oleh

Tim AGK-YA Gugat Pelanggaran di 10 Kecamatan, Kepsul

TERNATE, LENTERA.CO.ID —Tim pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3 Abdul Gani Kasuba dan M Ali Yasin Ali (AGK-YA) melaksanakan konferensi pers, menyoal pelanggaran tahapan pemungutan suara pada TPS di 10 Kecamatan, Kabupaten Kepulauan Sula.

Fahrudin Maloko, sala satu tim hukum paslon AGK-YA menyampaikan dalam pres rilis dihadapan awak media pada pukul 3:30 WIT di ruangan posko (AGK-YA), kelurahan Akehuda, Kota Ternate Utara pada Jumat 6 Juli 2018.

Dikatakan, bahwa terjadi pelanggaran di beberapa kecamatan, Kabupaten Kepulauan Sula, diantaranya:
1. Kecamatan Sanan
2. Kec. Mangoli Tengah
3. Kec. Sulabesi Selatan
4. Kec. Mangoli Utara
5. Kec. Mangoli Barat
6. Kec. Mangoli Timur
7. Kec. Sulabesi Tengah
8. Kec. Sanana Utara
9. Kec. Sula Besi Barat
10. Kec. Mangoli Timur,

Menurutnya, pelanggan yang terjadi ketika pemungutan suara pada TPS 1 dan 2 Desa wai’ina, petugas KPSS mendatangi pemilih yang sedang sakit, namun tidak dapat menggunakan hak pilihnya. Tidak membawa kotak suara, hanya membawa tas kresek/tas plastik dan tangan kosong.

Selain itu, kotak suara dibuka sebelum waktunya perhitungan suara. Demikian itu, kata Fahrudin, terjadi di TPS 2, Desa Malbufa, Kecamatan Sanana Utara. Kemudian, juga adanya pengguna hak pilih oleh seseorang di TPS 2 dan 3, Desa Wailau, Kecamatan Sanana.

Fahrudin juga menyatakan, terjadi selisih suara rekapan ditingkat kecamatan melalui FOM. DA. 1 KWK dan FOM . C1 KWK, dimana selisih hingga 27 suara di TPS 2 Desa Lek Sula, Kecamatan Mangoli Barat.

Begitu juga pelanggaran yang terjadi di Desa Bajo pada TPS 2, Kecamatan Sanana Utara, dimana petugas KPPS meminta kepada pemilih agar menandai kertas suara.

“Berdasarkan KPUD no 8 tahun 2018, Pada pasal 59 ayat 2 ayat a, b, c, d, e, mengatur pemungutan suara ulang dapat dilakukan jika terjadi pembukaan kota suara tidak sesuai prosedur, (2) petugas KPPS meminta memilih memberikan tanda khusus, (3) petugas KPPS merusak lebih dari 1 suara (4) lebih dari 1 orang menggunakan hak pilih, (5) lebih dari 1 orang yang tidak terdaftar sebagai pemilih kemudian memilih,” katanya.

Red/ Hana

Komentar

Berita Lainnya