oleh

Babinsa Jailolo Kembali Musnahkan Puluhan Kantong Captikus

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Babinsa Komando Rayon Militer (Koramil) 1501-03 Jailolo, Koptu Ahmad Soamole dan Koptu Michael Heo kembali mengamankan minum keras (Miras) jenis Captikus di pelabuhan Speedboat Jailolo, Desa Gofasa, Kecamatan Jailolo, sebanyak 95 kantong plastik dan 1 jirgen ukuran 30 liter pada Jumat 31 Agustus 2018 tadi.

Kedua Babinsa Koramil Jailolo ini, sebelumnya pada Sabtu 25 Agustus 2018 pekan kemarin juga mengamankan puluhan kantong plastik miras dilokasi yang sama.

Koptu Ahmad Soamole ketika dikonfirmasi reporter, membenarkan adanya pengamanan puluhan kantong plastik minuman yang akan dikirim ke Ternate melalui speedboat Nusantara Permai.

“Saat kami (kedua Babinsa) melakukan monitoring, ada sebuah mobil angkot yang menurunkan barang haram yang dikemas dalam 2 karton (dos) dan 1 jirgen didekat pagar dermaga dan langsung meninggalkan begitu saja karena melihat adanya petugas,” kisahnya.

Namun setelah beberapa menit ketika speedboad itu hendak berangkat, kata dia, ABK SB bernama Riski melihat muatan tersebut yang belum diangkut ke speed dan menanyakan kepada para penumpang, tetapi tidak ada yang menjawab sehingga ABK membuka tutup jirgen dan ternyata yang ditemukan adalah Captikus sehingga langsung melaporkan kepada kami (Babinsa).

“Dari laporan itu, kami langsung mengamankan barang kiriman dan melakukan pemeriksaan isi dari kedua dos dan ternyata berisi barang haram, jadi kami langsung mengamankan selanjutnya akan dibawah ke Kantor Koramil Jailolo,” terang Ahmad.

Tetapi warga masyarakat, para penumpang dan Buruh pelabuhan meminta agar barang haram tersebut dimusnakan ditempatkan.

“Atas permintaan masyarakat barang haram itu langsung kami musnahkan diatas Pelabuhan speed yang mana disaksikan oleh masyarakat dengan cara ditumpahka kedalaman air laut,” jelas Ahmad.

Ahmad menduga, miras tersebut rencananya akan dikirim melalui KM Halbar Pratama, namun karena melihat, dirinya sementara monitoring, sopir angkutan mengubah arah ke pelabuhan speed. “Tapi karena ada petugas (Koptu Michael) sehingga menurunkan dan meninggalkan barang haram itu didekat pagar pelabuhan begitu saja,” jelas Ahmad Soamole.

Red: Chull

Penulis: Reporter Halbar - CHASRUL Tampilang

Gambar Gravatar
CHASRULL, Reporter Biro HALBAR sekaligu Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

Komentar

Berita Lainnya