oleh

Kadis DPMPD, Asnath : Sanksi kepada Kades Kuripasai Menunggu Putusan PN

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Sanksi terhadap kepala Desa (Kades) Kuripasai Kecamatan Jailolo, Jehozua Semuel Mesdila alias Mesdila atas dugaan pelanggaran pemalsuan tandatangan itu, menunggu putusan pengadilan negeri (PN) Ternate.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Kadis PMPD) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Asnath Sowo saat dikonfirmasi reporter, via WhatsApp, Ahad 2 September 2018 sore tadi.

Menurutnya, Sanksi pemberhentian sementara belum akan dikenakan kepada Kades Kuripasai lantaran belum ada putusan yang sah dari pengadilan karena proses hukumnya masih berjalan.

“Kasus yang menjerat Kades Kuripasai itu masih sementara dalam proses hukum, jadi kita menunggu saja hasil putusan dari pengadilan seperti apa,” katanya.

Asnath mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian untuk menjatuhkan sanksi kepada yang bersangkutan, setelah putusan pengadilan. “Apakah akan diberhentikan sementara atau bagaimana, itu tergantung hasil putusan pengadilan,” ujar dia. Yang jelas, lanjut Kadis DPMD, jika putus pengadilan terbukti dan divonis bersalah maka, akan memberikan sanksi kepada yang bersangkutan (Mesdila) sesuai putusan itu.

Sekedar diketahui, berkas kasus dugaan tersebut, sudah dilimpahkan ke PN Ternate oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Halbar pada pekan kemarin, dan tinggal menunggu waktu sidang dari PN Ternate.

Red: Chull

Penulis: Reporter Halbar - CHASRUL Tampilang

Gambar Gravatar
CHASRULL, Reporter Biro HALBAR sekaligu Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

Komentar