BLC Season 3 Digelar, Dinas ini Diundang tapi tak Hadir

Must read

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

LENTERA ACEH – Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) Kabupaten Bireuen kembali menyelenggarakan kegiatan rutinitas bulanan “Bireuen Lawyer Club” yang ke 3 dengan tema “Gas LPG 3 KG Langka, siapa yang bermain?” berlangsung di Cardova Caffe pada Sabtu, 30 November 2019.

Dalam kesempatan tersebut, dari beberapa narasumber yang diundang, hanya satu anggota DPRK Bireuen dari komisi II, Munazir Nurdin yang hadir. Sedangkan dari pihak eksekutif yakni Disperindagkop, tidak hadir dan tanpa memberikan konfirmasi apa pun kepada panitia BLC Season 3.

Hal itu membuat panitia dan para tamu undangan sangat kecewa, padahal mereka sangat ingin mendengarkan bagaimana pandangan pihak Disperindagkop dan apa sebenarnya permasalahan yang terjadi di Kabupaten berjumlah “jeumpa” selama liburan ini.

Salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Bireuen mengharapkan agar kelangkaan gas LPG 3 Kg segera ditelusuri juga meminta pemerintah jangan lebai dan letoi tapi harus berani mengungkapkan kelangkaan gas.

Aktivis HMI MPO, Syibran Malasi juga ikut menanggapi dan mempertanyakan kenapa setiap yang berkaitan dengan orang miskin selalu sulit dan langka untuk mendapatkan kebutuhannya,

“Kenapa hidup orang miskin selalu diganggu,seharusnya barang bersubsidi diberikan kepada orang miskin,” ujarnya.

Tambahnya, tidak sempurna kejahatan bila pemerintah tidak ikut campur tangan, artinya pemerintah bermain.

Hal senada juga dikatakan oleh mantan Aktivis KAMMI Unsyiah, Raja Fadhil Mubaraq, kelangkaan gas LPG harus segera di evaluasi dengan membentuk pansus DPRK untuk memonitoring seperti apa sebenarnya yang terjadi dilapangan.

“Kawan kawan di DPRK Punya hak mengawasi selain hak penganggaran, jadi ayo bentuk pansus dan pantau langsung kelapangan”, ujarnya mantan aktivis kammi yang juga keuchik Desa Cot Geulumpang Baroh.

Rep:RZ/Red:TS

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

Bahas Tentang Film Disney Mulan, Kenapa Banyak Menimbulkan Kontroversi?

JAKARTA – Ok first of all, saya merasa sedikit ‘tertipu’ karena mengira launching film Mulan akan segera bisa dinikmati di Disney+ setelah subscribe. Tapi ternyata,...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609