Penerang Pembaca

Arsip 2015

Pemangku Adat Kerajaan Loloda Dikukuhkan

Bagikan :

LENTERA MALUT — Dalam upaya mengembangkan nilai-nilai adat se-atorang di bumi Ngara Mabeno, pada Jumat, 6 Desember 2019, bertempat di Desa Soa-SioKec. Loloda Kabupaten Halmahera Barat, berlangsung upacara pengukuan Pemangku Adat Kerajaan Moloku Loloda yang dilakukan oleh Jo’Ou Kolano Loloda, YM. Kompol. Suaib Sjamsudin Sjah.

Ketua Pengelenggara kegiatan yang juga selaku Bangsa Madopolo Kerajaan Moloku Loloda “Kaicil Yusman Dumade, SKM” dalam laporannya antaralain, mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan pengukuhan ini adalah agar terbentuknya lembaga adat Kerajaan Moloku Loloda yang reprsentatif berdasarkan hukum adat Loloda. Pihaknya mempersiapkan kegiatan dengan bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Loloda. Terima kasih kepada Pak Camat dan jajaran yang sudah membantu panitia menyelenggarakan acara penting, tambah Ketua Penyelenggara.

Sekretaris Besar (Tuli Lamo) Kerajaan Loloda Kaicil, Mustafa Mansur

Sementara itu, Sekretaris Besar (Tuli Lamo) Kerajaan Loloda Kaicil, Mustafa Mansur mengatakan, bahwa Pemangku Kerajaan yang dikukuhkan, diantaranya:
Jogugu (PerdanaMenteri) Habib Mamang Kharie, SH.,
Kapita Lau (Panglima Utama Maritim) Kaicil Sahil Sahjuan,
Jo Hukum Soa-Sio (Menteri Urusan Dalam Negeri) RusdiMaxsud,
Kapita Kie (Panglima Teritorial Daratan) Jefri Toseho,
Kapita Juanga (Komandan Kapal Perang) Yopi Luow,
Sowohi (Humas dan Protokoler) Irwan Muksin, ST,
Dilengkapi sejumlah perangkat baik pada tingkat Staf Bobato Kolano hinggap adatingkat Soa.

Sekretaris Besar (Tuli Lamo) Kerajaan Loloda Kaicil, Mustafa Mansur bersama Bupati Halbar, Dani Misy

Adapun beberapa Bobato yang belum dikukuhkan antara lain; Jo HukumSangaji (Menteri Luar Negeri), Hi. Syukur Lila, S.Hut., Msi dan beberapa perangkat yang lain. “Mereka akan dikukuhkan oleh Jo’Ou Kolano bersamaan dengan pengukuhan Pemangku Adat di wilayah Loloda Kepulauan.

upacara pengukuan Pemangku Adat Kerajaan Moloku Loloda yang dilakukan oleh Jo’Ou Kolano Loloda, YM. Kompol. Suaib Sjamsudin Sjah.

Ketua penyelenggara kegiatan juga mengatakan bahwa pengukuhan para pemangku adat pada tingkat soa yang dilaksanakan tersebut baru terbatas pada 16 desa dalam wilayah Loloda bagian selatan, sementara di wilayah Loloda Tengah, Loloda Utara, dan Loloda Kepulauan akan dilakukan pengukuhan dalam waktu dekat. Sekadar diketahui, bahwa wilayah Loloda bagian selatan dan Loloda bagian tengah masuk dalam wilayah Kabupaten Halmahera Barat, sedangkan Loloda Utara dan Loloda Kepulauan masuk dalam wilayah Kabupaten Halmahera Utara.

Secara terpisah, Humas dan Protokoler (Sowohi), Irwan Mucksin, ST, mengatakan, bahwa pada Pengukuhan yang dilakukan oleh Jo’Ou Kolano Loloda dengan menggunakan bahasa Loloda tersebut adalah, untuk mengingatkan bahwa para pemangku adat tersebut hendaknya menjalankan adat se-atorang dengan baik dan benar.

“Tidak boleh ditambahkan, tidak boleh dikurangi, tidak boleh dikesampingkan, baik ke kir maupun ke kanan. Intinya, tidak boleh sama sekali, kalau tidak Anda kehutan, ular dan pohon besar akan menerpa, dan apabila kelaut, Anda akan menjadi makanan Ikan Gurango dan Buaya. Sumpah ini sangat mengingat sekali, mengingat di perairan Loloda terdapat banyak buayanya,” tegas Sowohi.

Penyampaian Momalo Denanga Rasai (Penyampaian perasaan, kesan, dan pesan) oleh Jo’Ou Kolano Loloda, YM. Kompol. Suaib Sjamsudin Sjah.

Sementara pada penyampaian Momalo Denanga Rasai (Penyampaian perasaan, kesan, dan pesan) oleh Jo’Ou Kolano mengatakan, bahwa tantangan saat ini dan kedepan sangatlah kompleks. Permasalahan adat, terutama yang berkaitan dengan hak-hak komunal masyarakat sangat sering terjadi. Olehnya, kita harus berikhtiar dan mencari solusi-solusi yang terbaik demi kemanusiaan dan kesejahteraan kita selaku bagian dari masyarakat adat. Disadari betul, bahwa hukum adat adalah hukum yang tidak tertulis, tetapi hukum adat adalah hukum yang hidup dan diakui oleh masyarakat secara turun-temurun. “Bagi kita masyarakat adat Loloda, hukum adat adalah hukum yang senantiasa hidup dan menjadi bagian dari kehidupan sosial-budaya masyarakat Loloda,” tegasJo’OuKolano.

Adapun Camat Loloda, Aman Samsudin, S.IP dalam sambutannya mengatakan bahwa, pemangku Adat yang baru dikukuhkan ini hendaknya dapat menjadi mitra pemerintah dalam menunjang tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, khususnya di Loloda. “Dalam konteks ini, keberadaan lembaga adat tersebut harus memposisikan dirinya sebagai bagian dari masyarakat sipil untuk melakukan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan,” terang dia.

Sambutan terakhir yang disampaikan oleh Bupati Halmahera Barat, Dani Misy

Pada sambutan terakhir yang disampaikan oleh Bupati Halmahera Barat, Dani Misy, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat akan mengintervensi anggaran pengeloaan dana desa di Kecamatan Loloda untuk membangun rumah adat “SALU” pada masing-masing desa. “Selain itu, kita juga akan berupaya bersinergi dengan Gubernur Maluku Utara untuk mendorong pembanguna fisik Kerajaan Loloda,” ujar Bupati Halbar.

Masyarakat adat yang ikut menyaksikan pengukuhan pemangku adat Loloda

Sekedar diketahui, dalam acara pengukuhan Pemangku Adat Kerajaan Loloda juga dihadiri Asisten I, Staf Ahli serta Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Halmahera Barat. Ada juga dari unsur MUSPIKA Kecamatan Loloda, Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan masyarakat sekitarnya.

Kontributor: TuliLamo/Sekretaris Besar Kerajaan Loloda, Mustafa Mansur

Download

Comment

ARSIP Majalah dan Koran LENTERA

Majalah dan Koran LENTERA ini Terbit Sejak 2011 hingga 2014.

Terbaru

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Aceh, menggelar...

LENTERA ACEH- Informasi kegiatan sosial ini, disampaikan koordinator kegiatan Donor Darah dalam rangka HUT Gerindra ‪Ke 12‬, Rosmaini, Sabtu, 25 Januari 2020  Menurutnya, kegiatan ini...

Ketua SEMA UIN Ar-Raniry Terpilih Siap Tampung...

LENTERA ACEH – Pada tanggal 26 Januari 2020 merupakan saat yang bersejarah di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry karena telah sukses diadakannya pergantian Ketua...

Usung Tema Syariat Islam, SPMA Gelar BLC...

LENTERA ACEH – Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) Wilayah Bireuen sukses menggelar panggung diskusi Bireuen Lawyer Club (BLC) ke-V dengan mengusung tema “Syariat Islam...

Cegah Virus Conora di Halteng, Nuryadin: Pemda...

LENTERA MALUT – Upaya mencegah Penyebaran virus corona yang berasal dari kota Wuhan, Cina, yang saat ini menjadi pemberitaan hangat di dunia Internasional harus...

Terpilih Menjadi Presma UIN Ar-Raniry, Reza: Kita...

LENTERA ACEH – Pemilihan Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (Presma UIN Ar-Raniry) pada tanggal 25 Januari 2020 yang berlokasi di Gedung Museum UIN...

Terpopuler

5 Teknik Mengajar Masa Kini Untuk Guru...

LENTERA ACEH – Menurut Gropper didalam Wiryawan dan Noorhadi (1998), teknik mengajar masa kini untuk guru SD (Sekolah Dasar) harus berbasis latihan. Beliau...

Suamiku dan Handuk

LENTERA ACEH – Bersama lama sebelum halal (pacaran red) tak lantas membuatku tahu detail tentang suami. Kalau makes, mikes, filkes udah khatam lah ya....

Sidang Kasus Pemurtadan Siswa, Hakim Diminta Jatuhi...

Lentera.co.id -- Pengadilan Negeri Ternate kembali melanjutkan sidang kasus dugaan pendangkalan aqidah yang dilakukan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) dan Gerakan Mencegah...

Muntasir, Cowok Ganteng Sang DPO Pengendali 41,6...

LENTERA ACEH – Wajah rupawan tak juga mencerminkan jika kelakuannya baik, seperti Muntasir (36) yang diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung atas keterlibatan...

Baru Pertama Kali, 13 Negara Dukung Palestina

Aceh.Lentera.co.id – Pertama kalinya sepanjang sejarah voting Dewan Perserikatan Bangsa Bangsa, 13 negara mengubah sikapnya terhadap Israel. Mereka menolak rancangan resolusi tahunan badan PBB...

WNI Ini Dituduh Incar Separuh Kekayaan Suaminya

LENTERA.CO.ID -- Wanita asal Surabaya Novy Chardon dituduh mengincar separuh harta kekayaan suaminya John William Chardon, termasuk perusahaan, investasi pertambangan, serta dana...

Raih Suara Terbanyak, Hamdani S.Pd, M.Pd Terpilih...

LENTERA ACEH – Kepala SMAN 1 Bireuen, Hamdani S.Pd, M.Pd, terpilih sebagai ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se Kabupaten Bireuen. Pemilihan tersebut berlangsung...