Proyek Tanpa Papan Nama dan Dibikin Lama di Desa Wai Ina

Must read

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

LENTERA MALUT – Dua proyek di Desa Wai Ina, Kecamatan Sulabesi Barat, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) tanpa papan Proyek.

Andika, sala seorang warga setempat mengatakan, bahwa awalnya proyek ini dikira proyek desa yang anggarannya menggunakan Dana Desa (DD). Masing-masing proyek tersebut adalah Pembangunan Taman Pengajian anak (TPA) dan pembangunan Pagar Masjid.

“Awalnya kami mengira ini proyek pake (pakai) Dana Desa (DD). Mereka sempat naikkan papan proyek selama dua hari, setelah itu mereka turunkan sampai sekarang,” ungkapnya pada Senin, 9 Desember 2019 tadi.

Lantaran lama pekerjaannya, warga sekitar juga sudah melupakan bulan dan tanggal dikerjakan proyek itu. “Soalnya sudah lama proyek ini dibikin,” katanya.

Sulman Kemhay yang rumahnya berdampingan dengan dua proyek tersebut membenarkan pernyataan itu. “Iya, proyek itu sudah cukup lama. Mereka kerja satu minggu tiga kali, kadang sterahat,” tuturnya.

Sulaman mengatakan, terlambatnya proyek ini disebabkan pekerjaan tukang yang ganda.

“Bagaimana tidak lama, satu orang tukang kerjakan dua proyek,” cetusnya.

Sementara itu amatan media ini, keterlambatan dan tidak dipasangnya papan proyek merupakan kesengajaan pihak kontraktor, dugaan untuk mengelabui masyarakat Desa Wai Ina agar tidak mengetahui target pekerjaan, ditambah lagi dengan tenaga tukang yang dalam waktu bersamaan mengerjakan dua sampai tiga proyek dalam satu desa.

Reporter: Gopal
Editor: Ajun

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

Bahas Tentang Film Disney Mulan, Kenapa Banyak Menimbulkan Kontroversi?

JAKARTA – Ok first of all, saya merasa sedikit ‘tertipu’ karena mengira launching film Mulan akan segera bisa dinikmati di Disney+ setelah subscribe. Tapi ternyata,...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609