Dua Orang Tersangka Penusukan di Taliabu, Diamankan Polisi

Must read

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

LENTERA MALUT — Polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka penusukan di Taliabu berinisial LB dan DN. Polisi juga amankan barang bukti berupa pisau, sarung samurai dan pakaian korban yang dikenakan saat kejadian. Kedua tersangka saat ini ditahan di sel tahanan Polres Kepulauan Sula-Taliabu.

Kejadian penusukan yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia ini, salah satu korban adalah anggota Polisi LD yang bertugas di Polsek Taliabu Barat (Bobong) dan satu orang korban DM yang ditikam tersangka SM dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kota Bau bau, Sulawesi Tenggara.

Kronologis kejadian penusukan yang diungkapkan Kapolres Kepsul-Taliabu AKBP M. Irvan melalui press rillis yang disampaikan pada Jumat, 29 November 2019 pagi tadi bahwa, pada hari jumat tanggal 22 November 2019 sekitar pukul 16.30 Wit, bertempat di arena sabung ayam yang berlokasi di Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kabupaten Pulau Taliabu.

Saat berlangsung judi sabung ayam antara ayam tersangka LB dan ayam tersangka DN. Kedua ayam itu sama-sama luka dan berhenti berkelahi dan tersangka DN bilang Drou namun tersangka LB tidak terima lalu mencabut sebilah pisau dari balik bajunya langsung menikam ke arah tersangka DN.

Pada saat itu tersangka DN menghindar dengan cara berlari pulang kerumahnya. Sesampai di rumah tersangka DN mengambil sebilah parang kemudian kembali lagi bersama ayahnya SM ke arena sabung ayam, tersangka DN langsung menemui tersangka LB. Saat bertemu keduanya sama-sama memegang parang dengan posisi hendak saling menyerang.

Sedangkan ayah tersangka DN berada dibelakang anaknya DN (saling membelakangi) juga memegang sebilah pisau dengan posisi terhunus. Melihat hal itu korban LD datang hendak melerai sambil membuang tembakan ke udara sebanyak tiga (3) kali, namun tiba-tiba tersangka SM (ayah tersangka DN) menikam korban LD dari arah belakang sebanyak satu (1) kali.

Lanjut Kapolres, kemudian membabi buta lalu menikam korban SH sebanyak satu kali, setelah itu menikam korban DM sebanyak satu kali. Saat itu tersangka LB yang sedang berhadapan dengan tersangka DN berlari lalu menikam tersangka SM sebanyak satu kali. Kemudian LB berlari pulang kerumahnya di Desa Lede, Kecamatan Lede. Dalam perjalanan LB menyembunyikan sebilah parang yang digunakan itu kedalam semak-semak di samping jalan.

Selain itu, tersangka DN diamanakan hari itu juga, sedangkan tersang LB ditangkap pada esok hari di kediamannya di Desa Lede.

“Dalam persitiwa tersebut mengakibatkan korban LD, korban SH meninggal dunia. Sedangkan korban DM mengalami luka berat (ditikam oleh tersangka SM). Tersangka SM meninggal dunia ditikam oleh tersangka LB,” ujarnya Kapolres.

Menurut kapolres M.Irvan kasus tersebut dibedah menjadi tiga laporan Polisi (LP) diantaranya:
1, LP.A/39/XI/2019/PMU/Res Sula/Sek Talbar tanggal 22 November 2019 atas nama tersangka SM
2, LP.A/40/XI/2019/PMU/Res Sula/Sek Talbar tanggal 22 November 2019 atas nama LB dan
3, LP.A/41/XI/2019/PMU/Res Sula/Sek Talbar, tanggal 22 November 2019 atas nama DN.

Tersangka SM (meninggal dunia) dijerat dengan pasal 338 sub pasal 351 ayat 3 dan atau pasal 2 ayat 1 undang-undang darurat nomor: 12/DRT/1951, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 Tahun.

Tersangka LB dijerat dengan pasal 338 pasal 351 ayat 3 atau pasal 2 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12/DRT/1951, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun

Sedangkan tersangka DN dijerat dengan pasal 2 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12/DRT/1951, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 Tahun.

Rep: Irwan/Red: Jun

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

Bahas Tentang Film Disney Mulan, Kenapa Banyak Menimbulkan Kontroversi?

JAKARTA – Ok first of all, saya merasa sedikit ‘tertipu’ karena mengira launching film Mulan akan segera bisa dinikmati di Disney+ setelah subscribe. Tapi ternyata,...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609