16.9 C
Munich
Senin, Mei 25, 2020

Diknas Kepsul Siapkan Sanksi ini buat Guru Bandel

Must read

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...
Reporter SULA, Jimran PANIGFAT
Reporter SULA, Jimran PANIGFAThttps://www.lentera.co.id
JIMMY, Redporter Biro SULA sekaligus Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

SULA, LENTERA.CO.ID – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Arif Umasugi Maluku Utara akan memberikan sanksi tegas jika ditemukan guru-guru yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Apabila ada laporan dari masyarakat, maka akan saya mengambil langkah tegas, bahkan pada tingkat pemecatan, jika kedapatan guru meninggalkan tugasnya sampai berbulan-bulan,” kata Kadis, Arif di ruang kerjanya pada Rabu, 3 Juli 2018.

Arif, juga manyampaikan bahwa banyak guru yang bertumpuk dalam Kota Sanana sehingga dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pemerataan dan ditugaskan ke daerah yang masih kekurangan tenaga guru.

Itu sebabnya, dia meminta kepada guru-guru bertugas dipedalaman dapat melaksanakan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya

Sementara soal pembayaran gaji PNS Guru, lanjut dia, kini tidak lagi ditransfer melalui rekening bank. “Pembayaran dilakukan manual, di tempat tugas masing-masing,” terangnya.

“Ini saya lakukan agar guru betah tinggal di kampung atau tempat tugasnya. Sebab, kalau gajinya ditransfer melalui bank, otomatis banyak alasan yang diberikan dengan turun ke kota,” katanya

Dia menyatakan, dari pembayaran tersebut, akan diketahui guru mana saja yang benar-benar ada di kampung atau tempat kerja untuk menjalankan tugas. “Bagi yang tidak ada ditempat tugas, gajinya akan dikembalikan ke kas daerah,” tegasnya.

“Silahkan orang melakukan protes, tetapi inilah salah satu langkah yang paling baik agar para guru benar-benar menjalankan tugas pengabdian dengan sesunggunya bagi anak-anak di kampung,” ujarnya.

Ia mengatakan, jika kedapatan guru tidak menjalankan tugas, maka langkah pertama akan diberikan peringatan dan pembinaan. Namun, jika masi saja membandel dan pembinaan sudah tidak mempan, maka akan ajukan surat pemberhentian guru tersebut.

Red: Jimy

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...

Kurva COVID-19 di Aceh Landai, Yuri: Kunci Keberhasilannya Ada di Masyarakat

JAKARTA - Juru Bicara COVID-19 Achmad Yurianto mengapresiasi masyarakat Aceh atas keberhasilan dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. Menurutnya kunci penyelesaian masalah COVID-19 di...