oleh

Kasus Pinjaman Daerah, KNPI Halbar Desak Kejati Tetapkan Bupati Danny sebagai Tersangka

TERNATE.LENTERA.CO.ID – Dewan pengurus daerah komite nasional pemuda indonesia(KNPI) kabupaten halmahera barat (Halbar) bersama dengan LSM FORMAMA (Forum Anak Marimoi), menggelar aksi di kejaksaan tinggi (Kejati) Maluku Utara, Kelurahan Stadion Kota Ternate pada Senin, 06 Agustus 2018.

Kordinator aksi Beny Rumangun menyatakan, kasus pinjaman Daerah Halbar senilai Rp 159,5 Miliar pada Bank PBD Cabang Jailolo dinilai tidak melalui mekanisme yang diatur dalam PP No.30 Tahun 2011 tentang pinjaman daerah.

Berkait kasus itu, KNPI Halbar melaporkan Bupati Halbar Danny Missi ke kejaksaan tinggi (kejati) Maluku Utara atas dugaan praktek korupsi.

“Bagi kami, Bupati Danny Missi adalah aktor dari peminjaman anggaran Rp 159,5 Miliar sehingga kami KNPI mewakili masyarakat Halbar membutuhkan kepastian hukum,” kata Benny.

Berkaitan dengan aksi tersebut, KNPI Halbar menyatakan sikap sebagai berikut :
1. Mendesak kepada kejati malut agar secepatnya menyelesaikan kasus korupsi tersebut.
2. Kepada kejati Malut agar segera melakukan pemanggilan Danny Missi untuk di periksa.
3. Kepada Kejati Malut agar segera menetapkan saudara Bupati Danny Missi sebagai tersangka dalam kasus peminjaman Pemda halbar sebesar Rp 159,5 miliar

“Jika tuntutan ini tidak di indahkan oleh kejati Malut, maka akan dilakukan aksi susulan dengan konsulidasi masyarakat Halbar terkait mosi tidak percaya kepada kejati,” katanya dalam pernyataan itu.

Red: Al

Download

Komentar

Berita Lainnya