Bobato Tidore “Usir” Warga Makean, Masyarakat Tului Boikot Jalan

Must read

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

LENTERA MALUT — Aksi masyarakat Desa Tului Kecamatan Oba, Tidore Kepulauan, membikot aktifitas jalan raya Sofifi-Weda, pagi tadi, pada Kamis, 28 November 2019.

Aksi demonstrasi yang melibatkan masyarakat desa ini merupakan kelanjutan dari aksi di hari sebelumnya, Rabu 27 November 2019 yang berlangsung sejak pagi hingga berakhir ricuh pada pukul 23.00 wit, tadi malam.

Pasalnya masyarakat Desa Tului menilai patok batas wilayah antar desa Tului-Toseho, yang ditetapkan pemerintah daerah Kota Tidore Kepulauan bersama bobato adat Kesultanan Tidore terkesan sepihak.

Aksi protes tersebut lantaran geram masyarakat dengan pernyataan pihak kesultanan. Mereka memboikot jalur Weda-Sofifi dengan menebang pohon dan membentangkan dijalan raya.

“Masrakat desa tului menilai pematokan batas wilayah yg di lakukan oleh pihak bobato kesulatan dan pemerintah kota Tidore ini telah merugikan masyarakat desa Tului dan cacat hukum,” kata Kordinator Lapangan (Korlap), Sartono Halek

Menurut Korlap yang juga menjabat sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Maluku Utara, bahwa masyarakat Desa Tului sangat terluka dengan pernyataan dari pihak kesultanan yang menyinggung dan melukai hati nurani masyarakat Tului yang notabenenya dari komunitas Makian-Kayoa.

“Apalagi disampaikan oleh pihak kesultanan terkait pernyataan mengusir suku Makian dari desa Tului,” tukas Sartono.

Ia menambahkan, untuk itu masyarakat Desa Tului akan tetap mengawal persoalan ini hingga pemerintah Kota Tidore Kepulauan mencabut dan membenahi tapal batas yang sudah di tetapkan.

Sementara itu terkait dengan kelanjutan aksi Kepala Desa Tului Safrudin Safar menegaskan bahwa jika masyarakat bersedia, besok Jum’at 29 November 2019 seluruh elemen masyarakat akan mendatangi DPRD Kota Tidore Kepulauan, Pemda Kota Tidore Kepulauan dan Pihak Kesultanan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Kalau bersedia besok seluruh elemen masyarakan bertemu dengan pemerinta dan DPRD kota tedore kepulauan dan pihak kesultanan untuk menelesaikannya” ungkap Safrudin.

Reporter: Fariji
Editor: Jun

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

Bahas Tentang Film Disney Mulan, Kenapa Banyak Menimbulkan Kontroversi?

JAKARTA – Ok first of all, saya merasa sedikit ‘tertipu’ karena mengira launching film Mulan akan segera bisa dinikmati di Disney+ setelah subscribe. Tapi ternyata,...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609