oleh

Merasa Dizalimi, Samir Bersama 20 Kader Demokrat Masuk PBB

TERNATE, LENTERA.CO.ID – Sejumlah Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Demokrat mengundurkan diri dan bergabung dengan Partai Bulan Bintang (PBB). Pengundurun diri itu, di pelopori Samir Jahum bersama ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang, Kecamatan Ternate Selatan Ismail, Tinamonga, dan ketua Satgas Rajawali Malut, M. Rifai lantaran merasa di zolimi.

Demikian itu disampaikan saat konferensi pers, pada Ahad, 15 Juli 2018 di caffe Soccer, Kel. Stadion, Kecamatan Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Samir Jahum mengatakan, pihaknya sekitar 20 orang saat ini bersikap mengundurkan diri dari partai Demokrat Kota Ternate dan bergabung dengan partai PBB di DPC kota Ternate. “Ini karena ada proses kebohongan ketua DPC kepada kami selaku kaders partai democrat. Oleh karena itu, kami berkomitmen berjuang dengan partai PBB di pileg 2019 nanti,” tegas Samir

Samir saat menerima atribut PBB bersama kawan-kawannya

Menurut Samir, saat hijrah ke PBB, ia bersama rekan-rekannya akan berjuang dan memberikan kemenangan kepada Partai PBB. “Kami akan berupaya semaksimal untuk meraih kursi di pileg 2019 dan dapat meraih kursi di unsur pimpinan DPRD atau Fraksi,” ujarnya.

Samir memaparkan persoalan yang terjadi di internal partai Demokrat, berawal dari Musyawara cabang (Muscab) beberapa bulan lalu, bahwa ada mekanisme yang kurang bagus di tubuh partai demokrat Kota Ternate.

“Kami adalah sebagai aktor yang memenangkan Hi. Abdulah Tahir dan kami sampaikan ke DPP melalui mekanisme organisasi yaitu rapat formatur dan ketua formatur adalah ketua DPC terpilih dan anggota formatur tujuh orang dan dilayangkan ke DPP partai Demokrat yang telah menetapkan saya sebagai sekretaris DPC Kota Ternate,” papar Samir.

Tak sampai di situ, lanjut Samir, dirinya kemudian digantikan posisinya sebagai Bendahara yang awalnya sesuai mekanisme partai dirinya, ai adalah sekertaris.

“Ada oknum yang menzolimi saya sebagai sekertaris DPC dan menggantikan sekertaris DPC kepada Saudara Heni Sutan Muda lalu saya sebagai bendahara,” kesal Samir

Samir menduga ada oknum yang barmain terkait Surat Keputusan DPP.

“Ada intervensi diunsur pimpinan yang nahkodai Hendrata Teis dan sekertaris Fahri Sangadji. Ada konspirasi besar yang di lakukan oleh teman-teman di DPD untuk menggantikan saya sebagai Sekertaris DPC Partai Demokrat Kota Ternate,” ungkapnya.

Kini, kata Samir, ia tak lagi berurusan dengan partai Demokrat.

“Kami sudah tidak berfikir soal partai Demokrat sekarang, yang terpenting adalah kami berkomitmen berjuang bersama partai PBB, Kami juga sudah mempunyai kartu anggota partai PBB dan telah mendaftar sebagai bacaleg di partai PBB,” ujar Samir.

Red: Hana

Penulis: Reporter Sofifi-Ternate,- HARYANI H Y

Gambar Gravatar
JUNAIDI adalah Reporter Biro TERNATE-SOFIFI sekaligus Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id di SOFIFI/TIDORE

Komentar

Berita Lainnya