oleh

Kades Kuripasai Siap Dimejahijaukan

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Kasus dugaan pidana pemalsuan tandatangan dengan terdakwa Kapala Desa (Kades) Kuripasai Kecamatan Jailolo, Jehozua Semuel Mesdila alias Mesdila, siap dimejahijaukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Kejari Halbar).

Setalah dilakukan penyerahan berkas tahap II, barang bukti (BB), dan terdakwa oleh penyidik Polres Halbar, guna dilakukan penuntutan oleh JPU, Senin 20 Agustus 2018 tadi.

Kesi Pidum Kejari Halbar, M Asyahari Waysale, ketika ditemui sejumlah awak media, di ruang kerjanya, Senin 20 Agustus 2018 tadi, membenarkan adanya penyerahan berkas tahap II kasus tindak pidana pemalsuan tandatangan dengan terdakwa Mesdila.

“setelah dilakukan pemeriksaan berkas, terdakwa terbukti secara sah telah melakukan tindakan pidana sebagaimana pasal yang disangkakan, dan dianggap perlu untuk melakukan penahanan,” katanya.

Penahanan yang dilakukan kepada terdakwa berdasarkan surat perintah Kajari Halbar,┬áNomor : spent – 244/S.2.10.7/Ep.2/08/2018 tertanggal 20 agustus 2018. Namun berdasarkan permintaan terdakwa maka dilakukan penahanan kota.

“Dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, terdakwa dijerat dengan Pasal 263 ayat (1), atau pasal 263 ayat (2) KUHPidana, dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun kurungan penjara,” jelas Asyahari.

Dia juga mengakui, setalah dilengkapi berkas, selanjutnya akan dilimpahkan ke pengadilan Negeri (PN) Ternate untuk disidangkan.

Lanjutnya, secara terpisah kami juga menerima tahap II berkas perkara laka lantas, dengan terdakwa Yotan Bunga alias Otan dari penyidik Lakalantas Polres Halbar.

“sama hal dengan kasus pemalsuan, setelah dilakukan pemeriksaan berkas, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan pelanggaran sebagaimana pasal yang disangkakan yakni, Pasal 310 ayat (3) UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan, sehinga perlu dilakukan penahanan,” terangnya.

Aison sapaan akrab Kasi Pidum Kejari Halbar, juga menjelaskan, dan penahanan kepada terdakwa berdasarkan surat perintah Kajari Halbar, Nomor : spent – 240/ S.2.10.7/Euh.2/08/2018 tertanggal 20 agustus 2018, selama 20 hari di Hotel prodeo kelas II B Jailolo terhitung sejak tanggal ditetapkan,” sebutnya.

Rep/Red : Chull

Penulis: Reporter Halbar - CHASRUL Tampilang

Gambar Gravatar
CHASRULL, Reporter Biro HALBAR sekaligu Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

Komentar