu Barat agar menjadi pelajaran bagi Ketua Apdesi Pulau Taliabu dan Kades Pencado, yang mengadukan Gempar Ke Mapolsek Taliabu Barat dengan tudingan pengruskan fasilitas kantor desa Pencado tanpa mengetahui dan melihat peristiwa pelaksanaan demonstrasi secara langsung.

Untuk diketahui, 12 Pengacara yang mendampingi Gerakan Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Taliabu Selatan diantaranya:

Mustakim La Dee, SH.,MH

Edi Hasim La Madu, SH.,MH

Tawallani Djafaruddi, SH.,MH

Hitno Kossi, SH., MM

Sri Wulan Hadjar, SH

Raswin Baka, SH

Hasdi Hayan, SH

Sartun T La Dengo, SH

Sudarto Kader, SH

Kamarudin Taib, SH

Anita Novita Palele, SH

Puan Nur Fatima, SH

Rep: Mohri

]]>
https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/02/12-pengacara-dampingi-gempar-tal-sel-laporkan-ketua-apdesi-pul-tab-dan-kades-pencado-ke-polisi/feed/ 0
Besok, Tarif Mobil Weda- Sofifi Kembali Normal https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/02/besok-tarif-mobil-weda-sofifi-kembali-normal/ https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/02/besok-tarif-mobil-weda-sofifi-kembali-normal/#respond Thu, 02 Jul 2020 08:39:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/besok-tarif-mobil-weda-sofifi-kembali-normal/ besok,-tarif-mobil-weda-sofifi-kembali-normal

LENTERA MALUT — Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Halteng, Ahmadiansyah menghadiri rapat pembahasan bersama Dishub Kota Tidore, Dirlantas Polda Muluku Utara, Kasatlantas Halteng, Kasatlantas Tidora Kepulauan dan organda, diruang rapat Gubernur pada Kamis 2 Juli 2020. Suasana Rapat Kepala Dinas Perhubungan Halteng, Ahmadiansyah mengatakan rapat tersebut terkait dengan masalah terminal bayangan di Desa Payahe dan Kosa, […]]]>
besok,-tarif-mobil-weda-sofifi-kembali-normal

LENTERA MALUT — Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Halteng, Ahmadiansyah menghadiri rapat pembahasan bersama Dishub Kota Tidore, Dirlantas Polda Muluku Utara, Kasatlantas Halteng, Kasatlantas Tidora Kepulauan dan organda, diruang rapat Gubernur pada Kamis 2 Juli 2020.

Suasana Rapat

Kepala Dinas Perhubungan Halteng, Ahmadiansyah mengatakan rapat tersebut terkait dengan masalah terminal bayangan di Desa Payahe dan Kosa, Kota Tidore yang mengakibatkan lonjakan harga tarif mobil Sofifi – Weda naik menjadi 150 ribu dari sebelumnya 120 ribu. Itu sebabnya, besok Jumat 3 Juli 2020 dinyatakan kembali normal dengan senilai 120 ribu, Weda- Sofifi.

“Mulai besok tarif Weda- Sofifi kembali normal menjadi 120 ribu,” ungkapnya.

Menurutnya, sesuai dengan hasil kesepakatan maka berdasarkan surat edaran menteri perhubungan nomor 11 tahun 2020 kita berada dalam fase II hingga akhir Juli yaitu masa transisi persiapan new normal.

Olehnya tidak lagi ada pembatasan penumpang di payahe atau pun kosa.

“Seluruh mobil organda trayek sofifi-Weda Sudah boleh langsung, dengan tarif normal sesuai SK gubernur yaitu 120 ribu, tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tutupnya.

Rep: Ino/Red: Jun

]]>
https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/02/besok-tarif-mobil-weda-sofifi-kembali-normal/feed/ 0
HUT Bhayangkara Polres Halteng Lakukan Syukuran https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/01/hut-bhayangkara-polres-halteng-lakukan-syukuran/ https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/01/hut-bhayangkara-polres-halteng-lakukan-syukuran/#respond Wed, 01 Jul 2020 10:59:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/hut-bhayangkara-polres-halteng-lakukan-syukuran/ hut-bhayangkara-polres-halteng-lakukan-syukuran

LENTERA MALUT — Polres Kabupaten Halmahera Tengah melaksanakan syukuran dalam rangka peringati Hari Ulang Tahun Bhayangakara Ke- 74 di aula Pesat Gatra Polres Halteng, Desa Wedana Kecamatan Weda, Rabu 1 Juli 2020. Kapolres Halmahera Tengah AKBP. Niko Andreano Setiawan dalam sambutannya mengatakan kita sudah selesai mengikuti upacara hari Bhayangkara ke 74 yang dipimpin langsung oleh […]]]>
hut-bhayangkara-polres-halteng-lakukan-syukuran

LENTERA MALUT — Polres Kabupaten Halmahera Tengah melaksanakan syukuran dalam rangka peringati Hari Ulang Tahun Bhayangakara Ke- 74 di aula Pesat Gatra Polres Halteng, Desa Wedana Kecamatan Weda, Rabu 1 Juli 2020.

Kapolres Halmahera Tengah AKBP. Niko Andreano Setiawan dalam sambutannya mengatakan kita sudah selesai mengikuti upacara hari Bhayangkara ke 74 yang dipimpin langsung oleh bapak presiden Republik indonesia dengan tema Masyarakat kondusif, masyarakat semakin produktif, harapannya tentu itu dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan.

“Tentu saja ini akan meningkatkan income bagi daerah dan investasi dan ini juga akan meningkatkan kemajuan daerah Halmahera Tengah,” ungkapnya.

Dikatakan, kepolisian dibantu dan bekerjasama dengan unsur TNI yang diperkirakan tahun ini bangunan Kodim sudah bisa berdiri. Ia berhatap, mudah-mudahan bisa segera terwujud keberadaan Kodim 1511. Selain itu, juga ada rencana ke depan ada pembangunan Kompi Brimob yang tentu saja nanti akan membantu Polres Halmahera Tengah dalam mendukung peningkatan situasi Kamtibmas yang lebih kondusif aman.

Ia mengatakan, permasalahan di wilayah Halmahera Tengah ini masih berputar pada permasalahan tanah, yakni masalah antara masyarakat dengan perusahaan.

Itu sebabnya, Kapolres juga berharap kepada Pemerintah Halteng dan DPRD Halteng aagar segera menyelesaikan permasalahan tapal batas di dua desa walaupun sudah jelas.

]]>
https://www.malut.lentera.co.id/2020/07/01/hut-bhayangkara-polres-halteng-lakukan-syukuran/feed/ 0
Jubir Pemerintah Aceh Ajak SKPA Kuasai Komunikasi Publik https://aceh.lentera.co.id/jubir-pemerintah-aceh-ajak-skpa-kuasai-komunikasi-publik/ https://aceh.lentera.co.id/jubir-pemerintah-aceh-ajak-skpa-kuasai-komunikasi-publik/#respond Wed, 01 Jul 2020 04:04:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/jubir-pemerintah-aceh-ajak-skpa-kuasai-komunikasi-publik/ jubir-pemerintah-aceh-ajak-skpa-kuasai-komunikasi-publik

LENTERA ACEH – Juru Bicara Pemerintah Aceh, Wiratmadinata mengajak Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk menguasai kemampuan komunikasi publik guna menunjang kinerja pemerintahan di tengah serbuan informasi berlimpah, termasuk peredaran berita hoax dan propaganda politik. Hal itu dikatakan pria yang akrab disapa Wira tersebut dalam silaturrahmi dengan Dinas Perhubungan Aceh di aula dinas tersebut, Selasa […]]]>
jubir-pemerintah-aceh-ajak-skpa-kuasai-komunikasi-publik

LENTERA ACEH – Juru Bicara Pemerintah Aceh, Wiratmadinata mengajak Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk menguasai kemampuan komunikasi publik guna menunjang kinerja pemerintahan di tengah serbuan informasi berlimpah, termasuk peredaran berita hoax dan propaganda politik.

Hal itu dikatakan pria yang akrab disapa Wira tersebut dalam silaturrahmi dengan Dinas Perhubungan Aceh di aula dinas tersebut, Selasa (30/6/2020).

Wira dalam paparannya mengajak ASN Dishub Aceh untuk menjadi juru bicara bagi kinerja masing-masing sehingga publik mendapatkan informasi yang benar guna terhindar dari informasi hoax untuk maksud propaganda dan tujuan negatif lainnya.

Wira mengapresiasi apa yang telah dilakukan Dishub Aceh selama ini dalam mengelola informasi dan berharap SKPA lainnya juga melakukan hal yang sama.

“Saya salut dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Dishub Aceh dalam hal mengelola informasi. Saya berharap, apa yang sudah dilakukan oleh Dishub Aceh dapat direplikasi juga oleh SKPA lainnya,” ujar Wira.

Wira juga menyampaikan analisis mengapa ASN wajib mengkomunikasikan kerja dan kinerjanya kepada publik luas khususnya melalui ragam media sosial.

“Saat ini, publik sudah saling terhubung dengan media sosial, dan banyak pihak bahkan menjadikan media sosial untuk melakukan penilaian. Jika publik tidak diberitahu maka sangat mungkin muncul penilaian yang merusak reputasi yang sudah dicapai,” katanya.

Pada kesempatan itu tim Innovation Centre Room (ICR) Dishub Aceh yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, juga menyampaikan paparan singkat tentang kerja-kerja kehumasan Dishub yang sudah dibangun.

Junaidi pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Jubir Wira yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam upaya Dishub Aceh untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi pelayanan publik menyangkut kerja di sektor perhubungan di Aceh.

“Saya menyampaikan terima kasih atas silaturrahmi penguatan kerja komunikasi di Dishub, dan kami akan menjadikan pertemuan hari ini untuk meningkatkan kualitas komunikasi kerja Dishub Aceh,” kata Junaidi.

Jubir Wira ditemani Kadishub Junaidi juga meninjau ruang ICR tempat ASN Dishub mengelola informasi sebelum didistribusikan kepada publik melalui ragam media sosial dan media lainnya. (*)

Artikel Jubir Pemerintah Aceh Ajak SKPA Kuasai Komunikasi Publik pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/jubir-pemerintah-aceh-ajak-skpa-kuasai-komunikasi-publik/feed/ 0
Asyik Pesta Sabu, 2 PNS dan 1 Satpam di Langsa diamankan Polisi https://aceh.lentera.co.id/asyik-pesta-sabu-2-pns-dan-1-satpam-di-langsa-diamankan-polisi/ https://aceh.lentera.co.id/asyik-pesta-sabu-2-pns-dan-1-satpam-di-langsa-diamankan-polisi/#respond Tue, 30 Jun 2020 12:57:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/asyik-pesta-sabu-2-pns-dan-1-satpam-di-langsa-diamankan-polisi/ asyik-pesta-sabu,-2-pns-dan-1-satpam-di-langsa-diamankan-polisi

LENTERA ACEH – Polresta Langsa berhasil mengamankan dua oknum pegawai negeri sipil (PNS) dan satu oknum satpam bank Kota Langsa di Gampong Seulalah Kecamatan Langsa Lama, (30/06/20). Polisi berhasil mengamankan ketiga pelaku yakni, AAG (41) PNS warga Gampong Seulalah, CS (38) PNS warga Gampong Seulalah dan DF (36) Satpam Bank warga Gampong Blang Seunibong Kecamatan […]]]>
asyik-pesta-sabu,-2-pns-dan-1-satpam-di-langsa-diamankan-polisi

LENTERA ACEH – Polresta Langsa berhasil mengamankan dua oknum pegawai negeri sipil (PNS) dan satu oknum satpam bank Kota Langsa di Gampong Seulalah Kecamatan Langsa Lama, (30/06/20).

Polisi berhasil mengamankan ketiga pelaku yakni, AAG (41) PNS warga Gampong Seulalah, CS (38) PNS warga Gampong Seulalah dan DF (36) Satpam Bank warga Gampong Blang Seunibong Kecamatan Langsa Kota.

Kapolresta Langsa, AKBP Giyarto,S.H, SIK melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Wijaya Yudi Stira,SH, mengatakan, sekira pukul 17.15 wib unit opsnal Sat Resnarkoba melakukan penggerebekan sebuah rumah di Gampong Seulalah Kecamatan Langsa Lama.

Dari dalam rumah tersebut sering berkumpul para pemuda yang diduga untuk menggunakan sabu dan sudah meresahkan masyarakat, kata Kasat Narkoba.

Kemudian pihaknya, melakukan penggerebekan ke rumah tersebut dan ternyata didalam kamar ada tiga orang yang sedang asyik pesta sabu, kata dia.

Dikatakannya, dari ketiga tersangka polisi mendapatkan barang bukti satu paket sabu berat 0,10 gram, satu kaca pirek yang terdapat sisa sabu, satu bong, satu sumbu, dua pipet/ sedotan, satu sendok Sabu, satu gunting, satu korek mancis, dua handphone, dua sepeda motor BL 5067 FH dan BL 2124 F.

Saat ini ketiga tersangka sudah kita amankan di Mapolresta Langsa, guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut, pungkasnya. (*)

Artikel Asyik Pesta Sabu, 2 PNS dan 1 Satpam di Langsa diamankan Polisi pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/asyik-pesta-sabu-2-pns-dan-1-satpam-di-langsa-diamankan-polisi/feed/ 0
Plt. Gubernur Aceh Launching Gerakan Donor Darah ASN https://aceh.lentera.co.id/plt-gubernur-aceh-launching-gerakan-donor-darah-asn/ https://aceh.lentera.co.id/plt-gubernur-aceh-launching-gerakan-donor-darah-asn/#respond Tue, 30 Jun 2020 09:42:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/plt-gubernur-aceh-launching-gerakan-donor-darah-asn/ plt.-gubernur-aceh-launching-gerakan-donor-darah-asn

LENTERA ACEH – Pemerintah Daerah Aceh melalui Plt. Gubernur Aceh melakukan launcing gerakan donor darah Aparat Sipil Negara (ASN) tahap II dan apresiasi sukses donor darah tahap I, di ruang tengah Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (30/06). Kegiatan gerakan donor darah ASN ini bisa menginspirasi masyarakat luas untuk turut mendonorkan darahnya.Kegiatan tersebut di hadiri oleh Plt. […]]]>
plt.-gubernur-aceh-launching-gerakan-donor-darah-asn

LENTERA ACEH – Pemerintah Daerah Aceh melalui Plt. Gubernur Aceh melakukan launcing gerakan donor darah Aparat Sipil Negara (ASN) tahap II dan apresiasi sukses donor darah tahap I, di ruang tengah Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (30/06).

Kegiatan gerakan donor darah ASN ini bisa menginspirasi masyarakat luas untuk turut mendonorkan darahnya.
Kegiatan tersebut di hadiri oleh Plt. Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, M.T, Sekda Aceh dr. H. Taqwallah, M.Kes, Asisten I dan Asisten III serta Ketua PMI Banda Aceh Qamaruzzaman Hagny dan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPA) Provinsi Aceh serta rapat ini juga di saksikan oleh ketua umum PMI Pusat Jusuf Kalla, Sekretaris Jenderal PMI Pusat Sudirman Said melalui sambungan video conference.

Kegiatan perdana gerakan donor darah ASN tahap II akan dilaksanakan besok bagi pegawai ASN dan Non ASN kantor Gubernur Aceh yang akan di gelar di Klinik Kantor Gubernur Aceh, Rabu 1 Juli 2020.

Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla pada saat teleconference menyampaikan Jumlah kebutuhan darah secara rata-rata adalah 2 % kantong darah dari jumlah penduduk, kalau aceh kira-kira penduduknya 5.3 juta lebih maka hanya 100 ribu kantong pertahun. Beliau juga menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Aceh yang telah melakukan gerakan donor darah ASN “saya berterimakasih kepada Pemerintah Aceh yang telah mengkoordinir ASN untuk melakukan donor darah, semoga menjadi amal ibadah nantinya. Yang saja tahu ASN yang sangat responsive melakukan donor darah adalah bapak-bapak dari Aceh.”

Plt. Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, M.T, saat dikonfirmasi menjelaskan “hari ini kita mencanangkan launching gerakan donor darah ASN tahap II. Pemerintah Aceh mempunyai 47.000 baik Pegawai Kontrak atau pegawai lain Non-PNS Pemerintah Aceh, kata Nova.

Terimkasih dan apresiasi saya kepada seluruh SKPA dan jajaran, yang telah berpartisipasi dengan sukarela dalam kegiatan sosial ini. Dengan ini saya meluncurkan gerakan donor darah ASN Pemerintah Aceh tahap II. semoga gerakan ini berjalan dengan sukses dan menginspirasi masyarakat luas untuk turut mendonorkan darahnya, ujarnya.

Dikatakannya, Kegiatan donor darah ASN untuk mengatur dan mengendalikan orang-orang yang ingin mendonor darah dan yang belum mendapatkan informasi tentang donor darah sehingga berminat mendonor darahnya tinggi, jelas Nova .

Mendegar penjelasan dari ketua PMI Pusat tentang donor darah ternyata perlu 2 % dari jumlah penduduk rasio seadainya ASN yang 47.000 sehari saja bisa mendonorkan darah 100 kantong itu sudah 30 % dari rasio permintaan darah, tapi jika 50 kantong saja sudah luar biasa bisa membantu bapak PMI dalam melaksanakan tugasnya, ujarnya.

Gerakan ini lebih ke gerakan moral dan gerakan sosial dan kita tahu take line dari pemerintah aceh setetes darah kita adalah kehidupan bagi yang lain. Saya menghimbau seluruh stakeholeder untuk mengalakkan donor darah, sebagai suatu kebiasaan sehingga menjadi budaya, kata Plt Gubernut Aceh.

Sementara itu, Ketua PMI Banda Aceh Qamaruzzaman Hagny menyampaikan “ini adalah gebrakan yang pertama kali dilakukan oleh pemerintah Aceh secara masif. Ini perlu di tindak lanjuti dan gerakan ini adalah gerakkan sukarela tanpa paksaan walaupun ada intruksi Plt. Gubernur Aceh dan Sekda Aceh namun pada prinsipnya gerakan ini adalah sukarela.

Target kita dengan adanya ASN berdonor bisa menjaga stok darah yang ada di PMI Banda Aceh untuk bisa di berikan kepada orang yang membutuhkan, pungkasnya. (Nas)

Artikel Plt. Gubernur Aceh Launching Gerakan Donor Darah ASN pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/plt-gubernur-aceh-launching-gerakan-donor-darah-asn/feed/ 0
MRI Pidie Jaya Galang Dana di Jalan Raya Bantu Pengungsi Rohingya https://aceh.lentera.co.id/mri-pidie-jaya-galang-dana-di-jalan-raya-bantu-pengungsi-rohingya/ https://aceh.lentera.co.id/mri-pidie-jaya-galang-dana-di-jalan-raya-bantu-pengungsi-rohingya/#respond Mon, 29 Jun 2020 14:14:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/mri-pidie-jaya-galang-dana-di-jalan-raya-bantu-pengungsi-rohingya/ mri-pidie-jaya-galang-dana-di-jalan-raya-bantu-pengungsi-rohingya

LENTERA ACEH – Sejumlah relawan dari MRI(Masyarakat Relewan Indonesia) Pidie Jaya menggelar aksi sosial kemanusiaan di jalan raya B.Aceh-Medan persis di perempatan lampu merah depan pusat perkantoran pemerintah setempat, Senin, (29/6). Ketua MRI Pidie Jaya, Muyasir, didampingi koordinator aksi kegiatan, Reza Alparusi, dan sejumlah anggota MRI lainnya, Badratun Nafis, Ikhsan, Khairuman, di sela-sela kegiatan kepada […]]]>
mri-pidie-jaya-galang-dana-di-jalan-raya-bantu-pengungsi-rohingya

LENTERA ACEH – Sejumlah relawan dari MRI(Masyarakat Relewan Indonesia) Pidie Jaya menggelar aksi sosial kemanusiaan di jalan raya B.Aceh-Medan persis di perempatan lampu merah depan pusat perkantoran pemerintah setempat, Senin, (29/6).

Ketua MRI Pidie Jaya, Muyasir, didampingi koordinator aksi kegiatan, Reza Alparusi, dan sejumlah anggota MRI lainnya, Badratun Nafis, Ikhsan, Khairuman, di sela-sela kegiatan kepada Rakyat Aceh mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada donatur dan semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam mencari bantuan kepada pengungsi Rohingya.

Dikatakan Muyasir, pihaknya akan terus melakukan kegiatan sosial kemanusiaan tersebut hingga 4 hari kedepan, yang tersebar di beberapa titik, meliputi pusat keramaian, seperti pasar ,dan juga di beberapa instansi pemerintah dan juga instansi lain nya.

Amatan awak media, di lokasi tampak belasan relawan MRI penuh semangat menyuguhkan kotak amal kepada pengendara mobil dan sepeda motor yang melintasi di jalan raya, dan para pengendara juga ramai yang memperlambat laju kenderaan nya guna memberikan alakadar sumbangan uang ke kotak amal dimaksud.

Selain bantuan penggalangan dana tersebut, salah seorang relawan MRI lainnya, Khairuman kepada Rakyat Aceh mengatakan, bantuan pakaian layak pakai juga turut disumbang oleh sekolah SMU Unggul kepada MRI guna diserahkan ke pengungsi Rohingya.

“Nantinya setelah 4 hari kedepan bantuan dana itu terkumpul ,kami dari MRI Pidie Jaya akan segera menyalurkan semua bantuan tersebut kepada pengungsi Rohingya.”ungkap Muyasir yang diiyakan oleh Sekjen MRI Pidie Jaya, Fakhrurrazi. (*)

Artikel MRI Pidie Jaya Galang Dana di Jalan Raya Bantu Pengungsi Rohingya pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/mri-pidie-jaya-galang-dana-di-jalan-raya-bantu-pengungsi-rohingya/feed/ 0
Mahasiswa KKN Tematik Covid-19 Unsyiah Adakan Pelatihan Desain Grafis https://aceh.lentera.co.id/mahasiswa-kkn-tematik-covid-19-unsyiah-adakan-pelatihan-desain-grafis/ https://aceh.lentera.co.id/mahasiswa-kkn-tematik-covid-19-unsyiah-adakan-pelatihan-desain-grafis/#respond Mon, 29 Jun 2020 12:22:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/mahasiswa-kkn-tematik-covid-19-unsyiah-adakan-pelatihan-desain-grafis/ mahasiswa-kkn-tematik-covid-19-unsyiah-adakan-pelatihan-desain-grafis

LENTERA ACEH – Kegiatan kuliah kerja nyata KKN Tematik Covid-19 yang diselenggarakan oleh Universitas Syiah Kuala dari bulan Mei hingga Juni 2020 telah usai dilaksanakan. KKN Tematik Covid-19 dilaksanakan di masing – masing desa mahasiswa, setiap satu kelompok maksimal terdiri dari 5 orang mahasiswa dan setiap anggota tersebut tersebar di seluruh daerah di tanah air. […]]]>
mahasiswa-kkn-tematik-covid-19-unsyiah-adakan-pelatihan-desain-grafis

LENTERA ACEH – Kegiatan kuliah kerja nyata KKN Tematik Covid-19 yang diselenggarakan oleh Universitas Syiah Kuala dari bulan Mei hingga Juni 2020 telah usai dilaksanakan.

KKN Tematik Covid-19 dilaksanakan di masing – masing desa mahasiswa, setiap satu kelompok maksimal terdiri dari 5 orang mahasiswa dan setiap anggota tersebut tersebar di seluruh daerah di tanah air. Kelompok 669 KKN Tematik Covid-19 merupakan salah satu kelompok yang anggotanya terpisah dengan anggotanya yang lain.

Ketua kelompok KKN 669 Maiful Hari mengatakan, setiap mahasiswa berasal dari berbagai program study di Unsyiah, dan yang kemudian digabungkan dalam satu kelompok, katanya.

Maiful Hari sendiri berasal dari Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, ia melaksanakan KKN di Desa Darul Ikhsan, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, kata dia.

Kelompok 669 terdiri dari 4 Anggota, anggota kelompok saya berada di lokasi yang berbeda, ada yang berada di Kota Langsa, Aceh Tengah, dan Aceh Jaya, ujarnya.

Menurut Maiful Hari, KKN Tematik Covid-19 sangat berbeda dengan KKN Tematik yang lain, karena pada kegiatan KKN ini mahasiswa harus menjadi salah satu sosok yang harus menjadi pemutus rantai penularan Covid-19 dengan cara selalu mengedukasi dan mengingatkan masyarakat akan pentingnya tips pencegahan covid-19 dan bahaya yang akan dirasakan jika terjangkit Virus Covid-19, sambung Maiful Hari.

Selain itu dampak dari adanya pandemi Covid-19 ini membuat perekonomian masyarakat terkena imbas, karena pemerintah mengeluarkan peraturan untuk tetap berdiam diri di rumah, bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan berolahraga dari rumah, lanjut Maiful

Sehingga fokus dari program kelompok 669 yang saya ketuai ini adalah untuk mengedukasi masyarakat dan memberikan softskill kepada masyarakat agar dapat bersaing di tengah pandemi Covid-19 ini, kata dia lagi.

Maiful Hari, membagi dua program, yaitu “Program Menumpas dan Progam Membangun” Program Menumpas adalah program – program yang bertujuan memutus rantai penyebaran Virus Covid-19, contohnya seperti kegiatan membagikan poster tips pencegahan Covid-19 serta penjelasannnya, kegiatan membagikan hand sanitizer, memberikan bantuan berupa sabun cuci tangan ke Masjid, kegiatan pembuatan masker serta pembagian masker. Semua kegiatan tersebut merupakan sebuah ikhtiar kami untuk dapat memutus mata rantai penularan Covid-19, katanya.

Sedangkan Program Membangun adalah, program yang bertujuan untuk meningkatkan softskill masyarakat agar menambah wawasan terbaru dan untuk dapat bersaing walaupun di tengah pandemi, ujar Maiful.

Dikatakannya, Kegiatan ini seperti pelatihan Desain Grafis menggunakan Software Adobe Photoshop, pelatihan publik speaking, diskusi seputar desain grafis, menyelenggarakan webinar dan mengadakan sosialisasi Program Studi Teknik Pertanian kepada para calon mahasiswa baru.

Walaupun pihaknya, masih merasa bahwa ilmu yang di miliki masih kurang, akan tetapi mereka memberanikan diri untuk berbagi ilmu yang masih sedikit tadi, kata Maiful.

Semua kegiatan itu tadi sengaja kami buat untuk mengajak masyarakat untuk dapat menambah softskill mereka. Dan untuk kegiatan pelatihan desain grafis yang kebetulan penanggung jawabnya adalah saya sendiri, kegiatan pelatihan Desain Grafis ini saya selenggarakan melalui aplikasi Zoom, WhatsApp serta Youtube, saya menggunakan aplikasi Zoom untuk melakukan pembukaan kegiatan yaitu menjelaskan prosedur pelatihan dan perkenalan tiap peserta, menggunakan Aplikasi WhatsApp untuk melakukan monitoring terhadap peserta pelatihan dan Youtube tempat saya mengupload video tutorial desain grafis yang telah saya buat sebelumnya, cetusnya.

Peserta pelatihan Desain Grafis berjumlah 12 orang, saya mendapatkan kesempatan untuk memberikan pelatihan kepada salah satu peserta yang sedang berada di Kairo Mesir, pada hari Sabtu tanggal 30 Mei 2020, karena perbedaan zona waktu antara Indonesia dan Mesir membuat saya harus mengadakan diskusi dengan peserta dari Mesir pada jam 02.00 WIB, kata dia.

Peserta ini bernama Khalilul Akhyar yang merupakan pemuda Aceh Selatan yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Al – Azhar Mesir, saya sengaja mengajak beliau untuk ikut serta karena saya melihat bahwa beliau memiliki ketertarikan di dunia desain grafis, oleh sebab itu saya memberanikan diri untuk mengajak beliau, dan ketika mengikuti pelatihan Khalil pun sudah menguasai tool – tool dasar di Adobe Photoshop berkat mengikuti pelatihan ini dan kegigihan dari beliau, begitu juga dengan peserta lainnya, sambung dia.

KKN Tematik Covid-19 benar – benar memberikan ruang dan kesempatan kepada para mahasiswa untuk dapat berinovasi walaupun tengah hempitan oleh pandemi Covid-19, pungkasnya.

Reporter : Moulidia

Artikel Mahasiswa KKN Tematik Covid-19 Unsyiah Adakan Pelatihan Desain Grafis pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/mahasiswa-kkn-tematik-covid-19-unsyiah-adakan-pelatihan-desain-grafis/feed/ 0
Demo Mahasiswa Unkhair Menolak Pembayaran Uang Kuliah Tunggal https://www.malut.lentera.co.id/2020/06/29/demo-mahasiswa-unkhair-menolak-pembayaran-uang-kuliah-tunggal/ https://www.malut.lentera.co.id/2020/06/29/demo-mahasiswa-unkhair-menolak-pembayaran-uang-kuliah-tunggal/#respond Mon, 29 Jun 2020 05:52:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/demo-mahasiswa-unkhair-menolak-pembayaran-uang-kuliah-tunggal/ demo-mahasiswa-unkhair-menolak-pembayaran-uang-kuliah-tunggal

LENTERA MALUT — Aliansi Mahasiswa Unkhair menggelar aksi menolak pembayaran uang Kuliah Tunggal (UKT) di depan kantor Rektorat Universitas Khairun Ternate pada senin 29 Juni 2020. Demonstrasi kali ini terkait penyebaran Corona Virus (COVID-19)  yang berdampak pada kesehatan, berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat termaksuk dibidang ekonomi dan pendidikan nasional. Kordinator aksi M. Fajar Fulaisa mengatakan, […]]]>
demo-mahasiswa-unkhair-menolak-pembayaran-uang-kuliah-tunggal

LENTERA MALUT — Aliansi Mahasiswa Unkhair menggelar aksi menolak pembayaran uang Kuliah Tunggal (UKT) di depan kantor Rektorat Universitas Khairun Ternate pada senin 29 Juni 2020.

Demonstrasi kali ini terkait penyebaran Corona Virus (COVID-19)  yang berdampak pada kesehatan, berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat termaksuk dibidang ekonomi dan pendidikan nasional.

Kordinator aksi M. Fajar Fulaisa mengatakan, pemerintah Indonesia dengan kebijakannya (karantina wilaya, jaga jarak, PSBB) untuk memutuskan penyebaran Koronavirus ternyata tidak memperhitungkan dampak sosio-ekonomi masyarakat Indonesia, terutama masyarakat kelas bawah sehingga lebih memperparah situasi kemiskinan.

“Pemerintah justru tidak terilhami untuk membebaskan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) terhadap mahasiswa ditengah-tengah situasi sekarang ini,” ujarnya.

Ia menilai kebijakan Kemendikbud dan Kemenag yang konon membebaskan pembayaran UKT, ternyata dinlai banyak pihak justru sangat memberatkan mahasiswa.

Menurut M. Fajar, selama pendemi, mahasiswa tidak melakukan aktivitas perkulihan tatap muka. Itu artinya, mahasiswa tidak sama sekali mengunakan fasilitas kampus dalam aktivitas perkulihan. Namun diharuskan membayar UKT sebagaimana dimasa-masa sebelumnya.

“Perkulihan daring (online) yang dirasa mahasiswa justru memperkeruh keadaan ekonomi mahasiswa. Apalagi ditamba dengan beberapa daerah di Indonesia, khusus Maluku Utara yang juga tidak mempunyai akses internet yang baik,” terangnya. Lanjut dia, “Belum lagi hitung-hitungan mahalnya kuota internet. Itulah kenapa, perkulihan dengan sistem online sangat tidak efesien dan memiskinkan mahasiswa,” tambahnya.

Belum lagi, kata Fajar, tagihan indekosnya mahasiswa yang tidak ditempati selama berpulang ke kampung karena sikap waspada terhadap penyebaran virus juga kebutuhan-kebutuhan mahasiswa lainya.

Meski begitu, Universitas Khairun Ternate dengan kebijakannya, mengeluarkan dispensasi UKT yang katanya sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa terdampak pendemi, justru berbelit-belit dan menyusahkan mahasiswa.

Menurutnya, kemauan mahasiswa bukanlah dispensasi UKT, melaikan membebaskan/mengratiskan UKT selama pendemi.

Oleh karena itu, aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Unkhair ini menyampaikan 6 tuntutan sebagai berikut:

1. Unkhair Gratiskan Pendidikan Selama Pendemi

2. Transparansi Dana Kampus Selama Covid-19

3. Menolak Dispensasi UKT

4. Transparansi Pembagian Kuota Internet Selama Kuliah Daring

5. Lawan Kapitalisasi Pendidikan

6. Buka Ruang Demokrasi Di Kampus Rep:

Darman/Red: Jun

]]>
https://www.malut.lentera.co.id/2020/06/29/demo-mahasiswa-unkhair-menolak-pembayaran-uang-kuliah-tunggal/feed/ 0
Peringati HANI, BNNK Pidie Jaya Nobar Virtual di Emirat Caffe https://aceh.lentera.co.id/peringati-hani-bnnk-pidie-jaya-nobar-virtual-di-emirat-caffe/ https://aceh.lentera.co.id/peringati-hani-bnnk-pidie-jaya-nobar-virtual-di-emirat-caffe/#respond Sat, 27 Jun 2020 17:17:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/peringati-hani-bnnk-pidie-jaya-nobar-virtual-di-emirat-caffe/ peringati-hani,-bnnk-pidie-jaya-nobar-virtual-di-emirat-caffe

LENTERA ACEH – Berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, HANI tahun ini akan diselenggarakan secara virtual. Hal tersebut dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan seluruh dunia. Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2020 kali ini diselenggarakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dikarenakan adanya pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia dan seluruh dunia. “Dengan adanya situasi […]]]>
peringati-hani,-bnnk-pidie-jaya-nobar-virtual-di-emirat-caffe

LENTERA ACEH – Berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, HANI tahun ini akan diselenggarakan secara virtual.

Hal tersebut dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan seluruh dunia.

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2020 kali ini diselenggarakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dikarenakan adanya pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia dan seluruh dunia.

“Dengan adanya situasi saat ini kita harus tetap mempunyai tekad dan semangat untuk pantang menyerah, bergotong royong, dan mempunyai empati dalam menghadapi situasi pandemi ini.

Sehingga tahun ini peringatan HANI tahun 2020 diselenggarakan dengan menggunakan teknologi secara virtual, namun tidak mengurangi kekhidmatan dan tujuan mulia dalam memberantas narkoba di Indonesia,” terang Kepala BNNK Pidie Jaya, AKBP. Werdha Susetyo, SE, diselah selah nonton bareng di Caffe Emirat, Sabtu malam (27/06/2020).

Menurut Kepala BNNK Pidie Jaya, pandemi COVID-19 telah menggugah seluruh anak bangsa untuk berpartisipasi dan berbuat sesuatu dalam menghadapi pandemi ini, antara lain dengan diadakannya Konser Slank #HIDUP 100%. Hasil penggalangan dana dari konser ini akan didonasikan untuk penanganan dampak COVID-19. 

Konser ini juga dimaksudkan sebagai bagian dari peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020. Dalam kaitan peringatan tersebut, BNN mulai memperkenalkan tagline baru, yaitu HIDUP 100%. Pesan “HIDUP 100%”

ini merupakan ajakan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih maksimal di segala unsur kehidupan (fisik-mental, jasmani-rohani, dunia-akhirat) dengan hidup tanpa narkoba. Lebih jelasnya, HIDUP 100% bermakna sadar, sehat, produktif, dan bahagia tanpa narkoba, ujarnya.

Dalam nobar malam ini turut hadir Polres beserta jajaranya serta pengurus lembaga penggiat anti narkoba atau mitra BNNK Pidie Jaya yaitu DPD IKAN.

Werdha mengharapakan dengan tegline “hidup 100 persen” menjadi harapan kita bersama menuju Pidie Jaya Hebat Tanpa Narkoba. (N)

Artikel Peringati HANI, BNNK Pidie Jaya Nobar Virtual di Emirat Caffe pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/peringati-hani-bnnk-pidie-jaya-nobar-virtual-di-emirat-caffe/feed/ 0
Tingkatkan Kepedulian, Bapera Aceh dan PMI Gelar Aksi Donor Darah https://aceh.lentera.co.id/tingkatkan-kepedulian-bapera-aceh-dan-pmi-gelar-aksi-donor-darah/ https://aceh.lentera.co.id/tingkatkan-kepedulian-bapera-aceh-dan-pmi-gelar-aksi-donor-darah/#respond Sat, 27 Jun 2020 08:12:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/tingkatkan-kepedulian-bapera-aceh-dan-pmi-gelar-aksi-donor-darah/ tingkatkan-kepedulian,-bapera-aceh-dan-pmi-gelar-aksi-donor-darah

LENTERA ACEH – Tingkatkan kepedulian antar sesama Dewan Pengurus Daerah Barisan Pemuda Nusantara (DPD BAPERA) Aceh bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh melakukan aksi donor darah di kantor DPD BAPERA Aceh Jl.P.Nyak makam banda aceh.(27/06/2020). Ketua Harian DPD BAPERA Aceh Zikrullah Ibna SE mengatakan, sebenarnya ada tiga (3) agenda penting DPD BAPERA […]]]>
tingkatkan-kepedulian,-bapera-aceh-dan-pmi-gelar-aksi-donor-darah

LENTERA ACEH – Tingkatkan kepedulian antar sesama Dewan Pengurus Daerah Barisan Pemuda Nusantara (DPD BAPERA) Aceh bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh melakukan aksi donor darah di kantor DPD BAPERA Aceh Jl.P.Nyak makam banda aceh.(27/06/2020).

Ketua Harian DPD BAPERA Aceh Zikrullah Ibna SE mengatakan, sebenarnya ada tiga (3) agenda penting DPD BAPERA Aceh hari ini,pertama kita melakukan peusijuek (tepung tawar) kantor DPD Bapera Aceh kemudian dilanjutkan dengan memberikan sumbangan kepada puluhan anak yatim sebagia wujud syukur kita kepada Allah Swt kemudian baru dilanjutkan aksi donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kota Banda Aceh,sebut Zikri.

Zikri menambahkan,kegiatan ini dilakukan menindaklanjuti arahan Ketua Umum DPP BAPERA H.Fahd Elfouz Arafiq yang selalu mengawali setiap kegiatan dengn menyantuni ribuan anak yatim.

Ketua PMI Kota Banda Aceh Qamaruzzaman Hagny dalam sambutannya sangat mengapresiasi Bapera Aceh karena langsung “Action” setelah peusijuek kantor langsung melakukan aksi sosial donor darah,ini patut kita apresiasi jafi tidak hanya “omong doang” tapi aksi nyata yang ditunjukkan Bapera Aceh. Tegas Qamaruzzaman Hagny yang di sambut tepuk tangan undangan yang hadir.

Kegiatan donor darah tersebut dilakukan sesuai dengan protokoler kesehatan di tengah pandemi covid19. (*)

Artikel Tingkatkan Kepedulian, Bapera Aceh dan PMI Gelar Aksi Donor Darah pertama kali tampil pada LENTERA ACEH.

]]>
https://aceh.lentera.co.id/tingkatkan-kepedulian-bapera-aceh-dan-pmi-gelar-aksi-donor-darah/feed/ 0
Organisasi Kaum Milenial Indonesia Resmi Dibentuk di Halsel https://www.malut.lentera.co.id/2020/06/27/organisasi-kaum-milenial-indonesia-resmi-dibentuk-di-halsel/ https://www.malut.lentera.co.id/2020/06/27/organisasi-kaum-milenial-indonesia-resmi-dibentuk-di-halsel/#respond Sat, 27 Jun 2020 05:17:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/organisasi-kaum-milenial-indonesia-resmi-dibentuk-di-halsel/ organisasi-kaum-milenial-indonesia-resmi-dibentuk-di-halsel

LENTERA MALUT — Kaum Milenial Indonesia (KAMI) yang di gagas oleh Bung Swangro Lumbanbatu sebagai Founder KAMI, kini resmi terbentuk di kabupaten Halmahera Selatan yang membuat mendeklarasikan diri pada Jumat 26 Juni 2020 malam sekira pukul 23.30 WIT. Sefnat Tagaku kemudian di percayakan sebagai Direktur Wilayah Halmahera Selatan, untuk menjalankan segala tugas dan tanggung jawab […]]]>
organisasi-kaum-milenial-indonesia-resmi-dibentuk-di-halsel

LENTERA MALUT — Kaum Milenial Indonesia (KAMI) yang di gagas oleh Bung Swangro Lumbanbatu sebagai Founder KAMI, kini resmi terbentuk di kabupaten Halmahera Selatan yang membuat mendeklarasikan diri pada Jumat 26 Juni 2020 malam sekira pukul 23.30 WIT.

Sefnat Tagaku kemudian di percayakan sebagai Direktur Wilayah Halmahera Selatan, untuk menjalankan segala tugas dan tanggung jawab Kaum Milenial Indonesia (KAMI) di bumi Saruma.

Menurut Sefnat, KAMI adalah sebuah wadah tempat berkumpulnya para cendekiawan muda di Halsel, untuk memberikan kontribusi pikiran-pikiran kritis demi pembangunan bumi Saruma kedepan.

“Terlebih khusus mendorong masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah dalam upaya pemutusan penyebaran virus corona di Halmahera Selatan,” ujarnya

“Serta kami juga membangun relasi yang baik dengan instansi-instansi terkait guna mengantisipasi berbagai krisis akibat dari dampak virus corona, salah satunya adalah ekonomi,” pungkasnya.

Selain itu, kata sefnat, KAMI akan membangun relasi dengan pihak KPU dan BAWASLU Halsel untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat menjelang PILKADA yang rencananya dilaksanakan pada 9 Desember 2020. “Sehingga pesta demokrasi yang akan di gelar dapat berjalan sesuai dengan amanat konstitusi,” lanjutnya.

“Karna itu, saya mengajak kepada pemikir-pemikir muda Halmahera Selatan untuk dapat bergabung dengan KAMI, agar kita sama-sama melibatkan diri dalam memberikan kontribusi pikiran demi kemajuan daerah ini,” ajaknya.

Rep: Darman/Red: Jun

]]>
https://www.malut.lentera.co.id/2020/06/27/organisasi-kaum-milenial-indonesia-resmi-dibentuk-di-halsel/feed/ 0
Israel Tanam Ribuan Pohon Gharqad, Tanda Kiamat Kian Dekat? http://www.news.lentera.co.id/israel-tanam-ribuan-pohon-gharqad-tanda-kiamat-kian-dekat/ http://www.news.lentera.co.id/israel-tanam-ribuan-pohon-gharqad-tanda-kiamat-kian-dekat/#respond Fri, 26 Jun 2020 15:57:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/israel-tanam-ribuan-pohon-gharqad-tanda-kiamat-kian-dekat/ israel-tanam-ribuan-pohon-gharqad,-tanda-kiamat-kian-dekat?

LENTERA NEWS — Peperangan Muslim versus Yahudi merupakan salah tanda akhir zaman (ashra tussa’ah) yang disampaikan Nabi Muhammad SAW. Namun, peperangan tersebut merupakan sesuatu yang sulit terbayangkan selama belasan abad. Dilansir dari Republika.co.id, pasalnya entitas Yahudi bukanlah sebuah kekuatan politik dan militer. Namun, semua itu kemudian menjadi nyata dengan berdirinya Israel pada pertengahan abad ke-20. Sejak itu […]]]>
israel-tanam-ribuan-pohon-gharqad,-tanda-kiamat-kian-dekat?

LENTERA NEWS — Peperangan Muslim versus Yahudi merupakan salah tanda akhir zaman (ashra tussa’ah) yang disampaikan Nabi Muhammad SAW. Namun, peperangan tersebut merupakan sesuatu yang sulit terbayangkan selama belasan abad.

Dilansir dari Republika.co.id, pasalnya entitas Yahudi bukanlah sebuah kekuatan politik dan militer. Namun, semua itu kemudian menjadi nyata dengan berdirinya Israel pada pertengahan abad ke-20. Sejak itu peperangan Muslim dan Yahudi berkobar, bahkan Timur Tengah terus membara, sampai detik ini.

Empat belas abad lalu, Nabi Muhammad SAW telah menyampaikan bahwa peperangan itu akan terjadi dan akan membuat batu maupun pepohonan ikut berbicara. Namun, ada satu pohon yang tetap diam. Pohon itu bernama gharqad.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ، فَيَقْتُلُهُمُ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ، فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوِ الشَّجَرُ: يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ، إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ» (رواه مسلم)…

Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu (RA) meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Hari kiamat belum akan terjadi sampai kaum Muslimin memerangi bangsa Yahudi. Mereka diserang kaum Muslimin hingga bersembunyi d balik batu dan pohon. Namun, batu maupun tumbuhan akan berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, di belakangku ada orang Yahudi. Kemari dan bunuhlah dia!’ kecuali pohon gharqad. Sebab, pohon gharqad adalah pohon orang Yahudi.” (HR Muslim).

Hadits dengan konten senada juga tertulis dalam berbagai kitab hadits terkemuka, yang berasal dari berbagai riwayat. Ada yang meriwayatkan bahwa yang berbicara adalah batu, seperti tertulis dalam hadits riwayat Bukhari berikut ini.

Abu Umar RA meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda, “Bangsa Yahudi nanti akan berperang melawan kalian dan kalian akan mengalahkan mereka, sampai batu pun akan berkata, ‘Wahai Muslim, di belakangku ada orang Yahudi. Bunuhlah dia.’”

Lantas, pohon apakah gharqad itu? Umumnya, orang merujuk pada dua tanaman berduri yang hidup di padang pasir. Ada yang menyebut gharqad adalah tanaman yang dalam bahasa Arab disebut ausaj. Para ilmuwan menyebut spesies ini sebagai Lycium shawii. Pohon ini kerap pula disebut dengan istilah boxt horn. Menurut laman milik the Hebrew University of Jerusalem, istilah lainnya adalah lycium arabicum boiss atau arabian boxthorn. Tanaman ini masuk kategori semak belukar, yang tingginya satu hingga empat meter.

Namun, sumber lain menyebut gharqad adalah Nitraria retusa. Bentuk kedua pohon ini mirip, begitu pun dengan tingginya. Namun, Lycium shawii dan Nitraria retusa sebenarnya sangat berbeda dari sisi klasifikasi tumbuhan, sejak ordo, famili, hingga genus (lihat: Gharqad, Pohon Yahudi Bernama Belakang Arab).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu beberapa kali menanam pohon, yang kemudian ramai diberitakan sebagai pohon gharqad antara lain penanaman pohon pada Februari 1999 lalu.

Selain itu, penanaman pohon dilakukan di tempatlainnya di beberapa permukiman di wilayah pendudukan Israel, yang disponsori Jewish National Fund (JNF). Langkah Netanyahu menanam pohon yang diduga gharqad itu menuai banyak perbincangan hingga hari ini.

Dalam Yahoo! Answer, misalnya, seseorang bertanya, “Mengapa Israel menanam boxthorn (gharqad) lebih daripada pohon-pohon lainnya? Apakah ada alasan spesifik?”

Respons pengguna internet bermacam-macam. Seorang bernama Ever green mengatakan, “Pohon boxthorn adalah bagian kunci nubuat tentang Israel pada akhir zaman.”

Penjawab lainnya, Sameer, menulis, “Karena pohon gharqad tidak akan memberitahu….”

“Karena Israel berpikir bahwa ramalan Islam tentang Israel akan terjadi sehingga lebih baik menanam banyak boxthorn,” kata Waleed.

Seorang bernama Arilou berbeda pendapat dengan yang lain. Dia mengatakan, “Israel tidak menanam pohon boxthorn. Kebanyakan pohon yang ditanam Israel saat ini adalah pinus. Maaf memecahkan gelembungmu.”

“Itu adalah pohon Yahudi,” kata Redland.

Sementara itu, Kimberly, hanya menulis, “Hmmm….”

Perdebatan di internet memang selalu berakhir menjadi debat kusir belaka.

Namun, Israel memang gencar melakukan penghijauan di sana. Bahkan, upaya penanaman pohon itu telah dilakukan sebelum berdirinya negara Israel pada 1948.

Jewish National Fund (JNF) merupakan salah satu organisasi yang gencar melakukan penanaman itu. JNF atau Keren Kayemet LeYisrael (KKL) didirikan pada Kongres Zionis kelima di Basel, 1901 lalu.

Sejak didirikan, JNF/KKL gencar membeli tanah saat wilayah Palestina masih berada di bawah Khilafah Turki Utsmani. Pada 1935 lalu, misalnya, JNF mengeklaim menanam 1,7 juta pohon di kawasan seluas tujuh kilometer persegi, di tanah Palestina.

Kini, apa yang disampaikan Nabi pada empat belas abad silam telah menjadi nyata. Muslim telah berperang dengan Yahudi. Zaman sedang menunggu terwujudnya pertanda lainnya, yaitu ketika batu dan pohon berbicara dan mengatakan, “Wahai Muslim, wahai hamba Allah, di belakangku ada orang Yahudi. Kemari dan bunuhlah dia!” serta diamnya pohon gharqad.

Lantas, sudah berapa banyak pohon gharqad yang ditanam di Israel? Sampai saat ini, tak ada data pasti. Bahkan, data-data tentang pohon ini terkesan menghilang dari situs-situs di Israel, termasuk situs milik JNF.

Situs organisasi ini mengeklaim hanya menanam zaitun, pinus, dan akasia. Hingga 2007 organisasi yang menggalang dana untuk menanam pohon dengan harga 18 dolar AS per pohon ini mengeklaim telah menanam lebih dari 240 juta pohon. Jumlah pohon yang ditanam JNF hampir sama dengan jumlah penduduk Indonesia. []

]]>
http://www.news.lentera.co.id/israel-tanam-ribuan-pohon-gharqad-tanda-kiamat-kian-dekat/feed/ 0
Sedekah, Solusi Bangkitkan Ekonomi pasca Pandemi http://www.news.lentera.co.id/sedekah-solusi-bangkitkan-ekonomi-pasca-pandemi/ http://www.news.lentera.co.id/sedekah-solusi-bangkitkan-ekonomi-pasca-pandemi/#respond Fri, 26 Jun 2020 15:45:00 +0000 https://www.lentera.co.id/lentera-network/lenteramalut/sedekah-solusi-bangkitkan-ekonomi-pasca-pandemi/ sedekah,-solusi-bangkitkan-ekonomi-pasca-pandemi

LENTERA NEWS — Pakar Marketing Yuswohady menilai sedekah, salah satu instrumen ekonomi yang diajarkan Islam, turut menjadi solusi universal yang bisa diterapkan dalam membangkitkan ekonomi saat maupun setelah pandemi. Kondisi multikrisis ini seharusnya dimanfaatkan menjadi momentum emas umat untuk bergerak. Hal ini disampaikan pakar marketing Yuswohady saat acara ACT Fest di Jakarta lalu. Upaya pemberdayaan ekonomi bagi […]]]>
sedekah,-solusi-bangkitkan-ekonomi-pasca-pandemi

LENTERA NEWS — Pakar Marketing Yuswohady menilai sedekah, salah satu instrumen ekonomi yang diajarkan Islam, turut menjadi solusi universal yang bisa diterapkan dalam membangkitkan ekonomi saat maupun setelah pandemi. Kondisi multikrisis ini seharusnya dimanfaatkan menjadi momentum emas umat untuk bergerak. Hal ini disampaikan pakar marketing Yuswohady saat acara ACT Fest di Jakarta lalu.

Upaya pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskin merupakan hal penting yang dapat menjadi solusi permasalahan kemiskinan di Indonesia. Islam sebagai agama yang menyeluruh, memiliki instrumen khusus yang bertujuan untuk menciptakan keadilan dalam bidang ekonomi sehingga dapat berfungsi untuk mengurangi tingkat kemiskinan di masyarakat. Kondisi tatanan normal baru saat ini menjadi stimulan untuk kembali ke jalan-jalan kebaikan sedekah.

Hal ini diawali dengan pandemi Covid-19 yang menjadi korektor masyarakat. Keadaan itu menciptakan pergantian mega (mega shift) saat ini. “Covid-19 itu menjadi great corrector, yang semakin menghadirkan spiritual, peran digital, dan empati di masyarakat,” jelas Yuswohady dikutip dari siaran pers ACT, Jumat (26/6).

Ia pun menambahkan, empati semakin menemukan momentum saat pandemi. Kegiatan ekonomi didasari empati, yakni kepedulian sesama. Lebih lanjut, kini empati menjadi penggerak utama sedekah. Di era keterbatasan fisik, sedekah tetap bisa dilakukan jarak jauh dengan bantuan teknologi.

“Pandemi menuntut lembaga pengelola zakat bertransformasi ke ranah digital. Hal ini seharusnya membuat kebermanfaatan menjadi lebih luas,” lanjut Yuswohady.

Ia mengatakan, apa yang dilakukan ACT di masa pandemi, yakni mengajak masyarakat untuk bersedekah sebagai jalan menolong sesama akan menjadi kebiasaan. “Sekarang orang mikirnya movement untuk empati sosial. Akan jadi kebiasaan. Dan ketika empati muncul dapat mengalahkan kapitalisme dan selfish. Empati mengajak masyarakat memahami orang selain diri sendiri,” terangnya.

Yuswohady mengatakan, sedekah dan zakat seharusnya tidak lagi asing bagi masyarakat dunia. Islam di Indonesia pun sudah memulainya sejak tahun 2010. Saat itu gaya hidup muslim menjadi perhatian, seperti perbankan syariah, hijab, dan halal. Ia pun yakin, gaya hidup sedekah akan menjadi kebiasaan masyarakat saat bahkan setelah pandemi.

“Proses edukasi sedekah sebagai habit, lama kelamaan akan natural, momentumnya saat pandemi ini,” kata Yuswohady.

Kala krisis multidimensi melanda dunia dan kondisi tatanan normal baru yang kian tidak rasional mengharuskan masyarakat untuk melakukan usaha ekstra untuk bertahan. Saling bahu-membahu dalam kehidupan sosial adalah keniscayaan. Indonesiadermawan.id hadir sebagai situs penggalangan dana untuk menjalankan berbagai program kemanusiaan dengan sedekah dari tiap individu yang kemudian berkembang menjadi ikhtiar nasional.

Melalui www.indonesiadermawan.id , masyarakat dapat menyebarkan nilai dan membagikan manfaat semangat ke semua kalangan. Tanpa memandang agama, suku, ras, dan warna kulit.

Source: Republika.co.id

]]>
http://www.news.lentera.co.id/sedekah-solusi-bangkitkan-ekonomi-pasca-pandemi/feed/ 0

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609