oleh

Hindari Kekerasan saat Inforient, Syawal: Kita Terapkan Pola Baru

TERNATE, LENTERA.CO.ID — Univeristas Khairun (Unkhair) Ternate mengembalikan Mahasiswa baru ke tiap-tiap Fakultas di lingkup Unkhair dalam rangka penyelengaraan Informasi dan Orientasi (Inforient) mahasiswa baru hari ini, 06 September 2018.

Wakil Rektor (Warek) III Unkhair Ternate, Syawal Abdulajid, SH.MH, saat ditemui lentera.co.id mengatakan, bahwa Inforient ini adalah kegiatan akademik Unkhair Ternate dibawah kordinasi bidang kemahasiswaan Univeristas. Penyerahan di tiap fakultas untuk mengenalkan mahasiswa baru dalam pembinaan akademik dan materi-materi teknis terkait program studi dan kurikulum demi kepentingan bersama.

“Secara umum kegiatan mahasiswa ini di kontrol langsung oleh pihak perguruan tinggi,” kata Warek III ini di ruang kerjanya, Kamis 6 September 2018.

Menurutnya, Inforient ini diselenggarakan dalam tiga gelombang tingkat universitas pekan lalu (3-5 september2018) dan sekarang tingkat fakultas. Fakultas yang menyelenggarakan Inforient hari ini diataranya, Fakultas Hukum, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Perikanan dan Fakultas Pertanian.

Mantan Dakan Fakultas Hukum ini menambahkan, kegiatan akademik tersebut tertuang dalam surat edaran Dirjen Dikti nomor: 253/B/SE/VIII/2016 tentang Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru. “Dalam Surat edaran tersebut mengisyaratkan bahwa dalam penyelenggaraannya tidak ada faktor kekerasan,” katanya.

“Kita hindari kekerasan terhadap mahasiswa baru karena pengalaman penyelenggaraan Inforient yang tidak langsung dikordinasi oleh pimpinan perguruan tinggi, berdampak pada mahasiswa baru. Seperti perguruan tinggi di daerah Jawa, ada yang meninggal. Atas dasar itu, langsung di kendalikan oleh perguruan tinggi, kita hindari kekerasan terhadap mahasiswa baru,” terang Syawal.

Selain itu, ia juga menjelaskan, bahwa pola Inforient di universitas pada tahun 2018 ini dirubah sehingga berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Saat pembukaan di tahun 2018 ini, kita kumpul semua mahasiswa dengan tidak ada ciri khas ke-fakultas-an, sehingga tidak ada ego Almamater di tingkat fakultas,” terangnya. Lanjut dia, “Inforient yang di laksanakan sepenuhnya di Fakultas selalu memunculkan egois antar-Fakultas dan membuat mahasiswa tidak saling kenal”.

Ia menyatakan, Mahasiswa juga dilibatkan dalam kepanitiaan Inforient, tetapi mahasiswa yang ada dalam organisasi intra kampus seperti Badan eksekutif mahasiswa (BEM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada dibawah naungan Universitas.

Sementara itu, saat di konfirmasi terkait wacana penolakan sejumlah mahasiswa terhadap pola Inforient 2018 yang sedang diterapkan ini, Warek III Universitas Khairun ini tak ingin menanggapi hal tersebut karena terkait dengan pelaksanaan institusional.

“Orang punya kebebasan untuk bilang apa saja, tapi sepanjang tidak ada aturan yang mengatur, kita tidak mentolelir,” tegasnya.

Red: Ajun

Komentar

Berita Lainnya