Mahasiswa di Manado Kecam DO Sepihak Unkhair dan UKIP Makassar

Must read

Dispar Halteng Lakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark

LENTERA MALUT — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halteng melakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark,di Gedung Mardelia Desa Nurweda Kecamatan...

Sambut HUT-47 PT Bank Aceh Syariah Bireuen Gelar Donor dan Himpun 201 Kantong Darah

Bireuen – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 47 PT Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Bireuen bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah...

F.PDIP Mendesak Bupati Elang Segera Menanggapi Surat Pimpinan DPRD Halteng

LENTERA MALUT — Fraksi PDI Perjuangan mendesak bupati Elang untuk secepatnya menanggapi surat pimpinan DPRD Halteng terkait dengan Pemberhentian & Pengangangkatan Sekertaris DPRD Halteng...

Demi Stabilitas Kerja, DPRD Minta Bupati Halteng Segera Menunjuk Plt. Sekwan

LENTERA MALUT – Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad meminta kepada Bupati Edi Langkara untuk segera menunjuk Plt. Sekretaris Dewan untuk menggantikan Sekwan...

LENTERA PENDIDIKAN — Sejumlah mahasiswa di Ambon, Maluku, yang tergabung dalam Solidaritas Peduli Demikrasi Kampus, (SPDK) menggelar kampanye mengecam terkait Surat Keputusan (SK) Drop Out (DO) sepihak yang dikeluarkan rektor Universitas khairun dan UKIP Makassar.

Kampanye yang dilakukan di lingkungan kampus Universitas Samratulangi, pada Selasa, 4 Februari 2020 sore tadi bertajuk “Selamatkan Demokrasi Kampus”.

Baca Juga: Ikut Aksi Papua, Unkhair Drop Out 4 Mahasiswanya

Kordinator Lapangan (Korlap) Ari, menyampaikan, bahwa kampanye itu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan besar terhadap mahasiswa yang di Drop Out.

Keputusan yang diambil Rektor di dua Universitas itu, kata Ari, benar-benar kelewatan, dan merenggut hak mahasiswa. Rektor yang menjabat sebagai pemimpin tertinggi harus bijak dalam berkeputusan. “Hal jelas terlihat bahwa reaktor sendiri tidak mengikuti aturan kampus,”

Baca: Demo Desak Cabut SK Drop Out 4 Mahasiswa Unkhair Berakhit Ricuh, Ada Korban

“Sebab mereka melakukan DO yang semana-mena,” ujar Ari ketika di wawancarai kontributor dari Ambon, di Kantin Hukum.

Ari juga memaparkan, bahwa SPDK Manado tetap melakukan aksi kampanye sampai Rektor mencabut SK yang sudah dikeluarkan itu. Mereka berkomitmen untuk tetap menyuarakan mahasiswa yang di DO ini.

Meskipun di tengah hujan, Ari dan kawan-Kawan terus mengkampanyekan dukungan mahasiswa yang di DO, baik di Ternate mapun di Makassar.

Menurutnya kampus sekarang ini otoliter, merampas kebebasan mahasiswa menyampaikan aspirasi di depan umum.

“Jika ini terus di biarkan maka hal ini memukul pisikologi mahasiswa sehingga melahirkan generasi kebo,” terangnya.

Pada tahun 2019-2020 sudah terhitung 32 Mahasiswa yang di DO, hanya karena berbicara di depan umum. 4 mahasiswa dari Ternate dan 28 Mahasiswa dari Makassar.

Dalam kampanye SPDK menuntut , Cabut Surat Keputusan DO, Rektor Unkhair Nomor 1860/UN44/KP/2019, Pecat Rektor Unkahir dan Rektor UKIP, Cabut Surat Edaran Rektor Unkahir, Stop TNI/POlRI Masuk Kampus, Turunkan Biayaya UKT, Berikan Jaminan Kebebasan, Akademik Kepada Mahasiswa, Hentikan Represif terhadap Mahasiswa, Stop Pembungkaman Demokrasi, serta Cabut Surat Keputusan DO, Rektor UKIP Makassar nomor: 006/SK/UKIP.20/2020.

Kontributor: Thaty
Editor: Ajun

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Dispar Halteng Lakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark

LENTERA MALUT — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halteng melakukan Pelatihan Pemandu Wisata Geopark,di Gedung Mardelia Desa Nurweda Kecamatan...

Sambut HUT-47 PT Bank Aceh Syariah Bireuen Gelar Donor dan Himpun 201 Kantong Darah

Bireuen – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 47 PT Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Bireuen bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah...

F.PDIP Mendesak Bupati Elang Segera Menanggapi Surat Pimpinan DPRD Halteng

LENTERA MALUT — Fraksi PDI Perjuangan mendesak bupati Elang untuk secepatnya menanggapi surat pimpinan DPRD Halteng terkait dengan Pemberhentian & Pengangangkatan Sekertaris DPRD Halteng...

Demi Stabilitas Kerja, DPRD Minta Bupati Halteng Segera Menunjuk Plt. Sekwan

LENTERA MALUT – Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad meminta kepada Bupati Edi Langkara untuk segera menunjuk Plt. Sekretaris Dewan untuk menggantikan Sekwan...

Akhirnya DPRD Pultab Sahkan Pansus Pengelolaan Keuangan Desa

LENTERA MALUT – Agenda Pembentukan panitia khusus (pansus) Pengelolaan Keuangan Desa yang sempat tertunda sebulan lalu pada 7 juli 2020 karena tidak Qorum, kini...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609