16.9 C
Munich
Senin, Mei 25, 2020

Demonstrasi: Pemkab Kepsul Diminta Periksa Kerugian Daerah Akibat 22 Anggota DPRD

Must read

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...
Reporter SULA, Jimran PANIGFAT
Reporter SULA, Jimran PANIGFAThttps://www.lentera.co.id
JIMMY, Redporter Biro SULA sekaligus Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

SULA, LENTERA.CO.ID – Sejumlah pemuda dari DPD KNPI, IMM, PMII yang tergabung dalam FRON BERSATU menggelar aksi menggunakan dum truk dan sound sistem pada Kamis, 26 Juli 2018 ini, meminta pemerintah daerah agar segerah memeriksa kerugian daerah senilai Rp. 569.999.912.00 sebagaimana keterangan laporan No LHP: 16.C/LHP/XIX.TER/05/2018 pada 21 Mei 2018. Sebab disinyalis, hasil temuan tersbut melibatkan 22 anggota DPRD dan wakil ketua satu DPRD Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Aksi tersebut, meminta kepada Badan Pengelolah Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kepsul untuk dimintai keterangan atas audit BPK yang ditemukan kerugian daerah cukup besar diakibatkan oleh beberapa anggota DPRD itu.

“Kami meminta agar dari pihak BPKAD Kepsul memberikan keterangan atas temuan kerugian daerah yang sangat besar tersebut,” kata koordinator aksi, Sainudin Tidore di depan kantor BPKAD kepsul.

“Kami yang tergabung Fron Pemuda Bersatu yang tergabung dari beberapa ormas (KNPI, IMM, PMII) Kepsul mendesak kepada agar yang berwenang segera mengurus tuntas dan mengadili mafia yang terlibat dalam pengelambungan, penggelapan anggaran daerah Kabupaten Kepulaun Sula (kepsul)”, lanjut Sainudin

Masa aksi ini mendapat pengawalan dari Risot Kepolisian dan Satpol PP Kepsul dari awal hingga selesai

Red: Jimmy

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

JAKARTA – Jam kerja yang panjang membuat para petugas di RS Darurat Wisma Atlet membutuhkan stamina dan kesehatan mental yang baik. RS Darurat Wisma...

Hari Kedua Lebaran, Pasien Sembuh Bertambah 240 Orang, Total Jadi 5.642

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Senin (25/5) atau hari kedua...

Infografis COVID-19 (25 Mei 2020)

Untuk mendapatkan infografis dalam resolusi tinggi atau versi bahasa Inggris (English version), silakan kunjungi tautan berikut ini.

Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet Jadi Perhatian Ketua Gugasnas

JAKARTA – Menu makanan yang dikonsumsi pasien RS Darurat Wisma Atlet menjadi perhatian Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Doni menyampaikan apresiasi...

Kurva COVID-19 di Aceh Landai, Yuri: Kunci Keberhasilannya Ada di Masyarakat

JAKARTA - Juru Bicara COVID-19 Achmad Yurianto mengapresiasi masyarakat Aceh atas keberhasilan dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. Menurutnya kunci penyelesaian masalah COVID-19 di...