Cegah Virus Conora di Halteng, Nuryadin: Pemda Segera Bikin Moratorium Import TKA Cina

Must read

Ternyata Ada Anggaran Rp 11 Miliar Bagi UMKM Terdampak Covid-19

TERNATE, Beritamalut.co – Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate Muhajirin Baylussy, mengatakan bahwa ada anggaran Rp 11 miliar untuk membantu Usaha Mikro,...

75 Persen, Target Kemenangan MS-SM di TBL

LENTERA MALUT — Sebagai putra kelahiran Desa Nggele, Ma’rif Ode Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan), Kabupaten Pulau Taliabu, siap...

Mimpi Pasangan Berselingkuh, Haruskah Ditanggapi Serius?

JAKARTA — Hampir setiap malam kita bermimpi, namun hanya sedikit isi mimpi yang bisa membuat kita terus memikirkannya sepanjang hari, salah satunya mimpi mendapati...

Menyapa Petani di Desa Samuya, MS-SM Bakal Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

LENTERA MALUT – Sebagai anak petani, Calon wakil bupati Pulau Taliabu, Safruddin Mohalisi mulai menyapa warga Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur, mulai dari kebun-kebun...

LENTERA MALUT – Upaya mencegah Penyebaran virus corona yang berasal dari kota Wuhan, Cina, yang saat ini menjadi pemberitaan hangat di dunia Internasional harus bersikap awas dan mengamil langkah antisipatif oleh pemerintah daerah, mengingat salah satu tujuan warga negara cina yang berstatus Tenaga Kerja Asing (TKA) adalah Maluku Utara, khususnya wilayah Halmahera Tengah dan Halmahera Selatan.

Demikian itu disampaikan salah satu Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad kepada redaksi Lentera Malut (malut.lentera.co.id), Ahad, 26 Januari 2020 via WahtsApp.

Nuryadin mengatakan, sesuai perkembangan pemberitaan penyebaran virus Corona, sampai saat ini suda memakan korban puluhan orang dan tercatat ribuan warga Cina maupun orang yang bepergian dari Cina telah terjangkit virus mematikan itu. Penyebaran virus ini juga sangat cepat karena melalui interaksi antara manusia dengan manusia. Olehnya, kata Nuryadin, dirinya berharap Pemerintah harus mengambil langka cepat untuk mencegah penyeberan virus tersebut.

Khusus untuk Kabupaten Halmahera Tengah, Yadin sapaan karib Nuryadin ini mendesak kepada Pemerintah Daerah untuk mengeluarkan moratorium import TKA Cina yang hampir setiap hari masuk ke daerah Weda Tengah. Study kasus saat ini di Wilayah Manado, berdasarkan berita di media sosial, sudah terdeteksi beberapa orang yang mengidap Virus Corona setelah bepergian ke Ghuan Zou, Cina.

“Kita tahu bersama di Halteng saat ini, dalam 1 minggu ada 3 kali penerbangan Wings Air dari Lelilef – Manado dan hampir 75% penumpangnya adalah warga negara Tionghoa, Cina yang berstatus sebagai TKA di PT. IWIP, di Kec. Weda Tengah,” katanya.

Selain langkah penghentian sementara masuknya TKA, Yadin menyampaikan kepada Dinas Kesehatan agar harus melakukan pengawasan dan pendeteksian dini terhadap TK Cina maupun TK Lokal yang bekerja di PT. IWIP dan PT. WBN.

“Dinas Kesehatan Halteng suda harus siap siaga di Bandara Lelilef maupun pintu masuk melalui darat untuk memastikan setiap TK Cina maupun lokas yang ada di Halmahera Tengah bebas dari Virus Corona. Katika terdapat ada seseorang yang positif, langsung dilakukan isolasi supaya virusnya tidak menyebar ke yang lain,” saran Yadin.

“Saya berharap Dinas Kesehatan harus lebih tanggap dalam bertindak. Jangan sampai suda terjadi baru bertindak,” tambahnya menegaskan. Lanjut dia, Kepada Kantor Wilayah Imigrasi juga bersama-sama mengantisiapasi Penyebaran Virus Corona pada saat TKA akan melapor Visa maupun Paspor mereka.”

Ketua Bapemperda DPRD Halteng ini juga mendesak, Dinas Kesehatan segera mengeluarkan imbauan kepada seluruh Masyarakat Halmahera Tengah terkait gejala maupun bentuk Virus Corona ini sehingga masyarakat juga ada kesadaran diri secara dini. “Intinya, Pemda Halteng harus responsif dalam mengantisipasi Virus ini. Kita semua berharap Virus ini tidak bole masuk sampai ke daerah kita. Insha Allah.!!,” harap Yadin.

Itu sebabnya, anggota DPRD tiga periode ini meminta kepada Dinas Kesehahatan segera berkordinasi degan Tim Medis di PT. IWIP maupun Polres Halteng. “Bila perlua bentuk tim terpadu kesehatan dalam mersepons keresahan penyebaran virus corona secara cepat dan tepat sasaran,” tutur Yadin.

Lanjut dia, upaya preventif segera dilakukan. RS Umum Daerah sesegera mungkin dilengkapi degan Dokter Ahli. “Saya punya kehawatiran tersendiri karena RSU Weda saat ini lagi transisi karena Dirketurnya Mundur, dokter juga telah habis kontrak,” katanya.

Rep: Ino/Red: Jun

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Ternyata Ada Anggaran Rp 11 Miliar Bagi UMKM Terdampak Covid-19

TERNATE, Beritamalut.co – Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate Muhajirin Baylussy, mengatakan bahwa ada anggaran Rp 11 miliar untuk membantu Usaha Mikro,...

75 Persen, Target Kemenangan MS-SM di TBL

LENTERA MALUT — Sebagai putra kelahiran Desa Nggele, Ma’rif Ode Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan), Kabupaten Pulau Taliabu, siap...

Mimpi Pasangan Berselingkuh, Haruskah Ditanggapi Serius?

JAKARTA — Hampir setiap malam kita bermimpi, namun hanya sedikit isi mimpi yang bisa membuat kita terus memikirkannya sepanjang hari, salah satunya mimpi mendapati...

Menyapa Petani di Desa Samuya, MS-SM Bakal Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

LENTERA MALUT – Sebagai anak petani, Calon wakil bupati Pulau Taliabu, Safruddin Mohalisi mulai menyapa warga Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur, mulai dari kebun-kebun...

Pirlo Sesalkan Juventus Tak Cetak Banyak Gol Lawan Sampdoria

JAKARTA – Andrea Pirlo melakoni debutnya melatih Juventus kala menang 3-0 melawan Sampdoria di laga pembuka Serie A 2020/2021, Senin (21/9) dini hari waktu Indonesia. Debut yang...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609