16.9 C
Munich
Senin, Mei 25, 2020

Warga Desa ini Melempar Batu di Tengah Jalan. Ini penyebabnya

Must read

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...
Reporter SULA, Jimran PANIGFAT
Reporter SULA, Jimran PANIGFAThttps://www.lentera.co.id
JIMMY, Redporter Biro SULA sekaligus Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

SULA, LENTERA.CO.ID – Penimbunan jalan raya yang dilintasi sejumlah pengendara proyek (seperti truk.red) dari Kota Sanan menuju perkantoran Pohea mengakibatkan debu itu, membuat warga setempat serta pengendara roda dua tak merasa nyaman.

“Kami selaku pengendara roda dua sangat terganggu karena jalan yang kami lewati di penuhi dengan debu,” kata Yanto, pengendara roda dua pada reporter Lentera Online, Kamis, 7 Juni 2018.

Akibat tak tahan dengan tebalnya debu jalan tersebut, warga Desa Mangon merasa kesal lalu melempar batu ditengah jalan.

“Kami tidak tahan dengan debu yang tiap hari kami rasakan, sehingga kami melempar dan menaruh batu-batu ke tengah jalan agar pengendara, khususnya kendraan proyek bisa mengurangi kecepatan sehingga jalan tak terlalu berdebu,” tutur Rus, warga Desa Mangon.

Red: jimi

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...

Kurva COVID-19 di Aceh Landai, Yuri: Kunci Keberhasilannya Ada di Masyarakat

JAKARTA - Juru Bicara COVID-19 Achmad Yurianto mengapresiasi masyarakat Aceh atas keberhasilan dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. Menurutnya kunci penyelesaian masalah COVID-19 di...