Bappeda Muratara Anggarkan Biaya Tempoyak Sekitar 1 Miliar

Must read

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

LENTERA SUMSEL – Tempoyak adalah sebuah makanan ciri khas masyarakat Sumatera Selatan yang dibuat dari buah durian yang difregmentasikan menjadi masam.
Tempoyak ternyata diduga salah satu target utama Bappeda Muratara dalam membuat inovasi kemasan tempoyak khas muratara, hal itu dibuktikan adanya anggaran pembuatan tempoyak kemasan yang hampir menelan anggaran 1 miliar.
Hal itu diungkapkan Eko Mahendra, seorang staf Bappeda sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan saat dikonfirmasi pada Selasa, 4 Februari 2020 terkait kegiatan dengan Judul kegiatan
Pengembangan inkubator teknologi, penelitian dan inovasi daerah tahun anggaran 2019 senilai Rp 937.400.000,00 dimana didalam kegiatan tersebut yakni pembuatan tempoyak masak dan dikemas dalam kaleng.
“Benar saya PPTK nya dan anggaran penelitian tempoyak itu benar adanya dan rencana tempoyak itu akan diteliti di Kota gudeg Yogyakarta dengan sistem kemas dan siap konsumsi,” ungkap Eko saat berada diruang kerjanya.
Pria yang sempat bergabung di Dinas Perkebunan Musi Rawas ini juga mengatakan “namun ditengah perjalanan saat akan uji kelayakan ternyata ada syarat yang belum bisa dipenuhi oleh pemerintah daerah dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bahwa untuk memproduksi produk tersebut harus memiliki Gudang atau tempat khusus penyimpanan hasil pembuatan kemasan kaleng serta alat untuk produksinya.
“Dari pihak BPOM itu ternyata ada syarat khusus jika ingin memproduksi tempoyak, tempoyak kemasan salah satunya yakni gedung atau gudang sedangkan untuk yang lainnya dinkes dan lain sebagainnya kami sudah siap,” ujarnya.
Eko juga menjelaskan dengan belum siapnya gedung dan perlengkapan lainnya maka pihaknya membatalkan kegiatan tersebut dan anggaran yang ada di silvakan kembali ke negara.
“Karena mengingat keadaan itu tidak memungkinkan maka kami memutuskan silva kan saja anggaran tersebut dan tahun depanpun tidak mungkin diadakan lagi,” tutupnya.
Reporter: Hendriansyah

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

Bahas Tentang Film Disney Mulan, Kenapa Banyak Menimbulkan Kontroversi?

JAKARTA – Ok first of all, saya merasa sedikit ‘tertipu’ karena mengira launching film Mulan akan segera bisa dinikmati di Disney+ setelah subscribe. Tapi ternyata,...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609