oleh

Jalankan Program Jumat Bersih, Lurah Toboko akan Gelar Rapat Sadar Sampah

TERNATE, LENTERA.CO.ID — Kepala Kelurahan Toboko, Kota Ternate, Junaidi Teapon. SH menyambut baik program pemerintah kota Ternate terkait bakti sosial soal pembersihan sampah dijembatan, Kelurahan Takoma dan Kotabaru untuk menyambut Hari Olagraga Nasional (Haornas) ke-35 pada 9 September 2018 mendatang.

Lokasi bakti sosial (Baksos) di jembatan nomor satu, Kelurahan Takoma dan Kelurahan Kotabaru, dari arah Timur menuju Barat yang juga bersebelahan dengan kelurahan Toboko itu, dihadiri seluruh pimpinan OPD dilingkup Pemkot Ternate, Camat, Lurah, sejumah PNS, Basarnas, Kodim, dan Polres Ternate serta instansi lainnya.

Demi menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan lingkungan agar tidak terjadi berbagai macam penyakit, Lurah Junaidi mengatakan bahwa pihaknya akan mengontrol secara rutin perkembangan sadar sampah masyarakat ditiap selokan yang telah di bersihkan oleh pemerintah kota Ternate hari ini.

BACA: Pemkot Gelar Baksos Jumat Bersih. Ini Kata Wali Kota Ternate

Junaidi juga mengatakan, ia akan menyiapkan tempat sampah untuk meminimalisir sampah yang di buang sembarangan oleh warga setempat, sekaligus akan mengadakan rapat dengan tokoh-tokoh masarakat di kelurahan Toboko untuk menyampaikan sanksi yang akan diberikan, bila kedapatan ada warga yang tidak membuang sampah pada tempatnya.

“Tapi Kami akan siapkan fasilitasnya terlebih dahulu, sehingga tidak menjadi miskomunikasi antara pemerintah kelurahan, RT/RW dan masyarakat. Kalau tidak ada fasilitas sama halnya bohong,” ujar Junaidi, saat di temui seusai bakti sosial.

Selain itu, lanjut Junaidi, bahwa kelurahan juga akan mendapatkan sejumlah program yang di fasilitasi oleh KOTAKU dan BANK ARTAGRAHA pusat guna menyiapkan fasilitas-fasilitas dan tempah sampah.

Dia berharap Dinas Lingkungan Hidup turut melakukan sosialisasi terkait pentingnya kebersihan lingkungan demi kesehatan warga agar warga sadar dan turut berpartisipasi menjaganya kebersihan lingkungan.

Junaidi juga mengimbau agar masyarakat setempat tidak membuang sampah sembarangan dan menunggu, bila ada mobil pengangkut sampah yang menyambangi tempat sampah agar tidak tertumpuk karena sangat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Dia mengakui kekurangan fasilitas yang dialami oleh Kelurahan Toboko ini, terdiri dari 8 RT dan 4 RW, di pesisir selokan, yaitu RT 1,RT 4, RT 5, dan RT 7.

“Kami akan mengumpulkan RT/RW untuk membahas selokan yang sering tertumpuk sampah,” katanya.

Red: Ajun

Komentar

Berita Lainnya