BEM-FH UNIMAL Audiens dengan KPK. Ini yang Disampaikan

Must read

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

LENTERA ACEH – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh melakukan audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 28 November 2019, sore.

Dalam audiensi itu Ketua BEM FH Unimal, Muhammad Fadli, didampingi Sekjend BEM FH, Arie Prayoga, dan Muhammad Willy, Kabid Aspirasi Mahasiswa BEM FH. Perwakilan BEM FH Unimal tersebut beraudiensi dengan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, dan pegawai KPK lainnya.

Ketua BEM FH Unimal, Muhammad Fadli, mengatakan pihaknya menyampaikan kepada KPK tentang berbagai indikasi korupsi di Aceh. Hal ini terlihat dengan jumlah dana Otsus yang luar biasa, tapi Aceh masih menduduki posisi daerah termiskin se-Sumatera. Kondisi ini terjadi, kata dia, diduga akibat manajemen keuangan yang salah.

“Kami ingin KPK dengan wewenang pencegahan dan penindakan bisa lebih memonitoring Provinsi Aceh, agar masyarakat Aceh bisa terlepas dari kemiskinan dan bisa hidup lebih sejahtera ke depannya ketika tikus-tikus berdasi ini bisa dimusnahkan,” kata Fadli seperti dilansir dari portalsatu.com, Kamis malam.

Menurut Fadli, pihaknya juga menyampaikan kepada KPK bahwa yang paling urgensi terkait Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Pasalnya, jumlah penduduk miskin di dua daerah ini cukup banyak. Pertumbuhan ekonomi masyarakat stagnan dan tidak ada perubahan signifikan yang dilakukan pemerintah setempat.

“Apalagi Kota Lhokseumawe yang masih hangat dengan korupsi pengadaan sapi yang masif, yang telah terjerat beberapa pejabat di dalamnya,” kata Fadli.

Selain itu, lanjut Fadli, pihaknya menyampaikan kepada KPK soal pembatalan pembangunan rumah duafa oleh Pemerintah Aceh tahun 2019 yang anggarannya sudah dialokasikan pada Baitul Mal Aceh. Dilaporkan pula terkait pengadaan mobil dinas puluhan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) yang nominalnya mencapai Rp100 miliar.

“Saat kita sampaikan hal itu, Jubir KPK Febri, terkejut dengan pengadaan mobil dinas yang jumlahnya mencapai Rp100 miliar. Padahal, yang lebih urgensi adalah pembangunan rumah duafa, bukan pengadaan mobil dinas,” ungkap Fadli.

Fadli menambahkan, “Kita juga menyampaikan kasus dugaan korupsi uang untuk kombatan GAM sejumlah Rp650 miliar yang kasusnya stagnan di Kejati Aceh sampai saat ini. Alhamdulillah respons KPK sangat baik, KPK akan segera menyikapi dan menindaklanjuti laporan-laporan yang kami sampaikan tersebut”.

“Kita lihat ke depannya jika ada pejabat yang berbuat salah mungkin dia (pejabat) akan memakai rompi yang akan diberikan oleh KPK. Pejabat Aceh yang jahat dan menyengsarakan rakyatnya dengan cara korupsi selama ini maka berhati-hatilah, karena kita semua tidak tahu kapan KPK akan turun ke lapangan,” kata Ketua BEM FH Unimal itu.

Oleh karena itu, Fadli mengajak semua pihak mendukung segala tindakan KPK atas nama kebenaran. “Karena korupsi adalah musuh kita bersama,” tegasnya. (Alfaraby)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

Bahas Tentang Film Disney Mulan, Kenapa Banyak Menimbulkan Kontroversi?

JAKARTA – Ok first of all, saya merasa sedikit ‘tertipu’ karena mengira launching film Mulan akan segera bisa dinikmati di Disney+ setelah subscribe. Tapi ternyata,...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609