9 TSK Jaringan Pabrik Narkoba Tasikmalaya Terancam Hukuman Mati

Must read

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

LENTERA ACEH – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bareskrim Polri mengungkap jaringan pabrik narkoba yang memproduksi Pil Paracetamol, Cafein, Carisprodol (PCC) di Gunung Gede Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, Selasa 26 November 2019.

BNN berhasil mengamankan sebanyak dua juta Pil PCC siap edar beserta alat-alat pembuatnya dan bahan baku untuk jutaan Pil obat-obatan terlarang tersebut.

Selain mengamankan dua juta Pil PCC, BNN juga menangkap sembilan orang tersangka dari jaringan pabrik narkoba jenis Pil Paracetamol, Cafein, Carisprodol (PCC) di Kota Tasikmalaya.

Kesembilan tersangka jaringan narkoba Internasional tersebut terancam hukuman mati, semua pelaku kejahatan narkotika tersebut ditangkap di tiga lokasi.

Tiga diantaranya yakni, MJP (24) Pelajar asal Cilacap, HE (39) asal Purwokerto, dan SU (38) asal Kota Tasikmalaya ditangkap saat penggerebakan pabrik.

Sedangkan DPM (25) asal Cilacap, EC (24) asal Cilacap dan YE (27) asal Cilacap, ditangkap di sebuah gudang di Cilacap, serta AM (57) asal Bandung, SE (62) asal Cilacap dan NJ (25) asal Demak, ditangkap di salah satu rumah makan di Purwokerto

“Kesembilan tersangka tersebut diancam Pasal 114 Ayat 2 jo Pasal 132 Ayat (1) 112 Ayat 2 jo Pasal132 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati,” kata Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal Polisi Drs. Arman Depari, di Kota Tasikmalaya, Rabu, 27 November 2019.

Sampai saat ini, lanjut Arman, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait peran masing-masing pelaku.

Namun, saat ditangkap, pihaknya telah mendapatkan barang bukti dua juta pil PCC yang diamankan dari kesembilan pelaku tersebut.

“Mereka jaringan internasional narkoba, dan jaringan besar narkotika di Indonesia,” tambah dia.

Pihaknya masih mencari pelaku lainnya yang terlibat dalam jaringan narkoba internasional tersebut.

Rep/Red:TS

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Nelayan Asal Desa Loleo Ditemukan Selamat Terapung-apung di Dalam Box Ikan

WEDA, Beritamalut.co – Team SAR gabungan berhasil menemukan nelayan asal Desa Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah yang hilang saat melaut sejak Senin (14/09/2020) lalu. Nelayan...

Pemerintah Akan Bantu Pekerja Alami Pemotongan Gaji

JAKARTA – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pekerja yang mengalami pemotongan gaji atau dirumahkan selama...

Peringkat FIFA: Indonesia Terpaku, Tertinggal dari Tetangga

JAKARTA – Peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA makin tertinggal dari negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dalam peringkat yang dikeluarkan FIFA melalui...

Target Desember 2020, Ini Penampakan Terkini Pasar Gamalama Modern

TERNATE, Beritamalut.co – Progres pekerjaan Pasar Gamalama Modern kini mencapai 51,4 persen. Kabid Bangunan Gedung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ternate,...

Bahas Tentang Film Disney Mulan, Kenapa Banyak Menimbulkan Kontroversi?

JAKARTA – Ok first of all, saya merasa sedikit ‘tertipu’ karena mengira launching film Mulan akan segera bisa dinikmati di Disney+ setelah subscribe. Tapi ternyata,...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/lentera8/public_html/wp-includes/functions.php on line 4609