16.9 C
Munich
Senin, Mei 25, 2020

Jumlah Desa ini Segera Gelar Pilkades

Must read

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...
Reporter SULA, Jimran PANIGFAT
Reporter SULA, Jimran PANIGFAThttps://www.lentera.co.id
JIMMY, Redporter Biro SULA sekaligus Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

SULA, LENTERA.CO.ID – Sebanyak 36 desa di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara (Malut) akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) pada 2018 ini. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kepsul, Muhammad Jufri Umasungi mengemukakan, puluhan desa tersebut tersebar di 12 kecamatan se-Kabupaten Kepsul.

“Sesuai dengan data kami dari Bagian Pemerintahan Setda Kepsul yang dimasukkan ke Bagian Hukum dan HAM sebanyak 36 desa ikut Pilkades serentak,” kata Muhammad, Selasa, 05 Juni 2018 diruang kerjanya.

Ia menjelaskan, sejumlah persyaratan dan data mekanisme Pilkades telah diserahkan ke Bagian Hukum dan HAM untuk selanjutnya akan dibahas dan disahkan oleh DPRD. Sementara itu, pelaksanaan Pilkades di 36 desa ini seluruhnya dilakukan karena masa jabatan kepala desa (kades) telah berakhir.

“Sesuai masa jabatan kepala desa sebanyak 36 desa yang kami kantongi dan hingga saat ini belum ada data tambahan seperti pemecatan dan pemberhetian sementara, data tersebut belum dimasukan ke Bagian Hukum dan HAM, sebab belum ada arahan dari bupati,” tandasnya.

Red: Jimi

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...

Kurva COVID-19 di Aceh Landai, Yuri: Kunci Keberhasilannya Ada di Masyarakat

JAKARTA - Juru Bicara COVID-19 Achmad Yurianto mengapresiasi masyarakat Aceh atas keberhasilan dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. Menurutnya kunci penyelesaian masalah COVID-19 di...